5

Pemantik Prestasi Non Akademis Siswa (ANTV Goes To Devlas) (+3)

Taufik Ibrahim May 28, 2013

antav14Upaya untuk meningkatkan prestasi non akademis siswa merupakan hal yang tidak kalah penting dibandingkan dengan prestasi akademis. Meski terhadang dengan sistem pendidikan kita saat ini dimana pemerintah begitu ‘kekeuh’ atau bertahan dengan Ujian Nasional yang semakin kesini sistem penilaian terpusat tersebut makin menggerus makna penting dibalik dahsyatnya peningkatan prestasi non akademis siswa. Jika kita telaah lebih dalam lagi bahwa beberapa unsur yang termasuk non akademis antara lain peningkatan kualitas sikap, perilaku (attitude), psikologi, serta kecerdasan emosional siswa adalah faktor yang sangat bisa diandalkan ke depannya oleh para siswa jika mereka dewasa kelak di dalam mengarungi kehidupan yang sebenarnya selepas mengenyam pendidikan di bangku sekolah.

Jika kita mencermati lagi terutama unsur terakhir yang telah disebutkan di atas yaitu kecerdasan emosional atau yang biasa dikenal dengan EQ (bahasa Inggris: emotional quotient) adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan orang lain di sekitarnya. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional dua kali lebih penting daripada kecerdasan intelektual dalam memberikan kontribusi terhadap kesuksesan seseorang. Sebuah studi bahkan menyebutkan IQ (bahasa Inggris: intelligent quotient) hanya berperan 4%-25% terhadap kesuksesan seseorang. Sisanya ditentukan oleh EQ atau faktor-faktor lain di luar IQ. Menurut Goleman (1997) kecerdasan emosional adalah kemampuan lebih yang dimiliki seseorang dalam memotivasi diri, ketahanan dalam menghadapi kegagalan, mengendalikan emosi dan menunda kepuasan, serta mengatur keadaan jiwa.

Banyak orang hebat di dunia ini yang telah membuktikan bahwa dengan kecerdasan emosional (disamping juga Kecerdasan Spiritual) mereka mampu menjadi orang sukses. Sebut saja beberapa orang berikut yang memiliki bidang yang berbeda misalnya Steve Jobs dengan beragam gadget dan gaya presentasi hebatnya, Bill Gates yang dengan kemampuan imajinatifnya mampu membuat orang di seluruh dunia menggunakan karya-karya microsoftnya , Donald Trump dengan kemampuan mengatasi krisis yang melanda perusahaannya, Mario Teguh dengan ‘Golden Ways’nya, para penyanyi tenar yang dengan skil bernyanyi plus attitude yang baik mampu menghipnotis seluruh penggemarnya semisal Agnes Monica, Afgan, Sandhy Sandoro, dll. Pembawa acara sekaligus pencipta kuis-kuis terkenal di layar TV semisal Helmy Yahya dan Tantowi Yahya. Di bidang pendidikan bisa saya sebutkan disini seperti contohnya Perguruan Santiniketan di India pimpinan Rabindranath Tagore, modal mereka hanyalah semangat dan cita-cita tinggi untuk membina anak-anak, Munif Chatib dengan terobosannya yang menggagas sistem pendidikan yang melayani kebutuhan Multiple Intellgence yang dimiliki para siswa, dan masih banyak contoh orang sukses lainnya di dunia ini dan kesemuanya bisa sukses tidak melulu mengandalkan kecerdasan akademis, sebaliknya mereka mampu memanfaatkan kecerdasan non akademisnya untuk memberhasilkan dirinya maupun orang lain.

Nahh…berkaitan dengan hal tersebut di atas, kali ini saya akan menyajikan beberapa contoh praktek kreasi dan inovasi pembelajaran di dalam dan di luar kelas yang beberapa tahun terakhir saya dan beberapa rekan guru kembangkan di sekolah kami (Devlas-Depok Empat Belas). Kesemuanya ini dilakukan dalam upaya untuk memantik atau menyulut bagi munculnya berbagai talenta yang dimiliki para siswa. Adapun praktek kreasi dan inovasi pembelajaran yang dimaksud antara lain:

  1. Syuting Inovasi Pembelajaran Bersama ANTV

Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada Selasa, 21 Mei 2013 bertempat di SMP Negeri 14 Depok, sekolah kami kedatangan Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Bpk. Herry Pansila, Ibu Dr. Tatik Wijayati, M.Pd (Kominfo Depok), serta Kru TV swasta ANTV, dimana kedatangan mereka dalam rangka ingin melihat langsung sekaligus merekam jalannya proses inovasi pembelajaran di sekolah kami terutama untuk beberapa mata pelajaran yang telah memanfaatkan TIK sebagai media belajar bagi siswa. Efek dominonya bagi para siswa terutama saat mempersiapkan diri dan membuat perencanaan bagi berlangsungnya syuting sungguh mengharukan. Sejak pagi para siswa terutama kelas 7.4 yang akan berperan sebagai kelas model sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin, mulai dari setting ruang kelas, berbagi tugas untuk membersihkan sekitar ruangan kelas, bahkan siswa dari kelas lainnya ikut membantu dalam persiapan ruang kelas yang akan dipakai untuk syuting. Para pengurus kelas   7. 4 bahkan sejak pagi sudah berkoordinasi dengan saya sebagai walikelas dan beberapa guru lainnya untuk mempersiapkan segala sesuatunya agar syuting berjalan lancar.

Saat syuting berlangsung, terlihat siswa sangat antusias untuk menunjukkan kepada para ‘tamu’ yang hadir terutama kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kominfo , dan juga para Kru ANTV yang meliput jalannya pembelajaran. Inovasi pembelajaran yang dilakukan dibagi dalam dua tahap mata pelajaran, yaitu Mapel IPS yang kebetulan saya sendiri yang mengajar dimana saat mengajar saya memberdayakan beberapa siswa di kelas 7.4 sebagai model siswa yang berperan aktif dalam pembelajaran, semisal beberapa siswa secara bergantian tampil ke depan kelas untuk mempresentasikan materi presentasi pembelajaran yang telah disusun sebelumnya dan ditampilkan dengan media layar sentuh dan mouse mischief yang kami kembangkan beberapa tahun terakhir. Saat evaluasi pembelajaran pun juga beberapa siswa secara antusias tampil bergantian untuk menyelesaikan soal interaktif yang ada di whiteboard. Salah satu yang cukup membanggakan adalah saat Bpk. Kepala Dinas Pendidikan ikut duduk bersama para siswa untuk mengikuti jalnnya pembelajaran.

Sesi kedua diisi oleh Bpk. Ahmad Sujai, S.Ag sebagai guru PAI yang telah ber-TIK dalam proses pembelajarannya. Hal yang sama juga dilakukan beliau untuk memancing keberanian siswa untuk tampil ke depan kelas baik sebagai presenter maupun untuk mengerjakan soal interaktif di media layar sentuh yang ada. Dari kegiatan syuting hari itu yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 15.00 terlihat banyak manfaat yang bisa diraih terutama bagi para siswa, bahwa mereka belajar mengasah mental untuk berani menunjukkan kemampuannya dihadapan banyak orang dan berani mengeluarkan ide-ide kreatif dalam proses pembelajaran.

Kadis di 7.4 Lumix13Mei1347 Lumix13Mei1348 Lumix13Mei1350 Lumix13Mei1360 Lumix13Mei1365 Lumix13Mei1376

 

2.Kultum Jumat

Kegiatan ini sudah cukup lama kami lakukan di sekolah dimana setiap pagi mulai pukul 07.15 hingga pukul 7.55 selalu dilakukan kultum bagi para siswa secara bergantian untuk belajar berani tampil di depan orang banyak menyampaikan materi dakwah islami bagi para siswa lainnya. Kegiatan tersebut kami lakukan lapangan upacara, dimana setiap kultum dilakukan sekitar 2-3 orang mendapatkan giliran untuk berceramah. Kegiatan ini diharapkan bagi tumbuhkembangnya keberanian yang tinggi bagi siswa untuk bersosialisasi nantinya di masyarakat. Disamping itu bagi siswa yang mendengarkan juga belajar untuk menghargai siswa yang sedang tampil di depan.

Kultipul14

Foto Kultum SMPN 14 Depok di Repblika Online

 

3. Education Game

Beberapa bulan terakhir di pelajaran IPS khususnya untuk kelas 7 dan 9 sudah dikembangkan model pembelajaran Kooperatif yang dikemas dengan gaya Education Game dengan memanfaatkan TIK sebagai medianya, semisal Pakpikpok Edu Game dan BDS Edu Game. Dari hasil pelaksanaannya di beberapa kelas terlihat manfaat yang cukup besar bagi munculnya rasa tanggung jawab dari para siswa baik terhadap diri sendiri maupun terhadap kelompoknya, semangat kerjasama, menanamkan rasa toleransi, menerima kelebihan orang lain, mengapresiasi keberhasilan orang lain, merespon kegagalan dengan cara yang positif, meningkatkan kemampuan bersosialisasi dalam miniatur masyarakat lewat kerjasama kelompok, kemampuan dalam mengambil keputusan secara cepat dan tepat dan lain-lain.

 

4.Membuat Lagu Parodi Untuk Pembelajaran

Pada beberapa momen pembelajaran terutama mata pelajaran IPS saya terkadang membuat lagu-lagu parodi sebagai theme song bagi sebuah inovasi pembelajarn yang akan berlangsung. Sebagai contohnya di Pakpikpok Edu Game dan BDS Edu Game, dimana dengan hadirnya theme song tersebut para siswa terlihat begitu enjoy mengikuti pelajaran dan mereka bahkan berani mengeksplore kemampuan dalam bernyanyi maupun berjoget, sehingga kecerdasan kinestetis dan musikal sungguh berperan disini.

 

Videonya cara membawakan lagu tersebut bisa dilihat di tautan berikut:

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=qIwDG0YNvzk#!

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=Bxb9kTtnVq4

5.Pentas Seni di Sekolah & TVRI

Kegiatan pentas seni di sekolah kami kerap kali kami lakukan sebagai sarana pembuktian bagi para siswa untuk menunjukkan bakat terpendam yang selama ini belum sempat tersalurkan. Di momen ini para siswa dapat dengan leluasa mempertunjukkan bakat dan minatnya terhadap suatu bidang seni semisal Seni: Vokal, Tari, Dance, Puisi, Bela Diri, Stand Up Komedi, Presenter, dll. Ajang ini merupakan sarana yang paling populer di sekolah-sekolah untuk mengisi jeda di sela-sela padatnya jadwal belajar di sekolah.

Kegiatan pentas seni yang telah kami lakukan juga coba dikembangkan dengan tampilnya beberapa perwakilan sekolah ke beberapa tempat di luar sekolah semisal di Ajang Lomba yang diselenggarakan oleh sekolah lain termasuk saat Tim Marawis dan Vokal Grup sekolah kami tampil di sebuah acara kreasi remaja di TVRI beberapa waktu yang lalu.

Lumix28mei131 Lumix28mei132 Lumix28mei133 IF IF

 

6.Sosial Media di Geschool

Hadirnya berbagai situs jejaring sosial semisal Facebook dan Twitter ternyata juga menginspirasi orang Indonesia juga turut membuat situs sejenis semisal geschool.net. Jejaring sosial bidang pendidikan itu berpusat di Yogyakarta dan setelah mengenal situs tersebut, maka beberapa bulan yang lalu kami sudah mewajibkan seluruh siswa dan juga para guru untuk memiliki akun di geschool sekaligus sebagai sarana peningkatan kemampuan akademis bahkan non akademis. Mengapa non akademis? Ya, karena dengan aktif di geschool para siswa dapat mengembangkan kemampuan berbagi ilmu dengan sesama siswa di seluruh Indonesia, belajar menyalurkan bakat menulis artikel pendidikan dengan mengisi blog yang telah disediakan bagi anggota geschool, serta menuangkan ide-ide kreatif yang dapat dishare ke teman-teman di geschool tersebut.

Salah satu siswa kami, Feby Dwi Kurnia telah berhasil menjadi Magister pertama di Indonesia, sebuah bentuk pangkat yang cukup tinggi yang merupakan apresiasi dari pengelola geschool kepada para siswa yang telah aktif di situs tersebut.

 

Video presentasinya bisa dilihat dibawah ini:

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=8whUGoOj_4M

 

7. Karya Ilmiah Remaja

Kegiatan lainnya yang juga sangat bermanfaat besar bagi tumbuhkembangnya kemampuan non akademis para siswa adalah kegiatan KIR, dimana mereka melakukan penelitian sederhana terkait Pengaruh Pemberian Reward dan Punishment terhadap Motivasi Belajar mereka sebagai siswa. Setelah beberapa bulan melakukan penelitian dengan menggunakan berbagai instrumen, angket dan kegiatan pembuatan laporan hasil KTI dari ekskul KIR tersebut, diperolehlah kesimpulan bahwa variabel Reward dan Juga Punishment secara simultan telah mampu meningkatkan motivasi belajar para siswa. Bahkan hasil penelitian para siswa KIR tersebut telah disosialisaikan kepada pihak sekolah semisal Guru BK, Pembina OSIS, Pembina KIR, serta kepada seluruh warga sekolah yang tentunya hasil penelitian tersebut dapat dijadikan salah satu kebijakan populer yang idealnya dipertahankan dan bahkan ditingkatkan oleh pengelola sekolah.

Lumix28mei134 Lumix28mei135

Demikianlah ulasan dari saya terkait kegiatan nyata di sekolah kami terutama dalam rangka sebagai upaya untuk memantik atau memicu terjadinya peningkatan prestasi non akademis siswa kami di sekolah.

Salam Non Akademis!

www.taufikibrahim.wordpress.com

2,525 total views, 2 views today

Tagged with:

Harap login untuk Vote UP postingan ini.

Comments (5)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar