6

Ngeblog Cerdas dan Asyik (Masih Tentang TWC#2) (+4)

Yunis Andriani July 17, 2013

Aktivitas tulis menulis didunia maya melalui blog pribadi berkembang dan digunakan oleh berbagai kalangan termasuk dalam dunia pendidikan. Walaupun jumlah blogger dari kalangan pendidik belum bisa dikatakan banyak dari jumlah guru yang besar ditanah air ini,tetapi keberadaan guru ngeblog ini memberikan warna tersendiri dalam dunia pendidikan.  Bebrbagi kisah suka duka sebagai pendidik, Keberhasilan dalam pembelajaran, tips dan trik khusus khas guru, sampai hal-hal kecil yang menggelitik namun penuh hikmah.

Menulis bagi sebagian guru adalah hal yang sulit , perlu motivasi yang kuat untuk memulai, seperti yang dialami oleh Bu Nunung Nuraida , aktivitas menulisnya sebanarnya  dimulai kegiatan koresponden atau surat menyurat ketika masih remaja walaupun kegiatannya ini pernah membuatnya “trauma” karena tidak dibalas  oleh teman korespondensinya.  Cukup lama beliau mogok menulis, hingga era internet membangunkan kembali kesenangannya menulis yang sempat tertidur panjang.

Ngeblog asyik yang dilakoni oleh bu nunung dengan menuliskan hal-hal keseharian memberikan semanagat dan energi tersendiri untuk terus menulis, terutama saat melihat grafik pengunjung yang merespon tulisannya.  Respon positif dan negatif ditanggapi beliau dengan lapang dada dan cerdas.

ASAP (As Soon As Possible) atau sesegera mungkin, merupakan hal yang beliau pegang dalam menulis.  Menulis dengan segera apa-apa yang dilihat dan dipikirkan sebelum lupa dan hilang. Dengan bersegera menuliskan begitu ada ide, merupakan salah satu cara untuk mengatasi kesulitan mengawali tulisan. Menurut beliau, menunda menulis, berarti menumpuk kemalasan.  Dengan respon yang disampaikan oleh pengunjung blog  beliau bu nunung merasa kaya dengan wawasan dan  belajar dari kisah dan pikiran orang lain yang pro ataupun kontra dengan tulisannya.  Walaupun bu Nunung pernah merasa “khilaf” dalam menulis diblog, tetapi beliau memperoleh banyak pelajaran untuk berhati-hati dalam menulis, sebelum dipublikasikan.

 

Motivasi dan inspirasi yang sama disampaikan oleh Mas Bhayu Sulistyawan, Guru muda yang humoris ini produktif menghasilkan tulisan-tulisan di blog nya. Tulisannya tidak melulu tentang dunia pendidikan, tetapi juga hal-hal yang menarik perhatian dan yang hangat dibicarakan oleh orang banyak. Bahkan sampai masuk ke ranah politik dan pemerintahan. Mas Bhayu tidak hanya memanfaatkan blog untuk memposting tulisannya tetapi juga untuk kegiatan belajar mengajar dan berkomunikasi dengan siswanya.

Banyak hal yang didapat oleh Mas Bhayu dengan aktivitasnya sebagai blogger aktif yang mempunyai cukup banyak blog ini, seperti kemudahan yang didapat dalam profesinya sebagai guru, bahkan menurut penuturannya beliau ditawari menjadi salah satu pengajar di lembaga pendidikan yang sekarang beliau menjadi salah satu  staf pengajarnya, akibat aktifitasnya sebagai blogger.

Menulis di blog juga menjadi salah satu cara untuk memotivasi siswanya untuk juga menjadi blogger.  Bahkan salah satu siswanya yang semula “malas” belajar dan  mengerjakan tugas, berubah, ketika ditawari menulis di blog.  Bahkan tulisan siswa tersebut selalu dinanti oleh para gurunya.

Inspirasi dari seorang teman,yang mengatakan bahwa menulis cara mengukir sejarah kita sendiri,  membuatnya  bertekad untuk terus menulis  dan berbagi dengan tulisan. Karena ia ingin mengukir sejarah kehidupannya, paling tidak  anak cucunya mengenal siapa leluhurnya, melalui tulisannya.

Sejarah peradaban manusia dikenal karena adanya aksara-aksara yang terangkai menjadi kata bermakna dan menceritakan banyak hal, kita belajar melalui tulisan, kitab suci yang dijadikan pedoman dan penuntun hidup  umat beragama pun berupa tulisan.  Orang-orang besar yang telah berhasil mempengaruhi wajah dunia pun kita ketahui karena tulisan.  Penulis akan tetap abadi melalui tulisan-tulisannya, walalupun sosok fisiknya sudah tak ada. Maka mengapa tidak memulai untuk menulis ?

 

 

 

 

Comments (6)

  1. Terimakasih ibu yunis andriani telah berbagi. Tetap semangat ya bu menulisnya dan selamat berkarya.

    Pak Wijaya : Ayuk pak.

    Pak Cekgirizal : Tidak masalah pak mau guru produktif maupun yang lainnya. Mengenalkan blog bisa diterapkan pada materi apasaja, yang terpenting bisa mengemasnya.
    Misalnya : Di dalam proses pembelajaran bapak bisa live pembelajarannya langsung online. Materi pembelajaran bapak sudah disiapkan dan ada di blog bapak tentang materi yang mau diajarkan (produktif). Ajak peserta didik agar memiliki blog untuk media pendidikan mereka. Bapak bisa menugaskan peserta didik untuk menulis meresume pembelajaran bapak (produktif) di blog-nya masing-masing setelah pembelajaran selesai (ini bisa sebagai tugas). Melalui blog juga…anak-anak dapat mengirimkan tugas-tugas mereka ke bapak. Informasi tentang kemajuan dan laporan pembelajaran bapak juga dapat disampaikan melalui blog. Mari pak, ajak anak-anak kita ngeblog. Ngeblog untuk memajukan pendidikam di Indonesia. Belajar bersama dan berbagi.

    Salam hormat…,

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar