2

Pendidikan Anak Melalui Kisah Al Qomah (+6)

Bu Etna @gurutematik March 28, 2014

Selamat Siang Guraru. Makin hari kehidupan terasa makin kompleks. Setiap hari berbagai informasi masuk telinga kiri, kadang tanpa singgah – langsung keluar melalui telinga kanan. Variasi info begitu aduhai, sampai bingung mendengar atau membacanya. Langganan Koran yang berlembar-lembar kadang hanya bagian pendidikan yang terbaca, hehehe maksud saya guru yang tak ingin banyak tahu tentang hal-hal yang tak ada hubungannya dengan pendidikan. Inipun dalam tanda petik, tergantung selera.

Bermacam kejadian diberitakan di setiap media masa, dari hal yang amat penting hingga sesuatu yang tampaknya mengada-ada. Rasanya sih tidak pernah ada yang seperti itu, namun kemungkinan besar diada-adakan atau disengaja ada, hehehe. Selagi kita sibuk seperti dalam bulan Maret menjelang April ini, TV hampir tak pernah on.

Guraru, rasanya amat penting bagi kita untuk menyiapkan kisah-kisah teladan bagi keluarga, khususnya untuk anak-anak. Mengingat banyak remaja yang berulah seperti orang dewasa yang tak pernah sempat membersihkan pikiran dan perasaannya. Website ini wadah yang amat penting bagi kita untuk berdiskusi, sebab kita bisa sharing, respon, dan respon balik. Paling tidak itu yang saya rasakan. Terima kasih pada seluruh Guraru yang aktif, walau kadang off sebab bagaimanapun aktivitas kita ada skala prioritasnya.

Artikel yang saya posting masih seputar motivasi untuk memvariasi cara mendidik anak melalui beberapa alternatif yang mungkin dapat mengarahkan anak menjadi jenius. Dari beberapa wacana, memang rileksasi itu harus dilakukan setiap saat oleh siapapun. Rileks yang dimaksud tak hanya fisik, namun seluruh jasmani dan rohani. Untuk itu kita harus mengatur seluruh pikiran dan perasaan yang dikendalikan oleh otak besar dan otak kecil. Semua ini Insya Allah akan berjalan dengan baik ketika kita selalu memiliki rasa syukur yang optimal, memberikan kasih sayang dengan tulus ikhlas tanpa pamrih.

Bagaimanapun menulis atau berbicara itu jauh lebih mudah dibanding melakukannya. Namun kita harus optimis bisa. Bertahap, melangkah setapak demi setapak, Insya Allah proses ini akan lancar dan keinginan dapat terwujud. Amin. Banyak sekali film/video YouTube tentang pendidikan yang dapat kita manfaatkan. Banyak kisah nyata jaman dahulu yang dapat diteladani.

Kisah nyata berikut Insya Allah bermanfaat untuk mendidik anak pada jaman ini. Walau sekarang kita hidup di era cyber, namun kisah teladan ini amat bermakna bagi pendidikan akhlak, khususnya untuk anak bangsa. Kali ini saya sematkan kisah dari sahabat Rosululloh.

Pada jaman itu ada seorang sahabat Nabi Muhammad SAW bernama Al Qomah. Ketika sedang menghadapi sakaratul maut, dia didera rasa sakit yang berkepanjangan. Berhari-hari dia amat kesakitan. Lebih dari 3 hari dia sekarat. Istrinya amat kebingunan, menangis melihat suaminya seperti itu. Mengapa suaminya amat menderita di saat mendekati ajalnya? Apa yang telah dilakukannya tanpa sepengetahuannya? Istrinya tak tega menyaksikan penderitaan sang suami. Dia menyebut ibunya. Ada apa dengan ibunya? Bagaimana kisah selanjutnya? Silakan memutar videonya. Semoga bermanfaat. Amin.

 

About Author

Bu Etna @gurutematik

Saya guru kimia di SMAN 16 Surabaya sejak tahun 1973 hingga Desember 2011. Saya sudah purna tugas sebagai PNS, namun Insya Allah saya tetap mengajar untuk melayani bangsa hingga akhir hayat. Pembelajaran yang saya lakukan dapat melalui blog, sms, email, atau yang lain. Saya selalu berupaya untuk mengajar kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Sebagian dari pengalaman ini sudah saya tulis di blog saya. Insya Allah saya dapat menulis secara rutin, termasuk permintaan pengguna blog.

View all posts by Bu Etna @gurutematik →

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar