0

Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset, Kunci Peningkatan Kualitas (0)

Ahmad Maulidi October 2, 2021

Aset merupakan salah satu elemen pokok dalam pengelolaan lembaga. Keberadaan aset memegang peran yang cukup penting dalam keberlangsungan sistem tata kelola. Sebuah institusi, lembaga, atau komunitas akan mengalami kemajuan pun dengan kehadiran aset di dalamnya. Aset sering pula disebut sebagai sumber daya.

Sebagai sebuah komunitas, sekolah wajib membangun ekosistem yang dapat merangsang kreativitas untuk menunjang keberhasilan tujuan pendidikan. Ekosistem yang ada perlu untuk dibangun karena melimpahnya sumber daya atau aset yang dapat digunakan. Dalam hal ini, sebuah aset yang dimiliki oleh sekolah menjadi kekuatan penunjang tercapainya kualitas pendidikan.

Guru sebagai pemimpin pembelajaran perlu untuk mengetahui bahwa aset sekolah adalah perantara dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Guru wajib memanfaatkan modal besar yang dimiliki oleh sekolah yang disebut sebagai aset. Dalam hal ini, penggunaan dan pengelolaan aset yang dimiliki disebut dengan Asset-Based Community Development (ABCD). Istilah ini kemudian dipadankan dalam bahasa Indonesia menjadi Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (PKBA).

Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (PKBA) menekankan pada nilai, prinsip dan cara berpikir mengenai dunia. Pendekatan ini memberikan nilai lebih pada kapasitas, kemampuan, pengetahuan, jaringan, dan potensi yang dimiliki oleh komunitas. Pendekatan PKBA menekankan dan mendorong komunitas untuk dapat memberdayakan aset yang dimilikinya serta membangun keterkaitan dari aset-aset tersebut agar menjadi lebih berdaya guna. Kedua peran yang penting ini menurut Kretzman (2010) adalah jalan untuk menciptakan warga yang produktif.

Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset menekankan kepada kemandirian dari suatu komunitas untuk dapat menyelesaikan tantangan yang dihadapinya dengan bermodalkan kekuatan dan potensi yang ada di dalam diri mereka sendiri, dengan demikian hasil yang diharapkan akan lebih berkelanjutan. Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset berfokus pada potensi aset/sumber daya yang dimiliki oleh sebuah komunitas.

Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset menjadi langkah konkrit dalam upaya peningkatan kualitas sekolah. Sebagai sebuah intitusi, sekolah memiliki komponen biotik maupun abiotik di dalamnya. Komponen biotik meliputi murid, kepala sekolah, guru, staf/tenaga kependidikan, pengawas sekolah, orang tua, masyarakat sekitar sekolah. Sementara komponen abiotik yang juga berperan aktif dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran di antaranya adalah keuangan juga sarana dan prasarana.

Yang tidak kalah pentingnya adalah memahami bahwa Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (PKBA) juga harus ditunjang dengan pemenuhan tujuh aset utama dalam lingkungan sekolah. Ketujuh aset tersebut di antaranya modal manusia, modal sosial, modal fisik, modal lingkungan/alam, modal finansial/keuangan, modal politik, dan modal agama/budaya. Setiap modal yang dimiliki harus saling menunjang satu sama lain agar pendekatan yang dilakukan dapat berdaya guna dan berdaya hasil.

Setiap guru harus memahami bahwa tempat ia mengajar memiliki sumber daya pendukung berbasis aset. Aset dapat berupa kepala sekolah, sarana dan prasarana, fasilitas pendukung, tenaga guru dan kependidikan, juga siswa. Untuk mengelola itu semua tentu membutuhkan daya dan upaya dari seluruh elemen yang ada di sekolah. Pelibatan setiap unsur yang berada di lingkungan sekolah dapat membantu ketercapaian pengelolaan aset dengan tepat.

Maka dari itu, komitmen dan kolaborasi antara kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, juga siswa perlu dibangun. Hal ini dapat membentuk suatu persepsi yang menyeluruh bahwa Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset dewasa ini akan menjadi kunci dalam memajukan sekolah. Jika satu sekolah berbenah dari lingkungannya sendiri maka lambat laun upaya itu akan ditiru oleh sekolah lain. Dampaknya adalah aksi nyata dalam pengelolaan berbasis aset akan menjadi sebuah percontohan untuk semua kalangan bahwa Pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Aset adalah kunci dalam meningkatkan kualitas sekolah di Indonesia.

Tagged with:

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar