1

Pengertian Serta Fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah (0)

Wahid Priyono, S.Pd. December 5, 2020

Bimbingan dan konseling berasal dari dua kata yaitu bimbingan dan konseling. Pengertian bimbingan konseling yaitu usaha membantu konseli/klien secara tatap muka dengan proses pemberian bantuan secara terus menerus yang diberikan kepada seseorang dalam upaya menemukan pribadi agar dapat menjadi pribadi mandiri dan agar klien dapat mengambil tanggung jawab sendiri terhadap berbagai persoalan atau masalah khusus yang dihadapinya.

Ditinjau dari segi sifatnya, layanan Bimbingan dan Konseling dapat berfungsi sebagai :

  • Fungsi Pencegahan (preventif)

Layanan Bimbingan dan Konseling dapat berfungsi pencegahan artinya : merupakan usaha pencegahan terhadap timbulnya masalah. Dalam fungsi pencegahan ini layanan yang diberikan berupa bantuan bagi para siswa agar terhindar dari berbagai masalah yang dapat menghambat perkembangannya. Contoh konkrit berupa kegiatan  yang berfungsi pencegahan dapat berupa program orientasi atau pengenalan terhadap bidang pelajaran yang disukai siswa misalnya mengenalkan tentang biologi, program bimbingan karier, inventarisasi data, dan sebagainya.

  • Fungsi pemahaman

Fungsi pemahaman yang dimaksud yaitu fungsi Bimbingan dan Konseling yang akan menghasilkan pemahaman tentang sesuatu oleh pihak-pihak tertentu sesuai dengan keperluan pengembangan siswa pemahaman ini mencakup :

  1. Pemahaman tentang diri siswa, terutama oleh siswa sendiri, orangtua, guru, dan guru pembimbing.
  2. Pemahaman tentang lingkungan siswa (termasuk di dalam lingkungan keluarga dan sekolah) terutama oleh siswa sendiri, orangtua, guru, dan guru pembimbing.
  3. Pemahaman tentang lingkungan yang lebih luas (terutama di dalamnya informasi pendidikan, jabatan/pekerjaan dan/atau karier dan informasi budaya/nilai-nilai terutama oleh siswa.
  • Fungsi Perbaikan

Walaupun fungsi pencegahan dan pemahaman telah dilakukan, namun mungkin saja siswa masih menghadapi masalah-masalah tertentu. Disinilah fungsi perbaikan itu berperan, yaitu fungsi Bimbingan dan Konseling yang akan menghasilkan terpecahnya atau teratasinya berbagai permasalahan yang dialami siswa. Sebagai contoh konkrit, misalnya bagi siswa yang sulit memahami suatu mata pelajaran biologi, maka siswa tersebut dapat diberi petunjuk bagaimana cara memahami biologi biologi dengan cara yang lebih mudah, mungkin dengan menonton video pembelajaran, atau pemilihan buku yang lebih menarik, berwarna, bergambar sehingga memacu keinginan siswa untuk belajar dan sebagainya.

  • Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan

Fungsi ini berarti bahwa layanan Bimbingan dan Konseling yang diberikan dapat membantu para siswa dalam memelihara dan mengembangkan keseluruhan pribadinya secara mantap, terarah, dan berkelanjutan. Dalam fungsi ini hal-hal yang dipandang positif agar tetap baik dan mantap. Dengan demikian, siswa dapat memelihara dan mengembangkan berbagai potensi dan kondisi yang positif dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan. Contoh Konkritnya, misalnya mengumpulkan siswa-siswa yang memiliki kemampuan lebih dalam bidang mata pelajaran biologi, serta memberikan kelas tambahan diluar jam belajar siswa di sekolah dengan memberikan materi penelitian, pelatihan olimpiade dan lain-lain, sehingga menjadikan siswa-siswa tersebut akan tetap dan terus tertarik untuk mempelajari bidang mata pelajaran biologi.

Daftar Pustaka:

Djumhar dan Moh. Surya. 1975. Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah (Guidance & Counseling). Bandung : CV Ilmu.

Drs.Sukardi, Dewa Ketut.2002.  Bimbingan dan Konseling di Sekolah.  Jakarta: Rineka Cipta.

Prayitno dan Erman Amti. 2004. Dasar-Dasar Bimbingan Konseling. Cetakan ke dua.

Suryana, Ermis. 2005.  Bimbinan dan Konseling. Palembang : IAIN Raden Fatah Press, hal 2.

Winkel, W.S,.2005. Bimbingan dan Konseling di Intitusi Pendidikan, Edisi Revisi. Jakarta: Gramedia

Comments (1)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar