0

Meningkatkan Penghargaan Atas Keragaman (0)

Thurneysen Simanjuntak March 27, 2021

Indonesia adalah negara yang beragam ( majemuk ), baik itu dari segi etnis (suku), agama, ras, golongan, dan yang lainnya. Keragaman masyarakat di negeri kita bukanlah sesuatu yang baru kita miliki. Bahkan sejak zaman dahulu kala, sebelum merdeka masyarakat di nusantara sudah beragam.

Keragaman di negeri kita adalah sebuah kekayaan bangsa. Kalau mau melihat lebih luas, di negara mana kita bisa menemukan keragaman seperti di negeri kita Indonesia? Tentu kita patut bangga dengan hal ini.

Kita juga harus bersyukur kalau ” founding fathers ” bangsa kita, yang sangat visioner melihat keragaman tersebut. Mereka sejak mendirikan negara kita, telah menetapkan berbagai konsensus yang dapat dijadikan sebagai pemersatu dari berbagai berbagai keragaman itu kelak. Dengan demikian kita dapat terhindar atau meminimalkan berbagai konflik karena perbedaan. Masyarakat pun akhirnya memiliki patron untuk hidup berbagaul dan berdampingan antar sesama masyarakat yang berbeda.

Kemampuan melihat persamaan dalam perbedaan, adalah satu hal yang perlu dikedepankan. Sehingga kita tidak semata melihat perbedaan di negeri kita. Kalau hanya melihat perbedaan, maka tentu kita merasa asing satu dengan yang lainnya.

Sebagai pendidik, ini juga adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama. Kita harus menularkan semangat memandang persamaan dalam perbedaan, terutama kepada anak didik.

Menurut hemat saya, setidaknya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan semangat persamaan dalam perbedaan sekaligus menumbuhkan penghargaan dan penghormatan atas perbedaan tersebut.

Pertama, menciptakan kerukunan. Setiap siswa harus diajarkan dengan hidup rukun. Tidak bertengkar karena perbedaan satu dengan yang lainnya. Para pendidik harus benar-benar mengajarkan hal ini bukan berdasarkan teori semata tetapi terutama dalam praktik pergaulan serta menunjukkan keteladanan di lingkungan sekolah.

Kedua, menghindari ekslusivisme. Sejak dini siswa dibisakan hidup dengan perbedaan. Jangan dibiarkan hidup eksklusif, hanya bergaul dengan yang memiliki identitas yang sama. Harus hidup berbaur. Sehingga, praktik kehidupan perbedaan nyata dan menjadi sebuah kebiasaan di lingkungan sekolah. Untuk hal ini, tentu perlu ada pemantauan dan dorongan pada anak didik untuk menerapkannya.

Ketiga, menanamkan visi persatuan bangsa. Bahwa bangsa kita sejak dulu sudah terdiri dari keberagaman. Selama ini bangsa kita tetap kukuh, karena pengakuan atas perbedaan itu. Untuk terus menjadi bangsa yang tangguh, harus merawat persatuan di mana pun dan sampai kapan pun. Apalagi anak didik akan menjadi generasi penerus bangsa, yang akan memimpin bangsa kelak.

Keempat, mengajarkan konsensus (kesepakatan bersama) yang telah ada sejak berdirinya bangsa ini kepada anak didik. Bukan sebatas itu saja tetapi menumbuhkan penghargaan dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

Keempat, edukasi anak didik tentang bentuk-bentuk keragaman di negeri ini. Bagaimana bersikap atas keragaman. Hal-hal apa yang dikembangkan dan dihindari. Dan seterusnya.

Itulah beberapa cara mewujudkan penghormatan dan penghargaan atas perbedaan. Salam Bhinneka Tunggal Ika.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar