0

Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) Bagian II (0)

oloan February 27, 2021

Akan tetapi, agar dapat disebut proyek memenuhi kriteria pembelajaran berbasis proyek, aktivitas inti dari proyek itu harus meliputi transformasi dan konstruksi pengetahuan (dengan pengertian:

Pemahaman baru, atau kemampuan baru) pada pihak siswa (Bereiter dan Scardamalia dalam Griffin, et al., 2011: 237). Jika pusat atau inti kegiatan proyek tidak menyajikan “tingkat kesulitan” bagi anak, atau dapat dilakukan dengan penerapan informasi atau kemampuan yang siap dipelajari, proyek yang dimaksud adalah tak lebih dari sebuah latihan, dan bukan proyek pembelajaran berbasis proyek yang dimaksud. Membuat apotek hidup di sekolah dapat disebut sebuah proyek, akan tetapi mungkin bukan proyek dalam Pembelajaran berbasis proyek.

Menurut Capraro dan Slough (2008: 2) project based learning merupakan pendekatan pembelajaran yang memberi kebebasan peserta didik untuk merencanakan aktivitas belajar, melaksanakan proyek secara kolaboratif, dan pada akhirnya menghasilkan produk kerja yang dapat dipresentasikan kepada orang lain. Siswa yang dipandu pembelajaran proyek yang melibatkan siswa dalam proses desain teknologi dapat membangun dan meningkatkan pengetahuan konten, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan berpikir dan kemampuan berkomunikasi.

Ada empat karakteristik pembelajaran berbasis proyek terdiri dari isi, kondisi, aktivitas, dan hasil.

Project Based Learning adalah pendekatan pembelajaran yang memiliki karakteristik sebagai berikut.

a. Peserta didik membuat keputusan tentang sebuah kerangka kerja,

b. Adanya permasalahan atau tantangan yang diajukan kepada peserta didik,

c. Peserta didik mendesain proses untuk menentukan solusi atas permasalahan atau tantangan yang diajukan,

d. Peserta didik secara kolaboratif bertanggungjawab untuk mengakses dan mengelola informasi untuk memecahkan permasalahan,

e. Proses evaluasi dijalankan secara kontinyu,

f. Peserta didik secara berkala melakukan refleksi atas aktivitas yang sudah dijalankan,

g. Produk akhir aktivitas belajar akan dievaluasi secara kualitatif,

h. Situasi pembelajaran sangat toleran terhadap kesalahan dan perubahan.

Tahapan pembelajaran berbasis proyek ada beberapa versi salah satunya menurut Doppelt (2005: 11-14), sintaks pembelajaran berbasis proyek untuk mendesain proses berpikir kreatif terdiri dari enam tahap, yaitu sebagai berikut.

a. Tujuan desain (Design purpose)

Tahap ini adalah mendefinisikan masalah. Siswa memerlukan disain tujuan yang sesuai dengan rumusan masalah yang dibuat. Pencapaian ini akan dibatasi oleh rancangan tujuan, aspek biaya, ketersediaan alat dan bahan, jadwal dan sebagainya.

b. Aspek inkuiri (Field inquiry)

Mendefinisikan aspek inkuiri dalam cakupan masalah. Hal ini didasari oleh definisi masalah dan tujuan dari tahap pertama. Siswa harus meneliti dan menganalisis sistem yang sesuai dengan yang mereka kembangkan. Siswa juga perlu mengelola dokumentasi dari kegiatan inkuiri yang mereka lakukan.

c. Alternatif pemecahan masalah (Solution alternatives)

Melibatkan pertimbangan alternatif pemecahan masalah terhadap masalah yang dirumuskan. Tahap ini disebut dengan tahap berpikir lateral yang meliputi tiga komponen, yaitu ide, faktor-faktor dan opini orang lain. Siswa membutuhkan latihan, sehingga mereka merasa bebas untuk berpikir tidak tergantung pada penilaian orang lain.

d. Memilih solusi yang tepat (Choosing the preffered solution)

Memilih pemecahan yang tepat atau yang terbaik. Pilihan dibuat dari berbagai ide yang didokumentasikan dalam tahap ke tiga.

e. Tahap pelaksanaan (Operation step)

Merencanakan cara operasional untuk mengimplementasikan solusi yang terpilih.

f. Evaluasi (Evaluation)

Mengevaluasi keseluruhan proses dan produk yang dihasilkan. Hal ini berupa evaluasi sumatif dan berhubungan dengan tahapan evaluasi formatif yang dilakukan sebagai ide yang telah dikembangkan.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar