1

Pengalaman Unik Pada Saat Proses Belajar Mengajar Sebelum dan Sesudah New Normal (0)

NELLI MAHDALENA PURBA,SP October 18, 2020

Saya adalah seorang guru yang mengajar di SMK N 1 Silangkitang Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara. Adapun di sekolah saya hannya ada satu jurusan yaitu Agbribisnis Tanaman Perkebunan, jadi SMK saya bergerak di bidang tanaman perkebunan. Disini Mata pencaharian penduduk pada umumnya adalah bertani sawit dan karet. Saya memiliki pengalaman unik selama PJJ ini. Ketika PJJ mulai diberlakukan saya sebagau seorang guru merasa pusing karena banyak peserta didik yang tidak mengikutinya dengan baik. Banyak alasan yang saya dapatkan mengapa para peserta didik tidak melaksanakan PJJ dengan baik. Saya pribadi merasakan ketika PJJ mulai diberlakukan hannya sebagian kecil aja anak yang aktif mengikutinya. Adapun alasan peserta didik tidak mengikutinya antara lain: 1. Tidak memiliki Hp, 2. Punya HP tapi tidak punya paket. 3. Punya Hp , pnya paket, tp sinyal di rumahnya tidak ada. 4. Punya HP, pnya paket, jaringan ada tapi malas mengerjakannya. Nah… alasn yang ke empat ini yang paling susah penyelesaiannya. Biasanya jika anak tidak menyelesaikan tugas yang saya berikan maka saya akan panggil anak tersebut ke rumah saya. Nah.. pernah suatu hari saya panggil seorang peserta didik ke rumah saya, dan saya tanya kenapa tugasnya tidak pernah selesai, dia jawab gak ada HP, lalu dia berkata kepada saya, agar saya membeli lembunya agar dia bisa beli HP. Saya merasa kasihan pada saat itu, saya gak tau mau berkata apa, andaikan saya punya uang, saya sudah beli itu HPnya. Saya buat status begitu di Fb saya, dan ada teman saya yang baca status fb saya, lalu dia telepon saya dan dia tanya berapa harga lembu murid saya yang mau dijual, saya jawab saya tidak tau. Singkat cerita saya berikan nomor Hp murid saya ke teman saya guru agar mereka bisa komunikasi. Akhirnya lembu murid saya laku, kemudian dia beli HP. Nah..setelah dia pnya HP masih juga tugasnya tidak selesai. Saya panggil lagi anak tersebut ke rumah saya, alasannya gk pnya pulsa paket, kebetulan kami dari sekolah dapat pulsa paket lalu saya berikan ke murid tersebut. nah..setelah ada paket dia masih tidak mengerjakan tugas lagi. saya panggil lagi, alasannya dia menggantikan abangnya bekerja karena abangnya sakit. Nah… saya sebagai tenaga pendidik kadang berfikir ngmn caranya menagani peserta didik yang pemalas ya?? katanya jangan terlalu membebani anak, saya sendiri meras tugas yang saya berikan sangat…sangat sederhana, tp kenapa masih tidak dikerjakan juga.Saya berharap semoga pandemi ini cepat berlalu. sebagian orgtua juga lebih suka tatap muka karena menurut mereka apabila anak2 sekolah mereka lebit terarah. Demikianlah tulisan ini saya buat, lebih kurang saya mohon maaf.trmksh.#WritingCompetition dan #NewNormal TeachingExperience

Comments (1)

  1. Selamat Malam 🙂
    terima kasih banyak atas partisipasi pada Guraru Writing Competition 2020.

    Semoga #sharing pengalaman dan ilmu diatas dapat bermanfaat bagi rekan guru lainnya dan semoga beruntung untuk memenangkan salah satu hadiah dari Guraru!

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar