0

Menghindari Mubazir Makanan Saat Ramadhan (0)

Supadilah S.Si April 18, 2021

Segala sesuatu tentang Ramadhan harusnya positif dan baik. Karena di saat itu kita termotivasi mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya sehingga kita senantiasa berhati-hati dalam beraktivitas.  

Nah, supaya aktivitas kita maksimal, ada satu hal yang hendak saya ingatkan tentang Kemubaziran. Mubazir apa? Mubazir makanan.

Ya, sering kali kita mubazir makanan saat berbuka.  Biasanya sebelum berbuka, masih dalam kondisi lapar, kita lapar mata. Semua makanan menggoda dan menggiurkan. melihat makanan seakan bisa melahap habis semua makanan. Maka dikumpulkan semua makanan.

Dibeli banyak makanan. Dikoleksi berbagai takjil.  Tapi, begitu berbuka, ah cuma satu dua takjil aja sudah kenyang. Sudah tak kuat lagi perut karena banyaknya isi.

Mau ditambah khawatir ngantuk karena mau tarawih. Padahal, masih banyak lagi makanan terhidang yang belum dihabiskan. Akhirnya, makanan banyak yang mubazir. Lalu kita berdalih, Ah, kan bisa buat besok?   

Ternyata besok sudah berganti selera. Akhirnya banyak makanan yang mubazir, bahkan dibuang. Astaghfirullah…

Padahal perilaku di bulan Ramadhan harusnya menunjukkan semua kebaikan termasuk dalam makanan.  Lalu bagaimana supaya mengurangi mubazir? 

Pertama, beli makanan secukupnya. Sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Ya, kalau keinginan mah pengen banyak makanan. Tapi saat mau beli takjil, coba pikir lagi berapa kapasitas perut kita. Apa iya sebanyak itu bisa muat di perut?   

Kedua, ingat dengan pengalaman selama ini. Apakah saat beli takjil atau makanan selalu habis? Atau banyak mubazir? Kalau banyak mubazir, maka kurangi porsi makanan atau takjil yang dibeli.

 Ketiga, termasuk saat buka bareng. Saat pesan makanan, jangan semua makanan dipesan. Tapi, pesan sesuai porsi orang. Emang sih agak ribet. Tapi demi menghindari mubazir, akan lebih bijak dengan pesan per orang.  

 Indonesia adalah negara yang menduduki peringkat kedua setelah Arab Saudi dalam hal membuang-buang makanan. Setiap tahun terdapat 13 juta ton sisa makanan yang terbuang di Indonesia atau setara dengan 500 kali berat monas dan jika di rata-ratakan setiap orang di Indonesia membuang 300 kg sampah makanan setiap tahunnya Semoga bermanfaat untuk menghindari mubazir makanan.

Marilah kita lebih menahan diri agar tak lapar mata, menuruti nafsu makan yang sering hadir saat sebelum berbuka. Padahal, saat berbuka, tak banyak pula yang kita makan.

Daripada akan membuang banyak makanan. Sementara, di negara kita masih punya banyak orang yang kelaparan atau hanya makan seadanya. Tegakah kita membuang-buang makanan sementara ada yang kelaparan?

Sejatinya puasa adalah merasakan apa yang dirasakan oleh mereka yang miskin. Kita diajarakan untuk lapar agar tahu rasanya lapar, agar tahu rasanya kekurangan. Lalu timbullan rasa syukur kepada Allah. Nah, tujuan mulia itu mungkin sulit tercapai jika kita masih mubazir dan tidak mengendalikan diri saat berbuka.

About Author

Supadilah S.Si

Seorang guru di SMA Terpadu Al Qudwah, Lebak, Banten. Selalu berusaha menjadi guru yang baik untuk murid-muridnya. Suka belajar apapun. Hobi menulis di blog atau media sosial. Pengen dapat banyak ilmu dan pengalaman di www.guraru.org. Ayo saling berbagi

View all posts by Supadilah S.Si →

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar