7

Pengalaman Berharga Bagi Seorang Guru (+7)

prihat-ms May 20, 2015

Saat ini profesi guru masih dipandang sebelah mata oleh sebagian pihak, padahal jika tidak ada guru mana mungkin bangsa Indonesia bisa mengalami kemajuan di berbagai bidang seperti saat ini walaupun tidak 100% hasil kemajuan itu atas sumbangsih Bapak/Ibu guru. Mungkin memang benar jika ada istilah yang menyebutkan “Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa” karena masih banyak guru-guru terutama honorer yang gajinya dibawah UMK/UMR. Semoga hal ini tidak menurunkan semangat guru-guru Indonesia untuk mengajar dan mendidik anak-anak penerus bangsa ini dengan baik.

blog

Walaupun dengan kondisi yang dipaparkan diatas tidak menyurutkan semangat penulis untuk menjadi seorang guru, karena dibalik duka menjadi seorang guru banyak juga pengalaman menyenangkan sebagai seorang pendidik, banyak yang bercerita menjadi guru itu banyak sekali dukanya apalagi jika mengajar di SMK tapi itu tidak menyurutkan untuk mencoba mengajar. Sedikit bercerita tentang perjalanan menjadi seorang guru, walaupun awalnya tidak terpikir untuk menjadi seorang guru tapi mungkin jalan ini menuntun kearah dunia pendidikan. Ditahun 2006 adalah awal mengajar di sebuah bimbingan belajar diluar kesibukan kuliah tingkat 3, saat itu penulis mengajar pelajaran anak SD seperti Matematika, B.indonesia, B.inggris, IPA. Di tempat bimbingan belajar itulah banyak pengalaman menarik dalam mengajar karena diperlukan kreativitas tinggi dan kesabaran luar biasa dalam mengajar siswa-siswa SD, Alhamdulillah siswa-siswa ini dapat melanjutkan ke SMP favorit.

Pada tahun 2008 setelah lulus kuliah, penulis mengikuti program talent scouting yaitu program yang diadakan pemerintah untuk mengajar dan memberi pendampingan SMK-SMK di daerah selama 1 semester. Saat itu penulis mengajar di salah satu SMK Negeri di Kuningan Jawa Barat yang letaknya jauh dari perkotaan, di sekolah ini sarana dan prasananya masih terbatas dan anak-anaknya belajar dalam keterbatasan karena tinggal di daerah. Namun berkat kerja sama dan dukungan guru-guru disana penulis mendapat pengalaman yang luar biasa menjadi seorang guru, dimana guru harus bisa berinovasi dan berkreasi dalam menciptakan kondisi belajar yang baik walau terbatas sarana dan prasarana untuk praktikum. Dengan menggunakan alat praktik yang seadanya siswa belajar di alam tidak hanya di dalam ruangan. Semua proses pembelajaran sangat menyenangkan dengan memberi motivasi dan pendekatan persuasive sehingga siswa sangat senang dalam belajar. Satu hal yang berkesan dan menyenangkan saat itu adalah para siswa menyiapkan acara perpisahan khusus untuk penulis disebuah aula yang dihadiri seluruh siswa dan guru-guru. Sebuah pengalaman berharga karena selain mendapat uang saku dari pemerintah setiap bulannya juga penulis mendapatkan pengalaman berharga lagi dalam mengajar.

Ditahun 2009 penulis kembali ke Bandung dan mencari pekerjaan dan ternyata diterima disebuah lembaga pendidikan untuk menjadi guru komputer di SD dimana harus mengajar TIK siswa kelas 1 sampai 6. Disaat ini lah penulis learning by doing tentang psikologis siswa kelas 1-6 dalam mengajar karena secara psikologis cara mengajar siswa SMK berbeda dengan mengajar siswa kelas 1-6, namun dalam mengajar siswa kelas 1-3 perlu kesabaran yang luar biasa karena mereka belum mengenal TIK dan Komputer. Dalam mengajar anak SD sangat menyenangkan karena kita belajar sambil bermain sehingga anak-anak sangat semangat dan menyenangkan dalam belajar komputer. Karena melihat semangat belajar, antusias dan  kedekatan anak-anak kepada penulis serta pengakuan guru-guru di SD tersebut maka penulis diangkat menjadi Kepala Koordinator guru-guru komputer SD yang ada dibawah lembaga komputer tersebut. Dengan diangkatnya sebagai koordinator kurang lebih 20 sekolah SD yang ada wilayah kota dan kab. Bandung Alhamdulillah mendapat menambah tali silaturahmi dan banyak sekali berkahnya.

Selain mengajar di SD dan Koodinator, penulis juga mengajar di SMP dan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dimana siswanya adalah anak-anak yang putus sekolah dan para orang tua yang usia 30-40 tahun yang mengikuti kejar paket C.

Dari pengalaman mengajar siswa SD-SMP-SMK sampai PKBM banyak sekali pengalaman menarik dan sangat bermanfaat sampai penulis bisa mengikuti beberapa program pemerintah secara cuma-cuma tanpa harus mengeluarkan biaya sendiri, yang terakhir didapat adalah beasiswa 1 tahun dari DIKTI, dari puluhan ribu pelamar se-Indonesia hanya 2 orang dari Bandung yang diterima pada program itu, nama program itu yaitu Program Profesi Guru SMK Kolaboratif yang tujuannya untuk mendapat sertifikat pendidik sebagai tanda guru professional. Pada Program itu alhamdulilah puji tuhan dapat selesai dengan hasil sangat memuaskan karena selain  dapat biaya pendidikan gratis, dapat pengalaman mengajar lagi di salah satu SMK Negeri terbaik di Kota Bekasi dan magang kerja di salah satu BUMN terbaik dinegeri ini yang sudah terkenal sampai internasional.

Setelah selesai program itu, Penulis kembali menjadi pengajar Honorer TKJ di salah satu SMK Negeri di Kab. Bandung. Dari berbagai pengalaman mengajar selama ini penulis melanjutkan menerapkan pembelajaran menggunakan e-learning diantaranya menggunakan thatquiz, edmodo dan quipperschool dan ternyata minat belajar dan antusias siswa sangat baik, alhamdullilah pada 2014 penulis mengikuti kompetisi antar guru yang diselenggarakan oleh quipperschool dan menjadi pemenang.

pengumuman pemenang5 besar ambasador 180 ambasador quipperschool

Satu lagi pengalaman menyenangkan sebagai guru adalah bisa menjadi Ambasador quipperschool dimana tugasnya adalah mengajak para guru untuk menggunakan pembelajaran e-learning dari quipperschool sehingga dapat menambah relasi dan menyebarkan ilmu serta berbagi kepada sesama guru, hingga pada bulan Februari 2015 lalu berhasil mengantarkan siswa-siswi pada mata pelajaran yang penulis ampu mendapat juara kelas terbaik se-Indonesia dari quipperschool. Kebanggaan bagi seorang guru adalah jika siswa/siswinya sukses.

Namun ada beberapa yang belum tercapai seperti NUPTK , Sertifikasi dan menjadi PNS  disitu saya kadang saya merasa sedih dengan  karena susahnya birokrasi dinegeri ini, hehehe..Namun itu tidak menyurutkan penulis untuk berkreasi dan mengukir prestasi diluar rumitnya birokrasi itu.

Penyerahan uang pembinaan quipperschoolPenyerahan siswa terbaik dari quipperschool

 

Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10

Comments (7)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar