1

Multi Teaching Resources (0)

nanang kurniawan, s.pd May 14, 2015

Based on : Pengalaman Pribadi Penulis

Konsep ini sudah penulis terapkan sejak awal tahun 2014 dengan melalui tahapan perbaikan dan pengembangan”

Berikut penulis sajikan mulai dari dasar pemikiran sampai kepada aplikasi / penerapan konsep “Multi Teaching Resource

 

Saat ini teknologi merupakan konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian, serta bagaimana ia dapat memberikan pengaruh pada kemampuan manusia untuk mengendalikan dan mengubah sesuatu yang ada di sekitarnya. Dengan perkembangannya, teknologi yang diciptakan (Hardware atau Software) dalam dunia pendidikan khususnya kegiatan pembelajaran di dalam kelas dimanfaatkan sebagai Media untuk menyampaikan materi pembelajaran.

Kata media berasal dari bahasa latin medius  yang secara harfiah berarti ‘tengah’, perantara atau ‘pengantar’.  Khusus dalam bidang pendidikan, Association for Educational Communications and Technology (AECT) mendefinisikan bahwa “media adalah segala bentuk yang digunakan untuk menyalurkan informasi.”  Jadi apapun bentuknya bila dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dapat disebut dengan media. Dengan demikian pemanfataan teknologi di dalam kelas dapat dikategorikan sebagai Media Pembelajaran.

Media pembelajaran menurut Anderson “sebagai media yang memungkinkan terjadinya interaksi antara karya seorang pengembang mata pelajaran dengan siswa atau sasaran”. Adapun interaksi yang dimaksud di atas adalah  terjadinya suatu proses belajar dalam diri peserta didik pada saat menggunakan media misalnya menggunakan CD materi pembelajaran dan membaca modul.

Demikian halnya pembelajaran di dalam kelas, interaksi dapat diciptakan ketika seorang Guru mampu memanfaatkan beraneka ragam dan sebanyak mungkin sumber daya atau sarana dalam bentuk media dan peralatannya dengan tujuan agar materi pembelajaran dapat disampaikan kepada peserta didik secara maksimal yang kemudian dikenal dengan istilah “Multi Teaching Resources”.

Prinsip pengembangan konsep pembelajaran seperti ini adalah kegiatan pengajaran berbasis tujuan dan dapat dikendalikan (purposed dan teaching controlled). Sehingga memudahkan seorang Guru dalam memilih dan menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik.

Pemanfaatan beragam media pembelajaran meliputi dua hal yaitu ; Teaching Resource by Utilization dan Teaching Resource by Design.

1. Teaching Resource by Utilization

Merupakan cara pemanfaatan media pembelajaran yang sudah ada/tersedia meliputi satu atau dua perangkat teknologi (hardware dan software) atau paduan antara keduanya dan sengaja digunakan Guru untuk menyajikan materi pembelajaran di dalam kelas. Salah satu bentuk nyata pengembangan dan modifikasi perangkat teknologi tersebut adalah “Remote Desktop”, artinya layar desktop pada laptop yang terhubung ke proyektor dapat dikendalikan dengan perangkat lainnya.

Menyajikan materi dengan teknik ini memudahkan Guru menjelaskan materi sambil berjalan mendekati setiap peserta didik di dalam kelas karena materi pembelajaran yang disajikan pada laptop dapat diremote atau dikendalikan dari jarak jauh. Dengan demikian kegiatan belajar mengajar di dalam kelas menjadi atraktif dan juga dapat menarik perhatian peserta didik.

 

Perangkat keras dan lunak yang diperlukan untuk “Remote Desktop” sebagai berikut

  1. Laptop/notebook
  2. Proyektor dan screen
  3. Smartphone dengan OS Android
  4. WiFi atau Hotspot Portable
  5. Software Ultra VNC dan VNC Viewer

remote dekstop

2. Teaching Resource by Design

Merupakan cara pemanfaatan media pembelajaran yang sengaja dirancang oleh Guru sendiri dan digunakan sebagai media pembelajaran untuk kegiatan pengajaran di dalam atau di luar kelas. Tidak hanya untuk kepentingan Guru, media pembelajaran yang dibuat dapat pula dimanfaatkan oleh peserta didik untuk belajar mandiri dan belajar di dalam kelas. Banyak media pembelajaran yang dapat dibuat oleh Guru, tetapi karena kendala waktu dan biaya maka perlu dipertimbangkan secara baik media pembelajaran seperti apa yang harus dibuat dan dapat dimanfaatkan Guru untuk menyajikan materi pembelajarannya. Dengan beragamnya media pembelajaran, Guru dapat lebih leluasa memilih cara yang tepat untuk menyampaikan materi pembelajaran.

Pada kesempatan ini penulis membuat 4 contoh media pembelajaran untuk kelas 7 pada tingkat SMP/MTs yang sengaja dibuat untuk melengkapi laporan karya inovasi ini. Ketiga contoh media pembelajaran tersebut dirancang berdasarkan tujuan pembelajaran (sk dan kd) yang terdapat pada kurikulum KTSP.

Media pembelajaran yang dibuat :

  1. Modul Pembelajaran
  2. CD Materi Pembelajaran
  3. Blog TIK, dan
  4. Tes/soal berbasis Flash (offline) dan Web (online)

 


Penerapan Inovasi dalam Pembelajaran

1. Teaching Resource by Utilization

Remote Desktop dapat diterapkan pada semua kegiatan pembelajaran dan semua bidang studi. Namun hal ini kembali kepada Guru masing-masing, apakah Guru tersebut mau atau tidak menerapkannya di kelas.

Khusus untuk bidang studi TIK, Remote Desktop tersebut dapat dijadikan contoh penerapan langsung (contextual teaching learning) tentang materi yang terdapat pada modul B yaitu : perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).

Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memiliki pengalaman baru dalam menyimak pembahasan materi yang disajikan oleh Guru, tetapi peserta didik dapat sekaligus memperoleh pemahaman tentang materi yang sedang dipelajari.

Berikut langkah – langkah yang dilakukan untuk menggunakan Remote Desktop :

  1. Install software Ultra VNC pada laptop
  2. Install software VNC Viewer android pada smartphone
  3. Aktifkan jaringan WiFi
    • Tethering dan portable hostspot pada smartphone
    • WiFi portable (misal ; Bolt)
  4. Sambungkan laptop ke WiFi
  5. Jalankan VNC Server pada laptop
  6. Periksa alamat IP laptop

(beda jaringan WiFi beda pula alamat IP address)

  1. Jalankan VNC Viewer pada smartphone
  2. Pilih koneksi baru ( + ) lalu masukkan (IP) addres dan nama koneksi
  3. Lalu tekan “connect” jika minta password, masukkan password VNC Server
  4. Selesai, sekarang laptop sudah dapat di kendalikan melalui smartphone

langkah 1

 

langkah 2

2. Teaching Resource by Design

1) Modul Pembelajaran

Bahan ajar disusun secara sistematis yang mengacu pada pembuatan urutan penyajian materi pelajaran (sequencing) dan mengacu pada upaya untuk menunjukkan kepada peserta didik keterkaitan antara fakta, konsep, prosedur, dan prinsip yang terkandung dalam materi pembelajaran. Materi yang terdapat pada modul pembelajaran sudah disesuaikan dengan SK/KD, indikator dan atau tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya juga disertai dengan latihan soal diakhir pembahasan.

Modul pembelajaran ini dapat digunakan oleh Guru di dalam kelas untuk menyampaikan materi pembelajaran. Di luar kelas, misal dirumah peserta didik dapat secara mandiri untuk mempelajari materinya. Mengingat peserta didik memiliki kemampuan yang berbeda-beda (kecerdasan, bakat dan kecepatan belajar) maka perlu diadakan pengorganisasian materi, sehingga semua siswa dapat mencapai dan menguasai materi pelajaran sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam waktu yang disediakan, misalnya satu semester.

modul b1

2) CD Materi Pembelajaran

Bahan ajar yang  dikemas dalam bentuk CD pembelajaran berbasis komputer yang disusun berdasarkan analisis kebutuhan dan tujuan pembelajaran yang terdapat pada kurikulum KTSP. Perangkat lunak (software) yang digunakan untuk bahan ajar ini adalah Microsoft Powerpoint 2010 berisikan materi pembelajaran TIK (semester ganjil dan genap).

CD pembelajaran ini dapat digunakan oleh Guru di dalam kelas untuk menyampaikan materi pembelajaran menggunakan CD ROM yang terdapat pada laptop atau pc. Di luar kelas, misal dirumah peserta didik dapat secara mandiri untuk mempelajari materinya bahkan disediakan pula soal latihan.

cd 1

3) Blog TIK

Bahan ajar dalam bentuk artikel online yang dapat diakses oleh peserta didik dimana saja dan kapan saja melalui jaringan Internet. Artikel yang dimuat pada blog dapat juga berupa tampilan slideshare atau format lainnya.

Materi yang terdapat pada blog disesuaikan dengan materi pada media pembelajaran lainnya dengan maksud agar peserta didik memiliki pemahaman yang sama baik ketika membaca modul atau cd pembelajaran. Tidak hanya materi pembelajaran, informasi lain yang berkaitang dengan TIK pun disajikan pada blog termasuk informasi data peserta didik, nilai, dan kegiatan ulangan harian ataupun tes remedial secara online (online test).

blog

Materi pembelajaran (Modul, CD, dan Blog) meliputi :

  • Semester Ganjil
    • Pengenalan TIK
    • Sejarah Perkembangan TIK
    • Peranan TIK
    • Manfaat TIK
    • Dampak negatif TIK
    • Mengaktifkan Komputer
    • Mematikan Komputer
    • Sistem Operasi
  • Semester Genap
    • Perangkat Keras (hardware)
    • Perangkat Lunak (software)
    • Manfaat Program Aplikasi
    • – Mengenal Aplikasi Microsoft Word
    • Microsoft Excel 2007

4) Tes Berbasis Flash dan Web (online)

Program aplikasi (software) yang digunakan untuk membuat tes berbasis flash dan web (online) adalah Question Writer. Software Question Writer  ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran melalui sistem e-learning. Kelebihan Question Writer yang paling menonjol adalah bahwa jawaban peserta didik dapat terkirim ke email guru dan server milik kita di https://www.questionwritertracker.com  dalam keadaan ‘sudah dikoreksi’ artinya peserta didik yang lulus maupun yang gagal sudah dapat teridentifikasi, sehingga guru dengan mudah dapat memberikan umpan balik kepada peserta didik

Bentuk tes ini dapat dilakukan secara offline dan online menggunakan :

  1. Smartphone
  2. Tablet
  3. Laptop

– offline (melalui file .swf pada PC atau tablet)

tes

– online (melalui Blog TIK/internet)

soal blog

 

tes


Seorang Guru atau pendidik yang mampu memanfaatkan beraneka ragam dan sebanyak mungkin sumber daya atau sarana dalam bentuk media dan peralatannya dengan tujuan agar materi pembelajaran dapat disampaikan kepada peserta didik secara maksimal (multi teaching resources), diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan dan minat belajar peserta didik di dalam kelas. Hal tersebut disebabkan karena peserta didik merasakan pengalaman yang berbeda yakni kegiatan belajar mengajar yang inovatif dan atraktif dibanding dengan pengalaman sebelumnya yang bersifat konvensional.

Tidak hanya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, di luar kelas pun misal dirumah peserta didik dapat secara mandiri untuk mempelajari materinya melalui ; modul pembelajaran, cd pembelajaran, dan blog. Dengan demikian hasil belajar yang merupakan indikator keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran diharapkan dapat diperoleh peserta didik secara maksimal.

Secara garis besar manfaat yang dapat diperoleh melalui laporan karya inovasi ini adalah :

A. Bagi Guru

  1. Memahami konsep media pembelajaran
  2. Memahami cara atau teknik baru dalam menyajikan materi pembelajaran
  3. Memahami efek keterpaduan antara perangkat keras dan lunak
  4. Memahami perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan untuk menerapkan remote desktop.
  5. Memberikan motivasi agar dapat merancang sendiri media pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

B. Bagi Peserta didik

  1. Menumbuhkan ketertarikan dan minat belajar
  2. Memiliki pengalaman baru dalam kegiatan belajar mengajar di kelas
  3. Memahami materi pembelajaran dapat lebih maksimal
  4. Mendapatkan keleluasaaan dalam mempelajari materi melalui ; modul, cd pembelajaran, dan blog pembelajaran (kegiatan belajar di luar kelas)

Catatan :

Blog TIK : Bidang Studi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

http://petikom7islamicschool.blog.com

Contoh materi modul :

1. Perangkat Keras (Hardware)

2.Perangkat Lunak (Software)

Contoh tes online :

Latihan 1 perangkat keras (hardware)

 

 

Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru Untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10″

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar