8

Pendidikan Berbasis Lingkungan, Mengajarkan Peserta Didik Untuk Mencintai Lingkungan (+4)

oloan May 1, 2013

“Karakter terbentuk dari kebiasaan hidup sehari-hari, agar terbina karakter yang lebih baik, perlu membiasakan/menanamkan nilai-nilai kebaikan terhadap warga sekolah. Program Jum’at Bersih adalah salah satu upaya membiasakan perilaku yang positif sehingga setiap warga sekolah peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Sekolah harus merasa terpanggil untuk membina seluruh warga sekolahnya agar saling peduli terhadap lingkungannya sehingga suasana yang asri, bersih, sejuk dapat terpelihara untuk mendukung berlangsungnya proses pembelajaran dengan baik” lanjut seorang PKS bidang kesiswaan saat dimintai pendapatnya tentang Jum’at bersih. Lebih lanjut program ini, jika di terapkan di sekolah-sekolah, tidak mustahil akan tercipta generasi Bangsa Indonesia yang cinta lingkungan, sadar lingkungan dan memiliki budaya peduli akan sampah dengan segala akibat yang ditimbulkan oleh sampah, seperti Banjir, bau busuk, penyakit dan timbunan sampah. Dengan sendirinya, program Jum’at bersih ini menumbuh kembangkan karakter anak ataupun peserta didik agar peduli akan sampah, sehingga motto yang peranh saya baca-pun terwujud, “Hari Ini Lebih Baik dari Hari Kemarin dan Hari Esok Lebih Cerah dari Hari Ini,” adapun tujuan Jum’at Bersih di lingkungan sekolah, jika benar-benar diterapkan disetiap sekolah adalah : peduli akan sampah, membiasakan peserta didik untuk tidak malu mengutip sampah, mendidik siswa/I agar tidak membuang sampah sembarangan, tetapi membuang sampah pada tempatnya, mengajarkan siswa/I agar membuang sampah pada tong sampah sesuai dengan jenis sampahnya dan yang lebih penting, mengajarkan peserta didik memiliki kesabaran dan kerendahan hati serta kemauan untuk membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampah yang akan dibuang, apakah sampah berjenis organic, anorganik dan sampah kertas yang dapat didaur ulang.
Perilaku yang baik akan tumbuh dari lingkungan sekolah, tujuan pendidikan harus merambah kea rah pendidikan karakter yang berbasis lingkungan. Sikap yang baik, menghargai lingkungan sekitar terutama saling menghargai sesama teman terutama menghargai guru harus ditumbuh kembangkan dari lingkungan sekolah, caranya sederhana : peserta didik kita arahkan, kita bina untuk mau menghargai lingkungan sekolah dengan cara membuat program Jum’at Bersih dan program menanam pohon di lingkungan sekolah. Program Jum’at Bersih yang sukses di laksanakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 13 Medan, telah mampu menciptakan sekolah maupun warga sekolah SMA Negeri 13 Medan menjadi sekolah yang mampu bersaing dalam hal IPTEK maupun IMTAQ, dan baru-baru ini telah memperoleh penghargaan sebagai nominator Peraih Piala ADIWIYATA tingkat Provinsi Sumatera Utara maupun tingkat Nasional. Program Jum’at Bersih dilakukan setiap hari Jum’at, kegiatan Kebersihan yang tujuan utamanya untuk membersihkan lingkungan sekolah ini di pimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Staff dan Guru-guru. Para sisiwa dikelompokkan sesuai dengan pembagian yang dilaksanakan oleh Tim Kebersihan, dimana kelompok tersebut terdiri dari 10 orang dan disebarkan di tempat-tempat yang rawan sampah, mulai dari lingkungan sekolah hingga lingkungan luar sekolah. Kebetulan sekolah kami berada di sekitar kanal sungai, jadi lingkungan luar sekolah menjadi prioritas utama dalam hal Jum’at bersih, dimana siswa/I atau peserta didik diarahkan untuk memungut sampah disepanjang kanal sungai yang jaraknya dari jalan raya utama ke sekolah kami ada sepanjang 1 km. Di dalam sekolah, peserta didik di arahkan untuk membersihkan pekarangan sekolah, ruang kelasnya masing-masing, jendela, whiteboard, selokan air, WC, dan peserta didik diajarkan untuk memilah mana sampah organic dan mana sampah anorganik, peserta didik harus mampu membuang sampah sesuai dengan jenisnya pada tong sampah yang telah disediakan. Kegiatan ini terbukti mampu memupuk kesadaran warga sekolah untuk membuang sampah tepat pada tempatnya, tidak malu membuang sampah yang dilihat atau dijumpai saat jalan kaki. Attitude seperti ini otomatis akan meningkatkan IQ peserta didik dan EQ peserta didik terhadap lingkungan yang berimbas pada sikap sopan santun terhadap guru, sikap menghargai guru dan sikap saling mengingatkan teman agar tidak membuang sampah pada tempatnya.
Selain Program Jum’at Bersih, Ibadah Pagi Juga Mampu Menumbuh kembangkan etika yang baik pada diri peserta didik. SMA Negeri 13 Medan telah dua tahun mengadakan kegiatan Ibadah Pagi sebelum memulai pembelajaran, dimana setelah Apel Pagi pukul 07:00 Wib, peserta didik baris di depan kelas menunggu Guru Mata Pelajaran yang akan mengajar les pertama, setelah peserta didik menyalami Guru, maka peserta didik yang beragama Kristen berkumpul di Ruang PA (Pendalaman Alkitab) untuk melaksanakan Ibadah Pagi, peserta didik yang beragama Islam (Muslim) didalam kelas membaca Al-Quran. Ibadah pagi ini berlangsung selama 15 menit. Setelah Ibadah Pagi, maka peserta didik mulai melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan yang diciptakan oleh Guru Mata Pelajaran. Ibadah Pagi ini menciptakan peserta didik yang mampu membaca Alkitab maupun Al-Quran dengan baik dan mereka memiliki pegangan dari bacaan-bacaan yang telah dibaca dan diresapi, yang akhirnya mampu menciptakan peserta didik yang Bermoral, Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Memiliki Mental yang Baik, Positif, Berkarakter Baik, Memiliki sikap yang baik dalam menggunakan Alat-Alat Teknologi Informasi dan Komunikasi, tidak suka Membulying baik dalam dunia nyata maupun dunia maya dan peduli terhadap lingkungan hidup.
Semoga artikel ini mampu menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menerapkan Pendidikan berbasis lingkungan dalam Meningkatkan Kemampuan Non-Akademis Peserta Didik dalam hal Sikap, Perilaku, Psikologi Siswa/I dan Kecerdasan Emosional. Guru harus mampu menciptakan Kecerdasan Emional peserta didik yang baik dan kearah yang positif. Artikel berikutnya akan membahas Kecerdasan Emosional peserta didik dan bagaimana meningkatkannya dan mengarahkannya ke arah yang positif, Salam Guraru, Semoga Bermanfaat dan Selamat Hari Pendidikan Nasional…….!!!!

Comments (8)

  1. yah benar sekali mas Rusdi, Pendidikan karakter akan bermakna jika peserta didik kita mau belajar dan memahami apa itu pendidikan karakter dan belajar bagaimana menerapkannya. salam mas Rusdi

  2. iah pak cekgurizal, SMK N2 tanjung balai bersaing dengan SMA N13 Medan dalam rangka sekolah hijau, semoga SMA kami bisa menjadi juara mengikuti sekolah tempat bapak rizal…

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar