8

Pengalaman menyenangkan dari menjadi seorang guru (+5)

Bal De Zuma May 20, 2015

Artikel ini diikutkan dalam lomba menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10”.

Menjadi guru bukanlah cita-cita saya ketika kecil. Menjadi pengusaha sukses  itulah impian dan cita – cita saya. Tapi perjalanan takdir membawa saya dan menuntun jalan saya mengemban tugas mulia ini, ya..!  menjadi seorang guru.

Saat memutuskan untuk menjadi seorang guru berarti saat nya meneguhkan niat serta menguatkan keinginan luhur  untuk mencerdaskan anak bangsa. Mengajar dengan keihklasan, kerendahan hati dan kesantunan yang penuh kasih sayang. Sebagai seorang guru, saya selalu berusaha agar murid – murid saya bisa dekat dengan saya. Saya selalu menyambut kedatangan mereka dengan senyum dan  sapa. setiap pagi dalam hati saya selalu berkata ”  saatnya tebarkan kebaikan dan visualisasikan mimpi -mimpi mereka.

Saya adalah guru bahasa inggiris di sebuah SD Negeri di Batam. Sebagai guru bahasa Inggris SD, saya hanya mengajar 1 kali seminggu, itu juga hanya 1 jam per kelas. rasanya sangat kurang sekali, tak jarang ketika saya akan keluar kelas karena jam mengajar saya sudah habis anak – anak berujar ” pak, nanti Bapak lagi kan yang masuk ? ” .. Biasanya saya hanya tersenyum sambil menggeleng dan berkata ” See you next week  “.  dan anak – anak akan bilang ” yaaaaaaahhh ” ..  Inilah salah satu sebab saya begitu mencintai profesi guru. ketika anak – anak mencintai kita rasanya semua lelah terbayarkan sudah. Ini pula yang selalu membuat saya selalu semangat. Menyongsong setiap pagi.

Belajar bahasa inggris di kelas bisa menjadi sangat menyenangkan bila di lakukan dengan berbagai metode yang menyenangkan tentunya. Sebagai guru bahasa inggris saya biasakan mengajar mereka dengan fun dan happy. karena menurut hemat saya dengan situasi yang menyenangkan mereka akan mudah menerima materi yang saya ajarkan. Seperti saat pelajaran ” feeling”, saya sengaja membawa roti dan coklat ke dalam kelas. Awalnya mereka mengira akan ada makan – makan dalam kelas. Saya membagikan mereka satu persatu dan saya meminta mereka untuk membuat emoticon dengan roti dan coklat tersebut. Kelaspun jadi sangat heboh dan riuh, adakalanya guru kelas sebelah melongokan kepalanya untuk memastikan apa yang terjadi dalam kelas tersebut. Masing – masing anak di tugaskan untuk membuat satu emoticon lalu di presentasikan di depan kelas, tentu saja pakai bahasa inggris. Ketika melihat mereka berkreasi dan berimajinasi, bahkan ketika presentasi di depan kelas, saya tau setiap anak itu memiliki potensi luar biasa. Dan sebagai guru kita tak boleh memadamkanya.

C
Di lain waktu saat pelajaran ” part of body ” , saya mengubah sebuah lagu lengkap dengan gerakan – gerakan lucu untuk menyebutkan bagian – bagian tubuh, misalkan saat menybutkan pinggang , mereka harus joged dangdut dengan kedua tangan di pinggang. Lihatlah, betapa bahagianya mereka belajar dengan metode saparti ini. Selalu ada saja persitiwa – peristiwa kecil di kelas yang membuat hati ini menjadi bersemnagat dan selalu ada saja yag membuat mulut ini tertawa lebar melihat tingkah  lucu mereka.

IMG_20150505_135238
Ketika saya adakan penelitian kecil – kecilan pada siswa kelas 4 – 6, tentang apa yang paling di sukai ketika belajar bahasa ingrris ? jawabanya membuat saya kaget, ternyata 80 % dari mereka menyukai pelajaran listening. ya listening .. ketika di tanya alasanya , dengan malu malu mereka menjawab ” lucu aja kalau mendengarkan orang bule ngomong ” .  Pelajaran listening memang sudah saya perkenalkan sejak kelas 4. Saya biasanya mendownload materi dari internet. kemudian membawa laptop dan speaker ke dalam kelas, karena di sekolah tempat saya mengajar belum ada labor bahasa.  Lalu memutar audio berbahasa inggris tersebut di depan kelas. Biasanya anak – anak saya suruh menulis apa yg di ucapkan native speaker. di luar dugaan saya ternyata mereka sangat menyukainya. Walaupun hanya mendengarkan suara native spekaer dari speaker sudah cukup membuat mereka senang. Suatu saat saya ingin membawa seorang native speaker kedalam kelas, dan bercakap – cakap dengan mereka. Saya ingin melihat seperti apa reaksi mereka.

Banyak sudah pengalaman – pengalam seru ketika mengajar di dalam kelas. Setiap hari saya bukan hanya mengajar mereka tapi saya juga belajar banyak dari mereka.  Sebagai sebuah ikhtiar untuk mencerdaskan anak bangsa, saya percaya bahwa dengan hadirnya guru – guru yang berkualitas di dalam kelas akan menghasilkan murid – murid yang berkualitas pula. Oleh krena itu sebagai guru pun saya tidak pernah berhenti belajar menjadi guru yang baik dan berkualitas. Dan saya sangat bersyukur sekali perjalan hidup membawa saya menjadi seorang guru. Karena setiap hari saya akan di jejeri dengan sederet pahala. Insyaallah !

Comments (8)

  1. pembelajaran yang menyenangkan akan selalu terkenang dan memberikan pengalaman berharga yang tidak ternilai.

    Mari berbagi informasi yang bermanfaat:
    Mengajar Unik dengan Sulap
    http://guraru.org/guru-berbagi/cara-mengajar-yang-unik-dengan-sulap-edukatif/

    Mengajar kreatif menggunakan boneka Puppet
    http://guraru.org/guru-berbagi/mengajar-menggunakan-puppet-edukasi/

    Kegiatan Mengajar yang Menyenangkan
    http://guraru.org/guru-berbagi/kegiatan-menyenangkan-dalam-pembelajaran-bahasa-inggris/

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar