0

Pendidikan Lingkungan Hidup di Sekolah (0)

Agus Wahidi, M.Pd April 10, 2021

“Diukur selama periode sejak 1951, suhu permukaan rata-rata global telah meningkat sekitar 0.12 ° C per dekade,” kata Ward. “Ada banyak bukti yang meningkat di seluruh dunia bahwa Bumi sedang memanas dan iklim berubah sebagai respons terhadap meningkatnya tingkat gas rumah kaca di atmosfer.

“Level karbon dioksida mendekati 400 bagian per juta – 40% lebih tinggi daripada sebelum Revolusi Industri, dan mungkin lebih tinggi daripada jutaan tahun yang lalu.”

isu pemanasan global makin terasa saat ini. Dimana suhu semakin hari semakin memanas. Beberapa bencana akibat panas makin naik mulai terkabarkan oleh beberapa media. Banjir bandang, menaiknya permukaan air laut menjadi warning bagi manusia di bumi untuk mulai menyayangi lingkungan hidup.

Bencana ekologis beberapa tahun lalu akibat ulah manusia atau alam yaitu pada bencana lumpur lapindo merupakan bukti nyata degradasi lingkungan. Nilai ekonomi yang sudah diambil dari eksploitasi sebelum terjadi bencana lumpur lapindo apakah cukup mampu memperbaiki kerusakan lingkungan yang dialami ?. Jelas ditnjau dari nilai pasar yang ditimbulkan bencana ini adalah kerugian cukup besar bagi lingkungan dan masyarakat sekitar lumpur lapindo.

Faktor-faktor penyebab yang dapat membentuk iklim sering disebut kekuatan iklim. Ini termasuk proses-proses seperti variasi radiasi matahari,
penyimpangan dalam orbit bumi, gunung – bangunan dan pergeseran benua, dan perubahan konsentrasi gas rumah kaca. Beberapa bagian dari sistem iklim, seperti lautan dan gunung es, menanggapi perlahan-lahan sebagai reaksi terhadap iklim memaksa karena mereka massa yang besar. Oleh karena itu, sistem iklim dapat mengambil abad atau lebih lama untuk merespons sepenuhnya kekuatan eksternal baru. Hubungan perubahan iklim, efek rumah kaca, dan pemanasan global adalah efek rumah kaca menyebabkan terjadinya pemanasan global yang dapat menyebabkan perubahan iklim. Hubungan diantara ketiganya adalah hubungan sebab-akibat. Karbondioksida adalah penyebab paling dominan terhadap adanya perubahan iklim saat ini dan konsentrasinya di atmosfer telah naik dari masa pra-industri yaitu 278 ppm (parts-permillion) menjadi 379 ppm pada tahun 2005. Jika konsentrasi karbondioksida stabil pada 550 ppm atau dua kali lipat dari masa pra-industri pemanasan rata-rata diperkirakan mencapai 2-4,5oC. GRK turut berperan dalam pemanasan dan jika dampak dari emisi GRK tersebut setara dengan dampak arbondioksida 650 ppm, iklim global akan memanas sebesar 3.6oC. Apabila sampai menembus angka 750 ppm akan mengakibatkan terjadinya pemanasan sebesar 4.3oC.

Penyelamatan lingkungan hidup melalui pendidikan sudah dilakukan melalui program sekolah adiwiyata atau sekolah yang berwawasan lingkungan hidup. Program ini tidak hanya pada perbaikan sarana, yang berorientasi ada perbaikan lingkungan hidup . Tetapi lebih jauh lagi pada mind set warga sekolah agar berorientasi pada penyelamatan lingkungan hidup.

Pendidikan lingkungan hidup dalam kurikulum terintegrasi dalam semua mapel. Fokus pada penyelamatan lingkungan hidup semua di arahkan dalam semua mata pelajaran. Karena pada prinsipnya semua mata pelajaran berorientasi pada penyiapan manusia kepada kesiapan menjadi manusia seutuhnya yang memegang kendali keberlangsungan lingkungan hidup di sekitarnya. Tidak mesti berubah seorang guru ekonomi menjadi guru IPA atau Biologi untuk mengajarkan atau mengintegrasikan lingkungan hidup dalam proses pembelajarannya. Seorang guru ekonomi tetap menjadi guru ekonomi yang mengajarkan tentang nilai ekonomi dari lingkungan hidup yang keberlanjutan atau valuasi lingkungan.

Peranan guru sebagai penyadaran ke siswa bahwa manusia adalah sebagai elemen lingkungan. Maka sebagai manusia harusnya ramah lingkungan agar nilai lingkungan tidak menjadi negatif dalam hitungan ekonomi. Valuasi lingkungan sebagai analisa cost benefit, penilaian kerusakan sumber daya, penetapan biaya lingkungan dan pada akhirnya perhitungan harga lingkungan. Pada level SD dan SMP tahapan internalisasi diri konsep lingkungan, SMA mulai pada pengenalan dan jasa ekosistem, dan jenjang S1 sudah mulai konsep dasar valuasi ekosistem.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar