24

Menulislah Dari apa yang kamu Sukai dan Kuasai (+7)

wijaya kusumah January 30, 2014
Omjay dan Pak Dedi di Pelatihan Menulis Mahasiswa

Omjay dan Pak Dedi di Pelatihan Menulis Mahasiswa

Teman-teman Guraru yang Omjay Sayangi dan Banggakan,.

Membaca tulisan bu Etna di Guraru, dan komentar teman-teman lainnya, ada sedikit kesalahan persepsi tentang komunitas guraru, Guru Era Baru. Terutama tentang penulisan artikel di guraru.org yang semakin ramai saja penulis dan pengujungnya.

Ketika bertemu langsung dengan para pengelola web guraru di kantor Acer, dan kemudian pengelolaannya diserahkan kepada teman-teman pemenang guraru award serta guraru yang aktif menulis, tak ada perintah dari Acer untuk menulis IT saja. Siapapun guru boleh menuliskan apa yang disukai dan dikuasainya.

Bila guru IT, tentu karena yang dikuasai adalah IT, maka sah-sah saja menulis IT untuk dibagikan kepada guru-guru lainnya yang belum “melek” IT.

Saya sendiri lebih memilih untuk tidak menulis IT, walaupun saya guru TIK di SMP. Saya lebih memilih menulis apa yang saya sukai. Berbagi saja secara tulus apa yang dikerjakan dan semoga dapat menginspirasi pembaca.

Terkadang saya juga mendapatkan kritik dan saran agar saya banyak menulis IT. Sekali-kali saya juga menuliskan di blog pribadi, tetapi kebanyakan saya lebih suka berbagi pengalaman tentang apa yang saya alami dan ketahui. Menulis IT bagi saya ada plus minusnya. Nanti akan saya ceritakan dalam postingan tersendiri.

Jadi, komunitas guraru sebenarnya adalah komunitas untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan para guru tentang apa yang dialaminya. Bisa berupa pengalaman pribadi, pengalaman mengajar, berbagi pengetahuan tentang IT, kebahasaan, dan disiplin ilmu lainnya. Pokoknya, menulislah dari apa yang kamu sukai dan kuasai.

Akan terasa berwarna dan indah seperti pelangi bila website http://guraru.org diisi oleh penulis yang berwarna-warni itu. Masalah selera, kita serahkan saja kepada pembaca. Hal yang pasti, komunitas guraru dibentuk untuk membuat teman-teman guru saling berbagi pengalaman dan pengetahuan di bidangnya masing-masing.

Jadi buat bu Etna, tak perlu pindah ke komunitas lain. Teruslah menulis di sini. Walaupun saya tak sering memberi komentar tulisan teman-teman, saya selalu berusaha membacanya dengan menjadi “silent reader”. Itulah yang bisa saya lakukan di tengah-tengah kesibukan mengajar dan aktivitas lainnya. Interaksi dan saling memberi komentar memang sangat dibutuhkan dalam beretika di blog dan media sosial lainnya.

Menulis itu pada hakekatnya menyampaikan pesan, dan pesan bu Etna itu sudah mengena di hati kami yang masih perlu belajar dari pengalaman ibu. Saya menjura hormat dan mengucapkan salut luar biasa kepada ibunda yang mau terus belajar sepanjang hayat.

Pengalaman bunda yang segudang itu, tentu akan sangat baik bila dituliskan, dan akan terus terkenang di hati kami yang terdalam. Saya masih ingat, seorang teman yang sudah tiada. Tulisannya terasa terus hidup dan memberi kami pelajaran akan pentingnya berbagi pengalaman dan pengetahuan, meskipun hanya melalui tulisan di blog pribadinya.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
http://wijayalabs.com

Tagged with: , , , , , ,

About Author

wijaya kusumah

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Dosen STMIK Muhammdiyah Jakarta, dan Guru TIK SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". Hp. 08159155515 email : [email protected]

View all posts by wijaya kusumah →

Comments (24)

  1. “Ketika bertemu langsung dengan para pengelola web guraru di kantor Acer, dan kemudian pengelolaannya diserahkan kepada teman-teman pemenang guraru award serta guraru yang aktif menulis, tak ada perintah dari Acer untuk menulis IT saja. Siapapun guru boleh menuliskan apa yang disukai dan dikuasainya.”
    Makasih Omjay penjelasannya yang menyejukkan.Jadi semangat lagi nih untuk menulis.

  2. Alhamdulillah, saya berhasil membuat Om Jay “turun gunung”.
    Terima kasih Om Jay, atas pencerahannya. Terima kasih Ibu Sri yang telah menanggapi tulisan saya secara “bijak”. Mudah-mudahan kita dapat terus berbagi dalam komunitas ini. Amin YRA

  3. Bu Sri Sugiastuti, sepertinya ADMIN senang dengan tulisan-tulisan saya, buktinya Tulisan saya bisa masuk dalam kategori Artikel Pilihan http://guraru.org/guru-berbagi/berlatih-alpha-theta-the-secret-series-5/

    Penulisan The Secret Series sengaja untuk memudahkan tema bahasan dan sekalian mencicil tulisan untuk saya jadikan BUKU 🙂

    semangat…semangat …. sukses buat semuanya,

    Sahabat Guraru yang Super, maaf untuk beberapa hari kedepan saya Off dulu, Jumat saya menuju Gambir Jakarta untuk perjalanan menuju SOLO Balapan, menyambung dijemput ke Wonogiri dan berbagi “keajaiban” Cara Gelombang Otak dan meng Optimalkannya dalam dunia Pendidikan. Sabtu malam nya segera kembali ke Bandara Soeta.

    • secara umum, guru era baru adalah guru yang melek IT atau menggunakan IT untuk mempermudah akses murid. Intinya, memanjakan murid 😀 Bukankah edu hipno masuk kategori ini?

  4. Alhamdulillah, terima kasih Pak Wijaya. Benar, kita harus menulis apapun yang kita sukai dan kita kuasai. Alhamdulillah, saya akan terus merawat blog kimia saya dan apapun yang berhubungan dengan kimia, serta pembelajaran termasuk karakter. Kita harus bijaksana dalam segala hal, Insya Allah kita bisa. Allah memberi kita otak yang genius, perasaan yang kekuatannya 9 x dari pikiran, Insya Allah kita bijaksana dalam mengisi hidup ini. Terima kasih Guraru, terima kasih ibu Amiroh, ibu Sri dan yang lain. Insya Allah saya bisa bijak seperti ibu Sri, hehehe. Sip deh Guraru.

  5. Bu Etna @gurutematik , masuk ke Artikel Terpilih tidak menjamin peringkat #1 point nya kan ?
    saya salut saya Ibu yang produktif dan mampu “menyodok” diperingkat #1 di akhir pekan ke empat bulan januari 2014.

    Hmmm… sepertinya ADMIN harus memberikan apresiasi kepada sahabat Guraru setiap Bulannya, secara bergantian, atau apresiasi setiap Minggu nya ? Insya Allah tulisan2nya akan lebih menginspirasi.

  6. Hehehe iya iya Pak Namin guru agamaku di Guraru, tenang lah pak, saya lho tetap seperti yang lain. Menulis tambah semangat, sampai kebanyakan point. Point minta dinolkan lagi, sudah nol. Eh semangat lagi, responpun setiap kali Pak Isna juga selalu mengintip apa responnya sudah dijawab, Lha untung nih murid ku memberi HP yg bisa disentuh2 cocok untukku, sambil makan siang juga bisa sentuh2 lagi, web ini lho setiap hari selalu online, sampai cucu2ku turut membaca. Ya tentulah menunjukkan kalau saya sehati deh, sayang, selalu merasa rindu, sama keluarga besar Guraru. Anggaplah hidupku tinggal hari ini, maka saya nih sedang bersama orang2 yg memerlukanku, nih lagi makan barengan pakai tangan, hehehe. Selamat ishoma, salam sukses.

  7. Saya sependapat dengan Om Jay, Menulislah dari apa yang kamu sukai dan kuasai. Jadi buat rekan-rekan guraru jangan ragu untuk terus menulis di guraru.org ini. Menulislah yang baik-baik dan bermanfaat. Tebarkan kebaikan dan raih kebermanfaaatannya. Keanekaragaman tulisan di guraru ini insyaallah akan menjadi kekuatan hebat jika dipadukan dan saling melengkapi.

    Salam menulis,

  8. Kolam guraru yang bocor sudah ditambal kembali dan kekeruhan airnya sudah dibersihkan dengan air wijayakusuma (Omjay), ikan-ikan keciit-kecit yang yang sudah kolep hampir pingsan karena tersenggol ekor gurame…kini segar lagi meski tetap harus berhati-hati berkat oksigen air wijayakusuma yang sangat menyejukkan itu. Terima kasih Omjay

  9. Ini dia salah satu tulisan pemenang salah satu guraru itu!
    Menulislah dengan hati, elemen penting untuk disampaikan dan bukan disampaikan dengan kesombongan atau kritik yang katanya berlandas niat tulus tapi berfokus bias

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar