0

MORFOLOGI KHAMIR DAN JAMUR BENANG (0)

Wahid Priyono, S.Pd. March 17, 2021

Khamir merupakan fungi yang termasuk dalam kelas Ascomycetes, terdiri dari kurang lebih 39 genera dan 350 jenis.Banyak genus khamir mempunyai arti penting baik yang menguntungkan antara lain untuk industri fermentasi seperti produksi alcohol oleh Saccaromyces cerevisiae, Candida wickerham, Kluyveromyces marxianus, produksi protein sel tunggal misalnya oleh Torulopsis utilis, Candida milleri, industri farmasi oleh Candida flareri, Rhodotolura sp, maupun yang merugikan yaitu sebagai penyebab penyakit seperti Candida albicans .

Khamir hidup tersebar di alam, terutama pada bahan yang mengandung gula, tanah, kebun buah-buahan, dalam getah pohon, kantung madu bunga (nectar), pada tubuh serangga, dan pada tubuh manusia sebagai flora normal. Bentuk sel khamir bervariasi bergantung pada jenisnya. Pada umumnya berbentuk oval, silinder, bulat, batang. Khamir tidak bergerak aktif karena tidak memiliki flegela.

Perkebangbiakan khamir ada dua cara yaitu secara aseksual dan secara seksual. Secara aseksual antara lain dengan membelah diri, pembentukan tunas (budding) dan pembentukan spora aseksual. Perkembangbiakan seksual dengan cara fusi sel, sehingga akan diperoleh spora seksual.

Jamur benang atau kapang (mold) hidup sebagai saprofit atau parasit, berbentuk benang atau filament, multiseluler, bercabang-cabang dan tidak berklorofil. Tiap-tiap benang disebut hifa. Kumpulan hifa di sebut miselium. Hifa jamur ada yang bersekat dan ada yang tidak bersekat. Jamur benang membentuk 2 tipe hifa yaitu hifa fertile dan hifa vegetatif. Hifa fertile arah pertumbuhannya ke atas dan biasanya membentuk alat reproduksi yang disebut spora atau konidia. Hifa vegetatif berfungsi menyerap makanan yang terdapat dalam substrat (media tumbuh).

Pada hasil pengamatan dengan menggunakan mikroskop, terlihat Rhizopus sp merupakan bangsa Zygomycetes  dengan cirri-ciri yaitu berupa saprofit, dengan miselium bercabang-cabang, hifa tegak dengan sporangium di ujung, mengandung banyak inti, sporanya berupa sel-sel bulat berdinding. Terdapat kolumela yang berada pada bawah sporangium dan menghubungkan dengan sporangiofor. Pada Rhizopus sp, warna yang teramati yaitu biru muda, seperti cat yang ditambahkan yaitu metylen blue. Rhizopus sp banyak terdapat pada tempe.

Klasifikasinya yaitu :

Regnum           : Plantae

Divisio             : Thalophyta

Class                : Phycomycetes

Ordo                : Zygomycetes

Familia            : Mocoraceae

Genus              : Rhizopus

Spesies            : Rhizopus sp.

Pada jamur Aspergilus sp, dimana jamur ini banyak terdapat pada roti yang sudah basi. Jamur ini biasanya berwarna putih kehitaman dan menempel pada roti. Jamur kemudian dapat diambil dengan menggunakan ose dan diletakkan pada gelas objeck dan ditetesi dengan metylen blue. Setelah itu diletakkan di atas gelas objeck dan diamati. Setelah pengamatan, terdapat perbedaan antara hasil pengamatan dengan gambar teori atau literature. Gambar pada literature terdapat sporangium, spora, konidia dan sporangiofora. Pada preparat hanya terdapat bagian tertentu saja, misalnya konidia, vesikula, konidiofor dan miselium.

Klasifikasi dari jamur roti ini adalah :

Regnum           : Plantae

Divisio             : Thalophyta

Class                : Euscamycetes

Ordo                : Plestacales

Familia            : Aspergillaceae

Genus              : Aspergillus

Spesies            : Aspergillus sp.

Berikutnya, Monila sp merupakan jamur yang tumbuha pada oncom. Jamur ini termasuk ke dalam kelas Deuteromycetes dengan ciri khas dapat berkembangbiak dengan konidium saja. Klasifikasinya sebagai berikut :

Regnum           : Plantae

Divisio             : Thalophyta

Class                : Deuteromycetes

Ordo                : Plectacales

Familia            : Monilliaceae

Genus              : Monillia

Spesies            : Monillia sp.

Pada jamur tape atau Mucor sp. Jamur tape ini diambil dari ragi tape yang berwarna putih. Terdapat sporangiofor pada ujungnya dan terdapat juga tonjolan yang bersatu dengan sporangium yang disebut dengan kolumela. Pada jamur tersebut terdapat rhizoid yang saling menghubungkan, disebut stolon. Klasifikasinya adalah :

Regnum           : Plantae

Divisio             : Thalophyta

Class                : Phycomycetes

Ordo                : Zygomycetes

Familia            : Mucoraceae

Genus              : Mucor

Spesies            : Mucor sp.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar