10

Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi (+10)

Rusdi Mustapa May 16, 2015

Apa yang  aku share kali ini adalah salah satu pengalaman yang tak terlupakan selama menjadi guru. Pengalaman ini berhubungan dengan kesenanganku dalam dunia tulis menulis. Ya, ketika di tahun 2012 pada saat sedang iseng-iseng mencari informasi yang sedang aku butuhkan, tiba-tiba pandangan mataku tertuju pada sebuah pengumuman yang termuat di laman guraru.org. Pengumuman tentang lomba menulis artikel bagi guru. Masih asing sebenarnya mendengar istilah guraru, namun setelah aku buka lebih lanut informasinya barulah kuketahui bahwa guraru kepanjangan dari Guru Era Baru. Sebuah wadah yang berisi kisah, pengalaman, dan semua hal yang berhubungan dengan para guru. Namun guru-guru yang kalau boleh aku bilang “bukan guru biasa”, karena mereka memiliki dedikasi pada profesi yang sangat tinggi.

Jauh sebelumnya, kesenanganku dalam dunia tulis menulis telah dimulai sejak tahun 2003 ketika membuat blog pribadi. Di blog ini banyak aku posting artikel atau pengalaman selama mengajar di sekolah bersama siswa/siswiku di MAN 1 Surakarta. Ada juga info tentang sejarah sesuai dengan disiplin ilmu yang aku miliki. Blog ini merupakan awal dari keputusan besarku untuk terjun di dunia tulis menulis. Untuk melihat blog pribadiku bisa lihat di sini.

Kembali tentang lomba menulis artikel. Setelah aku baca pengumuman itu timbul keinginan untuk mencoba berpartisipasi dengan mengirimkan artikel yang aku tulis. Saat itu aku mengirimkan 4 artikel sekaligus yang kesemuanya merupakan pengalamanku dalam mengajar di sekolah. Jadilah hari-hari sesudahnya aku selalu mengecek perkembangan dari artikel yang telah aku kirimkan. Apakah sudah banyak yang memberi komentar atau malah tidak sama sekali hehehehe…

Data terakhir yang aku lihat bahwa sudah hampir 240 artikel yang telah dikirimkan dalam lomba itu. Sempat ciut juga sih melihatnya, namun saat itu menjadi pemenang bukanlah target utamaku. Aku masih ingin mencari pengalaman dalam dunia tulis menulis.

Hingga akhirnya tibalah saat pengumuman. Aku buka laman guraru.org dan ketika aku buka link ini, aku serasa tidak percaya bahwa namaku ada di antara daftar nama-nama finalis itu. Sebanyak 13 finalis lomba artikel guru dan namaku nangkring di nomor 12. Alhamdulillah, serasa mimpi namun nyata. Peringkat ke 12 dari sekitar 240 artikel se Indonesia man !!

Artikelku tentang pembelajaran menggunakan media mind map dan telah aku praktikkan bersama siswa/siswiku ternyata mampu “mengetuk hati” dewan juri sehingga mampu masuk 13 besar finalis. Memang belum jadi 3 besar tapi kepuasan batin itulah yang saat itu yang aku rasakan. Inilah artikelku yang  masuk 13 besar lomba penulisan artikel guraru bersama Acer tahun 2012 yang bisa dilihat di sini.

Setelah pengumuman itu tidak ada kata yang bisa aku ucapkan selain ungkapan syukur kepada Allah SWT dan menjadi motivasi untuk terus menulis dan menulis. Spesialisasiku dalam menulis adalah tentang pengalaman mengajar bersama siswa/siswiku. Mengapa ? Karena merekalah sumber inspirasi dan motivasi bagiku dalam menuliskan kata-kata demi kata di atas keyboard laptopku. Sehingga pada saat istriku tercinta menelponku bahwa ada souvenir dari ACER dan Guraru, walau dia sempat kaget dan bingung, aku ucapkan terima kasih pada siswa/siswiku atas motivasi dan inspirasinya. Oya souvenir yang kuterima adalah sebuah tas laptop Acer ( sayangnya belum sama Laptopnya hehehe), sebuah flashdisk dan Buku yang cukup inspiratif. Buku yang semakin memberiku semangat untuk semakin gemar dalam menulis.

582167_2329755500291_785316627_n

Pengalaman masuk 13 besar finalis lomba menulis artikel guru tahun 2012 memberiku energi yang sangat luar biasa untuk semakin mengasah kemampuanku dalam mengolah kata. Maka dari itu untuk lebih memantapkan diri dan juga menimba ilmu dalam bidang tulis menulis, aku merasa perlu bergabung dengan komunitas penulis yang bisa menyebarkan energi positif dalam bidang menulis. Karena itulah aku bergabung dengan FLP ( Forum Lingkar Pena) kota Surakarta. Sebuah forum yang berisi orang – orang yang haus akan ilmu tentang kepenulisan. Bergabung dengan komunitas yang kebanyakan terdiri dari anak-anak muda tidak membuatku merasa minder justru aku semakin bersemangat untuk belajar dari yang muda-muda. Mereka dari segi usia memang masih muda namun bicara pengalaman dalam bidang tulis menulis rasanya aku perlu mengacungkan dua jempol pada mereka.

Kemudian untuk mengukur kemampuan dalam menulis artikel aku memberanikan diri untuk bergabung dengan kompasiana, sebuah  wadah yang memberikan kesempatan bagi “penulis pemula” untuk bisa mewarnai dunia lewat tulisan. Sebelum bisa diterima dalam wadah ini aku mendaftar sebagai member terlebih dahulu dan memiliki akun sendiri. Jadi singkatnya setelah kita terdaftar menjadi member maka kita memiliki blog pribadi yang bisa kita isi dengan tulisan kita, dengan tema apapun namun sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku di kompasiana. Yang keren adalah tulisan kita akan muncul di laman kompasiana.com. Alhamdulillah sih sudah lumayan banyak artikelku yang mewarnai laman itu walau masih kalah banyak dengan penulis-penulis sebelumnya. Seperti biasa aku mengangkat tema seputar pendidikan, sesuai dengan profesiku, terutama tentang pengalaman dalam mengajar. Yang membuat puas secara batin adalah saat ada komentar dari pembaca. Itulah kepuasan yang tidak ternilai dengan angka-angka rupiah.

kompasiana2

Pengalaman tak terlupakan yang lain di bidang tulis menulis adalah ketika memberanikan diri mengikuti  lomba menulis artikel bagi guru yang diselenggarakan oleh Yayasan Nur Hidayah Surakarta tahun 2014. Lomba yang diikuti oleh guru di Jawa Tengah dan DIY itu mengambil tema “Inspirasi Guru : Dari Keluarga Semua Bermula”. Aku kirimkan dua artikel sekaligus dalam lomba tersebut dengan harapan bisa menang. Saat itu bukan untuk mencari pengalaman lagi tapi mengejar juara. Dan ternyata harapanku tidak bertepuk sebelah tangan. Dari dua artikel yang kukirimkan salah satunya bisa menjadi juara bahkan juara favorit, alhamdulillah luar biasa !!!

nur hidayah

IMG_3350

Info lebih lengkap tentang pengumuman lomba menulis artikel bisa dilihat di sini

Pencapaian ini tentu saja tidak membuatku berpuas diri. Masih banyak yang harus aku sempurnakan dalam bidang tulis menulis. Jujur ada satu sosok yang menjadi motivasi buatku dalam menulis. Beliau adalah sosok pendidik yang ternyata juga seorang penulis yang produktif. Beliau adalah Bapak Wijaya Kusumah atau nama bekennya adalah Om Jay. Beliaulah yang mampu menebarkan energi positif, khususnya buat saya. Bagaimana di sela-sela tugas mulia sebagai pendidik mampu menghasilkan ratusan bahkan mungkin ribuan karya tulis yang luar biasa. Bahkan beliau juga seorang blogger yang aktif. Inilah yang memberi inspirasi dan motivasi yang sangat besar untuk terus mengasah kemampuan dalam menulis. Meminjam judul buku yang beliau tulis dan menjadi hadiah dalam lomba menulis artikel guru tahun 2012 “menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi”, inilah yang sekarang menjadi penyemangatku dalam menekuni dunia tulis menulis. Karena bagiku menulis itu merupakan “perjuangan untuk membebaskan”.

582167_2329755740297_1849769120_n - Copy

Artikel ini diikutkan dalamLomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10″ 

Comments (10)

  1. Terima kasih buat pak Abdul Muis atas komentarnya, juga buat Ibu Endah Susilawati ” ayo bu…beranilah untuk menulis, menulis itu “benar-benar membebaskan bu !!”

    Sukses juga buat Kang Iwan Sumantri, ayo kang semangat !!!!
    Buat pak Taufik Opikibra Ibrahim, panjenengan salah satu inspirator buat saya lho….
    Buat pak M. Subakri, ayo pak “proyek” buku sama jaketnya segera ditindaklanjuti ya,saya tunggu bener lho ini…

    Salam Guraruer buat semuannya !!!
    Maju guru-guru INDONESIA !!!!

  2. Salam Guraruers!!!
    Terima kasih buat pak Oloan, segera saya mampir ke T.K.P pak….

    Buat pak Ibnufajar75, memang betul pak, inspirasi Om Jay memang sangat luar biasa, memberi energi positif buat saya untuk terus menulis dan menulis. Mencoba mewarnai pendidikan Indonesia lewat tulisan. Karena menulis itu perjuangan untuk membebaskan. segera pak saya mampir ke TKP panjenengan hehehe..

    Monggo buat pak Umar Tholib, silahkan di share dan terima kasih untuk vote nya..

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar