0

Mengenal Vitamin D & E Beserta Fungsinya Bagi Kesehatan Tubuh Manusia (0)

Wahid Priyono, S.Pd. February 14, 2021

(b). Vitamin D (Vitamin Anti Rachitis)

Vitamin ini pada awalnya ditemukan oleh Mc. Collum, Hesz, dan Sherman. Dan saat ini kita sudah mengenal ada 4 macam/jenis vitamin D, yakni:

  • Vitamin D1 (Ergostenin);
  • Vitamin D2 (Kalsiferol);
  • Vitamin D3 ; dan
  • Vitamin D4;

Diantara keempat vitamin di atas, yang paling aktif adalah vitamin D3, yaitu berfungsi dalam:

  • Mengatur kadar kapur dan fosfor dalam darah bersama-sama kelenjar anak gondok/tiroid;
  • Memperbesar penyerapan zat kapur (Ca) dan fosfor (P) dari usus;
  • Mempengaruhi proses osifikasi (proses pembentukan tulang);
  • Mempengaruhi kerja kelenjar endokrin;
  • Menghaluskan kulit dan menjaga agar tetap lembab.

Defisiensi dari kekurangan vitamin ini, dapat menimbulkan beberapa gejala seperti:

  • Timbulnya penyakit rachitis dan ricetsia;

Penyakit ricketsia dikaitkan defisiensi vitamin D dan ini ditandai oleh nyeri anggota gerak, tulang-tulang pergelangan yang melebar, lutut yang gemetaran dan ”kalung ricket”. Kalung ini disebabkan oleh ekspansi dari persambungan kostokondral, sehingga nampak lebih ke lateral dibandingkan dengan yang disangka para pemula.

  • Kejang otot; tetani;
  • Osteomalacia (perapukan tulang); yaitu suatu penyakit tulang dengan kerusakan mineralisasi yang sama dengan yang ditemukan pada penyakit tulang anak-anak;
  • Gangguan pada pertukaran zat kapur dan fosfor ; Terutama terjadi pada tulang dan gigi.
  • Gangguan sitem penulangan termasuk osteomalacia tadi;
  • Gangguan kulit; kulit menjadi kusam dan tidak bercahaya. Ini faktor salah satu akibat kurangnya pemanasan kulit yang cukup pada terik matahari pagi.

Sumber vitamin ini banyak terdapat pada minyak ikan, udang, teri/ikan asin, susu, kuning telur, ragi, buah pisang.

(B). Vitamin E Disebut Juga Tokoferol

Pertama kali vitamin ini ditemukkan oleh Evans dan Burr. Dan dikenal 3 macam vitamin E, diantaranya:

  • Vitamin E1 (alfa tokoferol);
  • Vitamin E2 (beta tokoferol);
  • Vitamin E3 (gama tokoferol);

Ketiga jenis vitamin di atas bersifat reaktif di dalam tubuh, sehingga fungsi vitamin E ini secara umum diantaranya yaitu: Mencegah pendarahan bagi wanita hamil dan mencegah keguguran, dan vitamin ini dibutuhkan saat sel sedang membelah terutama saat terjadinya fertilisasi (penyatuan gamet jantan dan betina di sel ovarium). Jika tubuh kekurangan vitamin E, dimungkinkan dapat menimbulkan gangguan seperti sterilitas/abortus/kemandulan, layuhnya otot-otot karena kerusakan saraf-saraf penggerak/motorik, kemunduran pada hipofise dan kelenjar gondok/tiroid. Sumber vitamin ini banyak terdapat pada kuning telur, susu, lemak ikan dan daging, hati, ginjal, dan paling utama pada taoge (kecambah).

Sumber Referensi Bacaan:

  • Ichsan, M, dkk. 1993. Ilmu Kesehatan dan Gizi. Jakarta. Universitas Terbuka Depdikbud.
  • Ichsan, M, dkk. 1993. Imu Kesehatan dan Gizi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan direktorat Jenderal pendidikan Dasar dan Menengah.
  • J, Sutrisno S. 1995. Masyarakat Yang Sehat. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
  • Karmana, O. dan Anwar A. 1988. Biologi. Bandung: Ganeca Exact Bandung.
  • Karyadi, Darwin dan Muhilal. 1990. Kecukupan Gizi yang Dianjurkan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar