2

Mengenal Syekh Nawawi Al-Bantani (0)

Ayuma Sofyati March 18, 2021

Syeh Nawawi al-Bantani dilahirkan pada tahun 1230 Hijriyah bertepatan dengan tahun 1813 Masehi di desa Tanara kecamatan Tirtayasa kabupaten Serang provinsi Banten. Dalam kitab-kitabnya beliau dikenal dengan nama Muhammad Nawawi al-Jawi. Dan di koloni (perkampungan ) Jawa di Mekkah beliau lebih dikenal dengan sebutan Nawawi Banten.

Syeh Nawawi keturunan ke – 12 dari Maulana Syarif Hidayatullah (Sunan gunung Jati, Cirebon) yaitu keturunan dari putra Maulana Hasanudin ( Sultan Kerajaan Islam Banten I ) yang bernama pangeran suniararas.

Setelah belajar pada orang tuanya sendiri ‘Umar Ibn ‘ Arabi yang juga seorang ulama dan pada beberapa ulama di Jawa seperti Kyai Sahal dari Banten dan kyai Yusuf dari purwakarta dalam usia 15 tahun Syekh Nawawi bersama dua orang saudaranya berangkat ke Mekkah untuk menunaikan haji dan kemudian bermukim disana selama tiga tahun.

Setelah tiga tahun di Makkah, ia kembali ke Tanara tempat kelahirannya dan mencoba mengembangkan ilmu pengetahuan yang di dapatnya. Akan tetapi karena kondisi politik yang tidak memungkinkan, disamping nampaknya kehidupan intelektual di Mekkah sangat menarik hatinya, maka setelah kurang lebih tiga tahun ia kembali lagi ke Makkah dan tinggal disana selamanya

Masa antara tahun 1830 sampai 1860 M dimanfaatkan kembali untuk belajar .Guru-guru yang mengasuhnya antara lain Syekh Khatib Sambas dan Abdul Ghani Bima, keduanya merupakan generasi yang lebih dahulu dari Syekh Nawawi.  juga berasal dari Mesir, yaitu Yusuf Sambulaweni , Nahrawi, dan Abdul Hamid Daghastani, dan juga belajar kepada Ahmad Dimyati dan Ahmad Zaini Dahlan . Semuanya di lakukan belajar di Mekkah.

Sementara di Madinah ia belajar pada Muhammad Khatib al-Hambali. Sedangkan ulama yang banyak mewarnai prinsip pemikirannya adalah Nahrawi dan Ahmad Dimyati. Kedua ulama inilah yang mula-mula membimbingnya dalam berbagai disiplin ilmu, serta membentuk karakternya untuk senantiasa berpegang pada nilai-nilai agama dan memantapkan prinsip aqidah . 

Di Makkah, Syekh Nawawi tinggal di perkampungan Syi’ib Ali merupakan koloni masyarakat Jawa. Sejak muda beliau terkenal dengan seorang yang sederhana, tekun belajar, Zuhud, tawaddu, dan taqwa dan mempunyai kecerdasan sangat tinggi beliau menguasai berbagai bidang ilmu agama seperti fiqih, tauhid, bahasa, tafsir, akhlak dan tasawuf , mengarang kitab-kitab baik yang berupa Syarah (penjelasan) atas kitab-kitab gurunya, maupun kitab murni pemikirannya, sehingga namanya begitu masyhur  tidak saja di lingkungan koloni Jawa di Makkah , tetapi juga di Mesir , Syiria dan Negara-negara Islam lainnya, terlebih di Indonesia. Sehingga mendapat julukan Sayyid ulama al-Hijaj, Imam ulama al-Haramain, seorang fuqoha dan Hukama al-Muta’akh-khirin,  dan Muaha Guru pada Nasyr al-Ma’arif al-Diniyah di Makkah. 

Karya-karya beliau mencakup berbagai bidang yaitu, bidang Tauhid, fiqih, akhlaq/ tasawuf , tafsir,tarikh, dan bahasa Arab. 

Karya beliau dalam bidang tafsir yang monumental adalah Al-Tafsir al-Munir li Ma’alim al-Tanzil Al-Mufassar ‘an wujuh Mahasin al-Ta’wil al-Musamma Mirah Labib Li Kasyf Ma’na Qur’an Majid .

Seluruh karya Syekh Nawawi  edisi pertamanya di cetak di Mesir dan Makkah sehingga dengan sendirinya menjadi konsumsi dunia Arab dan Islam pada umumnya. Beliau juga terkenal dikalangan ulama-ulama dan kelompok-kelompok pengajian di seluruh dunia Islam, terutama di daerah-daerah yang penduduknya bermazhab Syafi’i

Syekh Nawawi meninggal pada tahun 1314 H yang bertepatan dengan tahun 1897 M dan di makamkan di Ma’la Makkah Saudi Arabia

Demikian sekilas tentang ulama terkenal  Syekh Nawawi al-Bantani dari Banten. Seorang Ulama Nusantara bertaraf internasional . Semoga bermanfaat menjadi inspirasi bagi kita untuk tetap semangat dalam menimba ilmu menjadi pembelajar sepanjang hayat dimanapun dan kapanpun.

About Author

Ayuma Sofyati

Saya adalah seorang guru di SMP Negeri 2 Pontang Kabupaten Serang Banten juga blogger . Senang menyerap ilmu dan senantiasa belajar belajar dan belajar karena saya adalah pembelajar .Guraru adalah salah satu wadah untuk menyerap ilmu. Salam sukses !

View all posts by Ayuma Sofyati →

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar