4

Menjadi Pramuka Sejati (+2)

dian nafi May 8, 2013

Beruntung sekali bahwa ayah dan ibu saya dulu mendorong saya untuk mengikuti dan aktif berpramuka. Saat saya dewasa kemudian, saya menemukan beberapa orang di luar sana, di luar keluarga kami, bahkan menganggap berpramuka tidak penting. Dan yang menyedihkan, ada pula yang menganggapnya justru mengganggu, karena katanya mengambil waktu belajar ataupun bermadrasah. Yang lain, lebih parah lagi, menganggap berpramuka utamanya kegiatan kemping-nya berbahaya. Karena mungkin ditakutkan menjurus pada  pergaulan bebas  dan semacamnya.

 

Ya Rabb, terus terang saya waktu itu gemas mendengar komen-komen negatif macam itu. Kok bisa sih? Siapa sebenarnya yang mempropagandakan kesan negatif tentang pramuka? Betapa menyesatkannya!

Padahal saya sendiri yang mengalami, berkecimpung dan aktif di dalamnya, jelas-jelas banyak mendapatkan manfaatnya.  Buanyaaak sekali. Tidak saja bermanfaat membentuk pribadi dan karakter saya selama berpramuka itu. Tetapi bahkan sampai dengan saya sedewasa ini, 37 tahun, sikap-sikap pramuka itulah yang mengantarkan saya pada pencapaian dan sukses seperti sekarang. Alhamdulillah, semua atas karunia dan ijinNya.

 

Tidak saja konsep dan prinsip-prinsip dasarnya yang sangat membangun dengan adanya Tri Satya dan Dasa Dharma itu. Tetapi juga  kesemuanya itu didarahdagingkan dan diuratnadikan kepada para pramuka sejati dengan pengalaman-pengalaman serta petualangan-petualangan langsung yang didesain dan dicreate sedemikian rupa. Sehingga di bawah tekanan-tekanan dan tantangan-tantangan itu, pribadi-pribadi ini menjadi terasah, menampilkan kecemerlangannya yang paling sejati.

 

Tri Satya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :

1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjalankan pancasila.
2.  Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
3.  Menepati Dasa Dharma

 

Dasa Dharma Pramuka

Pramuka itu :

1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela Menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat, cermat, dan bersahaja
8. Disiplin Berani dan setia
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

 

Tuh, keren banget kan. Pramuka sejati hafal dan mengaplikasikannya dalam diri dan kehidupan.

Kegiatannya juga merupakan perpanjangan dan media untuk mengaplikasikan prinsip-prinsip tersebut. Belajar macam-macam sandi, belajar membaca jejak, hiking, pesan berantai, dan banyak lagi.

 

  1. Kegiatan Kreatif Rekreatif merupakan suatu menarik dan menyenangkan, sehingga pada situasi macam itu para Pembina akan dengan mudah dapat mendidikan dan menanamkan kode kehormatan pramuka dengan sasaran terjadinya proses peningkatan ketahanan mental, moral, spiritual, ketahanan fisik, ketahanan intelektual, ketahanan emosional, dan ketahanan social peserta didik.

  2. Kegiatan Kreartif Rekreatif yang dilakukan pada setiap kegiatan akan memicu meningkatnya kreatif peserta didik dalam menghadapi segala tantangan dan peluang yang timbul dalam kehidupannya.

  3. Kreativitas adalah ekspresi diri / tanggapan alami anak terhadap lingkunganya dan merupakan salah satu cara berinteraksi dengan dunia sekitarnya.

  4. Manfaat kreativitas :

  1. Kreativitas dapat membangun harga diri

  2. Kreativitas dapat menguatkan kesadaran diri

  3. Kreativitas membangun rasa memiliki integritas diri ( mencerminkan nilai, keyakinan dan perasaan ) dalam mengembangkan bakat dan ketrampilannya.

  4. Melalui kreativitas anak belajar menilai dirinya

  5. Cara menciptakan Kegiatan Kreatif Rekreatif

Kegiatan Kreatif Rekreatif diciptakan dengan jalan mendayagunakan forum peserta didik ( Musyawarah Barung Siaga, Perindukan Siaga, Regu Penggalang, Pasukan Penggalang, Sangga Penegak, Ambalan Penegak dan Racana Penegak ) dengan tujuan untuk :

– menghimpun kebutuhan dan aspirasi mereka ( peserta didik )

– mengelompokkan / mengklasifikasikan kebutuhan dan aspirasi yang senada / sama

– merakit beberapa kebutuhan tersebut di atas untuk dijadikan beberapa kegiatan/permainan kreatif rekreatif, dengan memperhatikan :

    • Lingkungan sebagai sumber kegiatan

    • Dapat sebagai media untuk mengekspresikan perasaan dan imajinasi

    • Memiliki unsure manfaat

    • Merupakan kegiatan yang menarik, menyenangkan dan menantang

    • Sesuai dengan perkembangan peserta didik

  1. menyiapkan peralatan dan perlengkapan kegiatan

  2. kegiatan kreatif rekreatif hendaknya tidak hanya merupakan media pengekspresian kebutuhan individualitas peserta didik saja, tetapi hendaknya juga memperhatikan dan mengikuti norma/tata nilai dan aturan yang berlaku di masyarakat.

  3. menyusun rencana pelaksanaan kegiatan dengan memperhatikan skala prioritas serta kesesuaian dengan situasi kondisi saat itu.

Pelaksanaan Kegiatan Kreatif Rekreatif

Agar kegiatan kreatif rekreatif dengan baik dan lancar serta mengandung nilai-nilai pendidikan, perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Pembina Pramuka memberi kesempatan seluas-luasnya kepada peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan kreatif rekreatif serta memberikan dukungan fasilitas yang diperlukan.

  2. Pembina ikut terlibat langsung dalam kegiatan/”game” kreatif rekreatif sebagai peserta.

  3. Adanya suasana kegembiraan, menyenangkan, dan mengasikkan dalam pelaksanannya.

  4. Dalam pelaksanaan kegiatan kreatif rekreatif hendaknya terjaga keamanannya (“safety”)

  5. Pembina mengadakan bimbingan dan pengendalian kegiatan serta selingan-selingan aktifitas

  6. Pada akhir kegiatan kreatif rekreatif, Pembina hendaknya mengadakan “dedriefing” (Tanya jawab/wawancara) dengan cara peserta didik tentang apa yang mereka temukan dari kegiatan kreatif rekreatif yang baru saja mereka lakukan, dengan pokok-pokok pertanyaan tentang :

  1. memberikan penghargaan atas terlaksananya kegiatan kreatif rekreatif yang menggembirakan, menyenangkan, dan berjalan dengan baik serta lancar sebagaimana yang diharapkan.

  2. adanya pengaruh terhadap ketahanan : mental-moral-spiritual, pisik, intelektual, emosional dan social.

  3. kemungkinan adanya keterhubungan antara kegiatan kreatif rekreatif tersebut dengan : ketaqwaan kepada Tuhan, kepedulian kepada bangsa dan Negara, masyarakat, lingkungan, alam sekitarnya, kepedulian pada diri mereka sendiri, serta ketaatan kepada Kode Kehormatan Pramuka.

  4. memberikan motivasi agar kegiatan kreatif rekreatif yang akan dilaksanakan mendatang dapat disiapkan sebaik – baiknya

     

 

 

Tagged with:

Comments (4)

  1. Salam Pramuka! Wah tulisannya membuat saya kembali ke masa SD ketika berkemah…asyik dan banyak pengalaman hidup yang bisa kita ambil dari Pramuka. Jujur Bu…! saya bisa jadi guru salah satunya karena masuk Pramuka. Kita bersyukur sekarang ini pemerintah lewat mendikbud melek kembali pd pramuka dgn masuk ekstrakurikuler wajib di kurikulum 2013.
    Hidup Pramuka…Hidup Pramuka sejati !
    Salam kenal dari Pencinta Sejati Pramuka One sm http://iwansmtri.blogspot.com

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar