0

Pemulihan Pendidikan Lewat Komik Belajar (0)

hardiyanti rukmana September 13, 2022

Jepang pernah hancur karena “bom atom” dunia pernah tertidur karena Covid-19 ketika Nagasaki dan Hirosima dihantam bom atom pertanyaan pertama dari sang Kaisar Hirohito adalah “ ada berapa guru yang tersisa. .? coba hitung “.

Lantas bagaimana dengan kita ? setelah Covid-19 ini berakhir adakah kita bertanya.

Bagaimana pendidikan apa yang harus kita lakukan. . ?

dimata sang Kaisar saat kondisi jepang porak poranda akibat ulah bom atom kehadiran sosok guru sangat penting. hal itu tidak berbeda jauh pada saat pandemi. benar, virus Corona Covid-19 memang berhasil meluluh lantahkan segala aspek kehidupan manusia.

salah satu yang paling terasa adalah bidang pendidikan.

Menurut UNESCO sejak Covid-19 menjadi pandemi lebih dari 1.5 miliar siswa di 165 negara didunia harus Belajar Dari Rumah (BDR). Sedangkan di Indonesia sendiri berdasarkan data Kemendikbud lebih dari 68 juta siswa mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga jenjang Sekolah Menengah Atas ( SMA) yang terdampak pandemi.

Dimana pada mulanya sekolah adalah rumah kedua bagi siswa berubah menjadi ” RUMAHKU, RUMAHKU DAN SEKOLAHKU”.

Pada awal tahun ajaran 2022 kita kembali bersekolah namun pandemi Covid 19 menyisakan keadaan tersendiri bagi siswa dimana pada masa Covid 19 siswa selalu belajar menggunakan teknologi.

Idealnya kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) pasca pandemi merupakan kabar bahagia bagi semua pihak hal ini dikarenakan pada awalnya pembelajaran memang berjalan seperti demikian.

Hanya saja, sebagian guru harus beradaptasi kembali serta perlu menentukan strategi dan model pembelajaran, agar tetap menyenangkan seperti semula. Salah satu strategi model pembelajaran yang di rekomendasikan yakni, pembelajaran menggunakan “KOMIK BELAJAR” sebagai media pembelajaran.

Tekhnologi canggih pada saat ini tentu bukan sekedar bualan saja bahkan sampai bisa mempengaruhi seluruh aspek kehidupan. Salah satunya adalah dunia pendidikan.

Tekhnologi dan dunia pendidikan selalu bersanding tiap detiknya, bahkan kemarin saat pandemi menyerang. Kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mengharuskan guru, maupun peserta didik serta seluruh tenaga kependidikan mengoptimalkan penggunaan teknologi.

Ditambah lagi karakter generasi alfa saat ini dibesarkan dirumahnya dengan speaker dan perangkat pintar dimana-mana. 

Perangkat teknologi merupakan hal biasa bagi mereka. Oleh karena itu hampir seluruh pakar pendidikan berusaha mengkombinasikan aspek permainan, teknologi dan belajar.

Maka muncul media pembelajaran berupa KOMIK BELAJAR.. Dengan tujuan waktu anak yang digunakan untuk bermain gawai digunkan untuk belajar.

Hal ini dikarenakan berdasarkan hasil survey komisi perlindungan anak Indonesia (KPAI) menunjukan sebanyak 76,8 % anak diizin kan mengunakan gawai diluar jam belajar oleh orang tuannya.

Penasaran hal apa yang bisa kita lakukan untuk merubah waktu bermain gawai menjadi waktu belajar salah satunya adalah menghadirkan KOMIK BELAJAR sebagai media pembelajaran.

Mekanisme pembuatan komik belajar

Pertama, buka website “canva.com” kemudia daftar menggunakan email. Pilih menu pencarian dan ketik komik,. akan muncul pilihan atau template yang anda butuhkan dan mulailah membuat komik belajar.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar