7

metode belajar lokal vs metode belajar asing (+1)

agnas July 21, 2012

Guru merupakan sutradara sekaligus pelaku pembelajaran di kelas. Perencanaan pembelajaran yang baik akan menghasilkan proses pembelajaran yang baik pula di kelas. Saat ini telah berkembang beragam metode-metode pembelajaran yang dapat dilakukan oleh guru dan siswa di kelas. Metode belajar tersebut kebanyakan merupakan adopsi dari metode belajar asing yang diteliti oleh guru-guru di negara yang bersangkutan. Kita mengenal metode pembelajaran CTL, cooperative learning dan lain sebagainya. Semua metode pembelajaran tersebut ada kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Akan tetapi yang harus diperhatikan adalah bahwa metode belajar tersebut diterapkan di negara-negara barat kemudian dibukukan dan dijual di Indonesia. Karakter siswa di negara barat mungkin cocok untuk menggunakan metode belajar yang sering kita lihat saat ini, sedangkan karakter siswa di Indonesia tentulah sangat berbeda dengan siswa di negara barat. Metode belajar yang sering kita lihat sekarang inin mungkin bisa cocok bisa juga tidak dengan karakter siswa di Indonesia. Oleh sebab itu sebagai guru Indonesia yang lebih tahu tentang karakter dan potensi siswa di Indonesia harus mencoba melahirkan metode-metode belajar yang cocok dan menyenangkan untuk dilaksanakan di kelas maupun di luar kelas. Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat heterogenitas tinggi di dunia baik dari segi suku, bahasa, ras, budaya dan lain sebagainya. Oleh sebab itu karakter siswa dari Sabang sampai Merauke mungkin dapat berbeda dan memerlukan pendekatan dan metode belajar yang sesuai dengan karakter mereka pula. Sebagai guru Indonesia hal tersebut merupakan tantangan tersendiri guna mampu menciptakan metode belajar yang menyenangkan bagi guru dan siswa. Saya pun masih terus belajar agar suatu saat nanti dapat membuat metode belajar yang sesuai dengan budaya lokal kita dan tidak selalu mengikuti arus yang ditawarkan oleh negara-negara asing sehingga lambat laun dapat mengikis budaya asli kita sendiri. Untuk guru-guru seluruh Indonesia marilah kita bersama-sama untuk membentuk karakter siswa kita sesuai dengan karakter bangsa kita sendiri agar nantinya siswa kita tidak kehilangan budaya aslinya. 

Comments (7)

  1. ya itulah indonesia,,smoga guru indonesia makin kreatif mmbuat metode belajar yang menarik bagi siswa, sudah era globalisasi ya informasi dari mana pun kita terima, asal tidak melupakan budaya lokal,,: D,

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar