17

Para Juara itu telah dan akan Mendapat Giliran (lagi) (+6)

Urip Rukim November 21, 2013

Tahun 2008 kami beruntung mendapatkan kesempatan mendapat penghargaan sebagai guru yang memiliki blog yang dianggap bersifat edukatif dari kemdikbud (ketika itu masih depdiknas). Saya sendiri tidak menduga bakal dapat undangan untuk presentasi di depan juri, bahkan karena sudah tak perduli lagi kiriman surat elektronik pun terbaca 40 jam sebelum saya harus presentasi itu. Dan tidak terduga juga saya bertemu 2 rekan guru yang senang nge-blog yang sudah saling kenal sebelumnya lewat blog walking. Setelah presentasi kami semua pasrah tetapi tetap senang, karena kami bertiga sudah pasti menang hanya urutannya saja yang belum tahu 🙂 .

Cerita keberangkatan saya dari Yogyakarta menuju Jakarta. Saya berangkat dari Yogyakarta menggunakan bis, serasa gamang karena belum menyiapkan bahan presentasi dengan baik, terburu-buru karena saya telat membaca surat undangannya. Oh ya ketika itu saya memang sedang belajar di salah satu kampus di Yogyakarta. Dan kegamangan saya menjadi-jadi karena pada saat bersamaan dengan hari di mana saya harus presentasi saya harus mengikuti ujian tengah semester satu mata kuliah. Namun agak sedikit lega saya bisa mendapatkan ijin dari sang dosen, meskipun di kemudian hari mata kuliah inilah yang menyebabkan wisuda saya harus mundur beberapa bulan karena adanya miskomunikasi dengan sang dosen tadi dan nilai mata kuliah tersebut tertahan. Tapi itu semua “terbayar” karena saya sudah pasti mendapat “nomor” untuk sebuah lomba yang saya pikir tidak akan datang kedua kalinya.

Kembali ke cerita kekagetan saya saat menjelang presentasi di depan juri. Saya berangkat sore hari dan sampai Jakarta pagi hari, belum lagi dari terminal bisa ke tempat acara cukup memakan waktu. Praktis sampai tempat acara saya agak telat. Bahkan rekan saya sudah siap ditempat presentasi dan satu lagi sedang presentasi di ruang tertutup, jadi yang saya temui ketika itu hanya satu rekan saya yang sedang menunggu giliran presentasi, yang juga saya kenal secara on line selama ngeblog lewat saling kunjung di blog dan saling beri komentar. Senang sekali ketemu orang yang sebelumnya belum pernah ketemu, seperti ketemu teman lama dan langsung akrab. Teman saya ini akhirnya menyusul saya mendapatkan anugerah Acer Guraru Award 2012. Dia-lah Dedi Dwitagama.

Lanjut cerita presentasi tadi. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya giliran Kang Dedi dipanggil untuk mempresentasikan diri, dan saya lebih terkejut lagi setelah Kang Dedi dipanggil, keluar dari ruang presentasi itu malah rekan se-kampung saya di Kalimantan Tengah, dia adik tingkat saya semasa kuliah meskipun beda program studi, jelas saya mengenalnya dengan baik. Ia dikenal gaya bahasanya yang khas ketika ngeblog. Rupanya dia juga gak tahu kalau saya juga diundang oleh panitia lomba blog. Akhirnya kami banyak cerita ngalor-ngidul. Dia-lah salah satu finalis Acer Guraru Award 2013, Rudy Hilkya.

27102008043

Tiga Sekawan Blogger WordPress.com 2008
kika ~ Rudy Hilkya, Urip Kalteng, Dedi Dwitaga

Begitu selesai presentasi, kami ngobrol sesaat, keakraban kami bertiga semakin bertambah rasanya. Suprise banget. Akhirnya saya dan Mr. Rudy dijamu oleh Kang Dedi untuk diajak jalan-jalan keliling Jakarta dan akhirnya mampir ke sekolahnya (ketika itu Kang Dedy Kepala SMKN 3 Jakarta). Setelah dari SMKN 3 Jakarta kami sepakat sore itu untuk langsung menuju ke TMII untuk menyaksikan pengumuman urutan juara-nya. Karena sudah pasti kami bertiga-lah sebagai juaranya, kami sangat menikmati perjalanan meskipun macet dan sedikit ngantuk. Lengkap sudah kebahagiaan saya ketika itu dan bangga bahwa ngeblog ketika itu membawa berkah bisa saling ketemu. Untuk diketahui dengan Rudy meskipun satu daerah saya nyaris tidak pernah ketemu terakhir ketemu saat masih aktif kuliah (sekitar 1992-1995). Seringnya ketemu ya saat ngeblog, karena hanya blog-lah yang dapat mempertemukan kami termasuk dengan Kang Dedi. Maklum ketika itu situs jejaring sosial baru lahir dan saya belum mengenalnya.

Acara pengumuman di gelar dengan cukup meriah di TMII. Saat pengumuman juara untuk kategori blog edukatif kami pun saling pandang dan saya tidak ada rasa dag-dig-dug lagi sebab siapapun yang akan jadi juara tidak lain adalah rekan sendiri, teman sendiri, saudara sendiri. Dan akhirnya nama saya disebut lebih dahulu yang artinya saya juara ke-3, berikutnya nama Kang Dedi yang dipanggil, dan nama Rudy yang terakhir dipanggil, kami pun saling beri ucapan selamat. Juara ke-3 saya, juara ke-2 Dedi Dwitagama, juara ke-1 Rudy Hilkya. Puas tanpa sedikitpun saya iri dengan dua rekan saya tadi, karena saya merasa kami bertiga beruntung bisa bertemu di ajang yang cukup bergengsi, lomba blog edukatif tingkat nasional untuk pertama kalinya di Indonesia. Kami beruntung dapat bersaing dengan blog-blog guru se-indonesia yang pada tahun 2008 jumlahnya tidak sebanyak sekarang. Untuk diketahui lomba blog edukatif kali itu berbeda teknik dan cara penilaiannya. Kami tidak pakai mendaftarkan diri, tetapi pihak panitialah yang memilih kami hingga kami diundang untuk mempresentasikan sesuatu. Saya katakan sesuatu karena kami tidak tahu apa yang harus kami presentasikan.

Selesai acara saya dan Mr. Rudy menginap di kediaman Kang Dedi karena sudah larut malam dan keesokan harinya saya dan Mr. Rudy mesti balik ke tempat bertugas, saya pulang ke Yogyakarta naik kereta api dari Stasiun Jati Negara dan Rudy menuju Bandara di Cengkareng dengan tujuan Palangkaraya – Kalteng.

awardd

Tiga Sekawan Blogger WordPress.com 2008
Juara Lomba Blog Edukatif 2008 Depdiknas

Saya pikir inilah berkah berbagi lewat tulisan di blog. Saya ngeblog sejak Agustus 2006, dan 2008 mendapat penghargaan yang sebelumnya tidak pernah kami pikirkan. Waktu berjalan, 2009 tidak ada lomba blog edukatif lagi, namun 2010 ada lagi dan saya berharap untuk ikut serta dalam lomba yang sama dengan penyelenggara yang sama pula mendaftarkan blog yang tidak berbeda blog urip.wordpress.com. Kali itu pemilik blog harus mendaftarkan diri dan tentu saya berharap menang 🙂  lagi meskipun saya pesimis karena blog lain jauh lebih bagus dari blog saya dan memenuhi kriteria lomba. Lomba kali itu mempersayartkan macam-macam termasuk kelengkapan ini itu yang melekat pada tugas keguruan, sementara blog saya hanya berisi pengalaman mengajar sehari-hari dengan memanfaatkan software dan komputer saja. Sambil menunggu pengumuman saya mendapati link ada lomba blog lain yang menurut saya jauh lebih bebas konten-nya dan saya merasa inilah lomba blog yang cocok dengan visi saya, berbagi dengan memanfaatkan TIK. Lomba blog dengan sebutan Acer Guraru Award. Kebetulan pelaksanaanya berbarengan dengan acara kopdar blogger se-indonesia (Pesta Blogger) tahun 2010.

Ketika itu saya hanya memantau lewat lini masa facebook dan twitter karena tidak dapat menghadiri acara Pesta Blogger itu. Tapi belum juga saya mendapat kabar dari lini masa itu saya mendapat sms dari sesama rekan blogger yang hadir pada Pesta Blogger 2010. Blog saya terpilih dan beruntung menjadi satu-satunya blog guru yang mendapat anugerah Acer Guraru Award untuk pertama kalinya tahun 2010. Tahun 2011 giliran saya bersama tim juri Acer Guraru Award harus menilai blog guru yang pantas mendapatkan ganjaran Acer Guraru Award 2011. Ah tak disangka ternyata sang juara juga saya sudah kenal sebelumnya, bahkan pernah kopdar ketika saya mengikuti lomba blog 2008 tadi. Dialah Agus Sampurno peraih anugerah Acer Guraru Award 2011 yang juga adik Kang Dedi. Untuk tahun 2011 dipilih juga 2 blogger guru untuk mendapat penghargaan khusus (Pak Wijaya Kusuma Guru di Jakarta dan Pak Sawali Tuhusetya guru di Jawa Tengah) Tahun 2012 pun Kang Dedi mendapatkan kesempatan menjadi juara mendapat Acer Guraru Award 2012 ditemani 2 blogger guru peraih penghargaan khusus (Bu Amiroh Adnan (Jawa Timur) dan Pak Yusrizal Panjaitan di Sumatera Utara). Jadi tahun 2012 ini adalah tahun milik Guru SMK… 😀 karena semua rekan tersebut semuanya mengajar di SMK.

Selamat untuk ketiga finalis Acer Guraru Award 2013, anda-lah sang juara tahun ini. Karena Saudara bertiga sudah dipastikan “mendapat giliran” maka saya berani cerita di sini. Untuk rekan guraru lain, tahun berikutnya GILIRAN anda, tetap menulis dengan semangat 🙂

Salam Guraru, dari tengah belantara Kalimantan Tengah.

Comments (17)

  1. Untuk kita ketahui bersama, tahun ini penjurian Acer Guraru Award tidak melibatkan “pihak luar”, jadi saya tidak terlibat dan tidak tahu menahu soal itu teknik dan sistem penjurian. Menurut pemikiran saya ada kombinasi antara aktivitas ber-bloging ria, dan juga aktivitas di media sosial lainnya, serta konten, dan mungkin juga mempertimbangan keterwakilan zona wilayah. Untuk tahun sebelumnya komposisi juri lebih banyak dari pihak pengelola guraru dengan pertimbangan-pertimbangan di atas. Termasuk aktivitas off line guraru selama masa penilaian jadi semua jelas dan fair. Kecuali Acer Guraru Award pertama mutlak yang dinilai sepertinya hanya konten blogging tanpa melihat altivitas di media sosial dan off line. Ini pengalaman saya dulu. Jadi tidak ada pengaruh konco-isme loh 😀 Kita akan buktikan hari Sabtu nanti, dan sampai jumpa di Kopdar Guraru Pertama, semoga akan ada kopdar kedua dan ketiga dan seterusnya.

  2. Subhanallah. Luar biasa pak Urip, pak Subhan benar. Kata-kata yg menyejukkan ini sungguh amat kami perlukan untuk siraman guru bangsa setiap saat, paling tidak di website Guraru ini. Baru kali ini saya mendapat kesempatan untuk ikut membaca.

    Beribu maaf saya sampaikan pada Guraru, mungkin pertemuan nyata kita, khususnya saya ya pada Sbt bsk itu. Minta doanya Insya Allah saya hrs sgr pindah sementara ke Amerika karena diterima menyebarkan bahasa Indonesia di sana, maksudnya menulis perangkat pendidikan IT dlm 2 bhs, alhamdulillah. Sebenarnya sy bisa sd usia 75 thn, namun mau lht2 dulu. Krn sdh terbiasa ngeblog, maka sharing online Guraru Insya Allah tetap sy lanjutkan, krn ini smua yg kulakukan mrpkn tugas mulis smp akhir hayat utk bangsa Indonesiaku tercinta. Selamat beraksitivas, salam perjuangan utk dunia akherat, amin YRA.

  3. Amin YRA. Terima kasih pak Urip. Guraru, pendidikan di negara kita msh banyak yg hrs dibenahi, ditingkatkn. Lbh baik obyektif dibanding subyektif, dg menggunakan KALBU yg bersih, utk mengatur RASIO, shg kita sll aman, Insya Allah dunia akherat. Marilah melangkah dg tegap menghadapi sgl tantangan dan tak tergoyahkan oleh apapun, amin. Perjuangan blm selesai, bahkan mungkin baru selangkah. Ayo semangat.

  4. Amin YRA. Thx so much pak Wijaya dan pak Ramdhan. Pak Ramdhan masih muda, ayo bhs Inggrisnya juga disambi ya, sy akan coba upy mencari terobosan, Insya Allah bermanfaat bagi Guraru, anak cucu. Sy akan sharingkan apapun dari Amerika, presiden Obama amat senang dg orv Indonesia. Putriku di sana managerapple, sy dpt job IT education in 2 language. Mantuku pemrogram game pendidikan kids di sana, Insya Allah dr sana sy dpt proses online terus dg Guraru. Insya Allah pak Ramdhan dpt ke sana siapa tahu, ada perguruan tinggi no. 3 di dunia di dkt sana. Smua kita pasrahkan Allah SWT, kita berdoa dan berjuang. Salam sukses sll. Saya sdh ikuti jejak bpk di kompasiana, hehehehe.

  5. Amin YRA. Thx so much pak Wijaya dan pak Ramdhan. Pak Ramdhan masih muda, ayo bhs Inggrisnya juga disambi ya, sy akan coba upy mencari terobosan, Insya Allah bermanfaat bagi Guraru, anak cucu. Sy akan sharingkan apapun dari Amerika, presiden Obama amat senang dg org Indonesia. Suami bisa dpt dana pensiun skitar 6 juta per bln, dpt rmh dikembalikn jika meninggal ato kembali ke Indonesia. Putriku di sana manager apple incorporation, sy dpt job IT education in 2 language. Mantuku pemrogram game pendidikan kids di sana, Insya Allah dr sana sy dpt proses online terus dg Guraru. Insya Allah pak Ramdhan dpt ke sana siapa tahu, ada perguruan tinggi no. 3 di dunia di dkt sana. Smua kita pasrahkan Allah SWT, kita berdoa dan berjuang. Salam sukses sll. Saya sdh ikuti jejak bpk di kompasiana, hehehehe.

  6. Kisah sejarah blogger handal yang membuat kami semakin semangat untuk menulis dan berbagi,
    terima kasih Pak Urip 🙂 atas bimbingan motivasinya. Mohon do’anya ya … amiin
    Bunda Etna semoga tetap ikhlas sehidup semati …..selamat berbagi di Amrik …

  7. Bunda Etna… Jika nanti lama di Amerika…jangan lupa dengan lagu wajib “Tanah airku”. Tanah airku tidak kulupakan, kan terkenang selama hidupku, biarpun saya pergi jauh…tidak kan hilang dari kalbu…tanah ku yang kucintakan, engaku kuhargakan. Begitulah Dr Merlyna (orang Indonesia buangan jadi rebutan dan luar biasa di Amerika) dan ketika di Kick andy beliau menyanyikan lagu ini, wah bangga sekaligus haru mendengarnya, semoga patriotik tetap kuat bu. http://www.youtube.com/watch?v=I3dgwdi8Rbo

  8. itu foto saat saya masih berusia 35 tahun, berangkat ke jakarta masih berharap sangu dari koperasi sekolah 😀 oh ya jangan lupa penghubung kita Pa Hendro Pustekkom, orang yang ramah dan sabar
    Kayaknya lusa ini reunian atau nostalgia dengan Kang Dedi, Pak Agus Sampurno di kantin Acer hehehe

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar