0

IN 2 PKB POKJAMM 017 WAJO (0)

@ahysholih November 2, 2021

Setelah berlangsung pembukaan PKB POKJAMM 017 sekaligus IN 1 di MTs. As’adiyah No. 3 Atapange pada Ahad, 24 Oktober 2021 serta praktek mengajar di madrasah masing-masing lewat program ON 1, kini giliran MTs. DDI Paria sebagai tuan rumah penyelenggara IN 2, pada Senin kemarin 1 November 2021.

Pengalaman IN 1, membuat tuan rumah lebih menyiapkan diri. Sebagai sekretaris POKJA, selain mengingatkan peserta agar segera merampungkan ON 1 dan segera melaporkan kegiatan masing-masing lewat absensi digital online, beliau berinisiatif mengecek kehadiran peserta lewat permintaan “daftar liat yang siap ikut kegiatan” yg dibagikan secara daring via WAG.

Keesokan pagi, aku lebih awal bergerak dengan skuterku dari sebelumnya sebab pada pembukaan nyaris terlambat dari jadwal yang ditentukan, namun namanya Indonesia yang belum bisa disiplin waktu, ketika itu aku hanya menjumpai di ruangan pihak tuan rumah, bpk pengawas yang bertindak sebagai pihak dari kemenag yang akan membuka kegiatan kami serta didapuk menyampaikan materi “Moderasi Agama” serta Fasilitator Daerah (FASDA) seorang rekan guru yang telah mengikuti pelatihan.

Aku tiba di lokasi sekitar menjelang pkl setengah delapan pagi. Tidak lama berselang setelah memarkir kuda besi tungganganku, para santri tuan rumah berhamburan ke lapangan untuk upacara bendera hari Senin. Cukup banyak juga mereka sebab MTs & MA satu kompleks mengikuti kegiatan tersebut bersama-sama. Sempatlah aku abadikan dan bagikan ke WAG satminkalku sekedar info & motivasi sekiranya mereka bisa juga segera melakukan hal yang sama. Tak lama kemudian kuterima dokumentasi balasan bahwa mereka pun sudah melaksanakannya meski pesertanya tak sebanyak madrasah tempatku kini berkunjung.

Pandemi memang sempat merenggut kebebasan insan pendidikan melakukan tatap muka pembelajaran. Alhamdulillah, perbaikan penanganan pencegahan penularan pandemi oleh pemerintah setempat terbilang cukup sukses sehingga madrasah di wilayah kami sejak September 2021 telah PTM terbatas bahkan sebulan terakhir sudah agak longgar, kegiatan olahraga sudah bisa outdoor, lomba olahraga seni & keagamaan dalam rangka memperingati hari Santri di tempat saya berada sekarang pun sukses tanpa berita yang dikhawatirkan semacam timbulnya klaster yang ramai diberitakan di media belakangan ini.

Pada saat amanat pembina upacara, kedengaran bpk kepala MA yang kena giliran menyampaikan wejangan kpd para santri, satu yang teringat yaitu pentingnya sarapan sebelum ke madrasah sebab beliau mendapati ada sebagian siswa yang mengeluhkan gangguan pencernaan ketika PBM berlangsung & hal tersebut cukup menganggu kegiatan tsb.

Tak lama kemudian peserta tiba diikuti FASDA, meski agak telat dari jadwal yang disepakati tapi tak masalah, namanya aja Indonesia budaya ngaret belum bisa ditinggalkan.

Kegiatan dimulai sekitar setengah sembilan dengan target rampung sebelum dhuhur. Persiapan tuan rumah cukup ciamik, sebelum kegiatan serius kami dipersilahkan sarapan dulu. Sokko pipi, pengganan lokal terbuat dari beras ketan yang dimasak setengah matang kemudian dibungkus daun pisang dibentuk mirip limas segiempat yang dibakar kemudian dihidangkan dengan sambal. Nyamanna. Indahnya kebersamaan dengan teman sejawat, manre sipulung ditutup dengan minum tuak manis made in Limpomajang, kelurahan sebelah, tetangga Paria, lokasi ponpes yang kini kami kunjungi.

Setelah rehat sejenak, kegiatan dimulai dengan pengantar dari Fasda sambil mempersilahkan peserta menyampaikan unek-unek seputar pengalaman di ON 1. Aku berinisiatif mengemukakan sendiri apa yang telah kualami.

Tak lama kemudian, kegiatan berlanjut masi seputar “Himpunan” tapi kali ini kami akan kerja kelompok mengerjakan LKPD 3 & 4 seputar Operasi himpunan antara lain Irisan, Gabungan, serta Bagian dll.

Aku kembali ke kelompok awal ketika IN 1 tanpa mengubah formasi anggota meski di kelompok lain terjadi perubahan personil. Setelah mengeluhkan kesulitan mengarahkan siswa kerjasama siswa pada ON 1, saya yang didapuk sebagai ketua kelompok berinisiatif mengaktifkan semua anggota, jadilah saya seorang juru tulis yang rajin mengkonfirmasi ke teman kelompok sebelum menulis jawaban dari instruksi di LKPD.

Setelah selesai, lagi-lagi teman-teman memberiku kesempatan untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok kami berupa gambar diagram Venn operasi himpunan, kelompok kami kebetulan membahas Irisan.

Menjelang siang, tuan rumah mempersilahkan lunch secara prasmanan. Nasi putih hangat berikut lauk pauk menggugah selera berjejer diatas meja kami santap siang itu dengan penuh Sukacita.

Selepas mengisi perut, kami lanjutkan kegiatan kelompok mengerjakan LKPD 4 berisi pengerjaan soal penyelesaian operasi 3 himpunan sekaligus yang dinyatakan dalam diagram Venn. Lagi, teman-teman kembali mendaulatku untuk membacakan salah satu hasil kerja kelompok sebagai penutup kegiatan kali ini.

Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar & InSyaa Allah, IN 3 akan diselenggarakan selanjutnya kembali ke lokasi pembukaan sebagai tuan rumah meskipun sempat bercanda ke teman yang lain siapa berani menjadi tuan rumah kegiatan IN selanjutnya.

Sampai jumpa di kegiatan IN selanjutnya. Yassiwajori decengnge. Jazaakumullahi khairan katsira kpd segenap pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini.

Tagged with: , ,

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar