6

Mengenal Fungsi Alpha Zone dalam Pembelajaran (0)

Supadilah S.Si December 6, 2020

“Sebaiknya guru mulai pembelajaran dengan didahului alpha zone.”

Kalimat ini selalu diingatkan kepala sekolah kami pada berbagai kesempatan. Baik itu dalam rapat, rapat kerja, atau sekolah guru.

Yah, siswa kan memulai belajar dengan berbagai kondisi. Bisa jadi psikologisnya sedang kesal, capek, atau bosan yang dibawa dari rumahnya. Atau, kadang siswa sudah jenuh pergantian jam pelajaran sebelumnya.

Alpha zone menjadi hal mutlak dan wajib yang harus dilakukan guru. Apa sih alpha zone itu? Sederhananya, alpha zone merupakan kegiatan yang bisa membuat siswa berada dalam kondisi santai, menyenangkan, tersenyum, tertawa, dan sejenisnya.

Alpha zone ini mirip ice breaking di pelatihan-pelatihan. Mungkin bedanya alpha zone dilakukan di awal kegiatan, sementara ice breaking di tengah-tengah kegiatan.

Apa itu Alpha Zone?

Ilmu neurologi membagai otak dalam empat gelombang. Salah satunya adalah gelombang alfa. Kondisi alfa merupakan kondisi yang paling baik untuk belajar. Ditandai dengan kesiapan untuk belajar. Tandanya wajah terlihat ceria, bahagia, dan fokus dengan yang dilihatnya pada guru.

Kegiatannya bisa bermacam-macam. Waktu itu, kepala sekolah menyebutkan satu contoh, dan guru bisa berkreasi sendiri.

Akhirnya didapat beberapa jenis alpha zone seperti nyanyi bareng, nonton video (boleh berkaitan dengan pembelajaran atau tidak), anekdot (cerita lucu), tebak-tebakan, teka-teki, kata-kata motivasi, senam otak, game, dan lainnya.

Alpha zone ini sangat efektif lho membuat pembelajaran jadi menyenangkan. Meskipun sebentar, efeknya sangat bagus untuk mengondisikan siswa untuk SIAP belajar.

Macam-macam Alpha Zone

Alpha zone bisa berupa:

  1. Menyanyi
  2. tebak-tebakan
  3. senam otak
  4. cerita lucu
  5. cerita seru
  6. menonton video atau film
  7. game atau permainan
  8. story telling
  9. kalimat pembangkit semangat
  10. teka-teki atau kuis
  11. tepuk tangan, dan lainnya.

Manfaat Alpha Zone

  1. mengondisikan siswa agar siap belajar
  2. mengurangi kejenuhan siswa yang sudah jenuh belajar
  3. membuat keceriaan di dalam kelas
  4. agar siswa dapat terus berkonsentrasi di dalam pembelajaran.
  5. tumbuhnya motivasi dalam diri peserta didik
  6. penyampaian guru lebih mudah diterima peserta didik
  7. menguatkan hubungan antara guru dan siswa
  8. guru semakin berkreasi di dalam pembelajarannya.

Di dalam sebuah penelitian disampaikan bahwa peserta didik hanya dapat berkonsentrasi pada 20 menit pertama saja. Setelah itu mereka kesulitan untuk berkonsentrasi. Kalau pelajaran dilanjutkan, bisa dibilang sia-sia sebab otak mereka tidak maksimal lagi menyerap informasi.

Dulu sewaktu jadi siswa kita juga begitu kan? Nggak bisa lama mengikuti pembelajaran. Sebentar saja sudah hilang konsentrasi. Nah, siswa pun demikian.

Karena itu guru harus jeli melihat kondisi siswa lalu membuat dan mengubah kondisi agar bisa dikondisikan. membuat suasana kelas agar bisa kembali berkonsentrasi.

Salah satunya adalah dengan alpha zone ini. Selamat mencoba, wahai bapak ibu guru. ada yang mau berbagi alpha zone? 🙂

About Author

Supadilah S.Si

Seorang guru di SMA Terpadu Al Qudwah, Lebak, Banten. Selalu berusaha menjadi guru yang baik untuk murid-muridnya. Suka belajar apapun. Hobi menulis di blog atau media sosial. Pengen dapat banyak ilmu dan pengalaman di www.guraru.org. Ayo saling berbagi

View all posts by Supadilah S.Si →

Comments (6)

  1. Jadi selama ini saya melakukan Alpha Zone ya pak??? Baru tau istilahnya 😀

    Saya sering kali sebelum memulai pelajaran mengajak peserta didik saya untuk menyanyi bersama, cerita lucu atau bahkan tebak²an agar lebih semangat karena pelajaran saya ada dijam terakhir dan agar mereka tidak bosan.

    Lalu bgaimana jika alpha zone ini dilakukan di tengah atau di akhir pelajaran ya pak?? Apakah istilahnya sama ya

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar