10

Mengenal Aurora, Fenomena Langit yang Mempesona (0)

Supadilah S.Si December 19, 2020
auora

Dunia penuh dengan fenomena. Tiap bagian dari bumi punya keajaiban yang hebat. Sebuah bukti bahwa bumi diciptakan oleh Sang Maha Hebat pula.

Salah satu fenomena yang terjadi di langit adalah aurora. Ada yang tau apa itu aurora?

Aurora adalah sebuah fenomena alam berupa cahaya yang menari-nari di langit pada malam hari. Warna aurora biasanya hijau, ungu, biru. Wow, keren ya.

Tapi, kita yang berada di Indonesia pastinya tidak akan pernah bisa melihat aurora secara langsung karena aurora terjadi di bagian kutub bumi.

Penyebab Terjadinya Aurora

Aurora terjadi karena adanya pertemuan antara partikel-partikel dari ionosfer yang mengandung partikel dari matahari dengan medan magnet bumi.

Ion bermuatan positif dan negatif terbentuk di lapisan ini pada ketinggian 100 km dari permukaan bumi.

Matahari melontarkan miliaran partikel ketika terjadi ledakan di permukaannya. Partikel-partikel tersebut sampai juga ke atmosfer bumi dan menumpuk di ionosfer.

Ada rangkaian proses terjadinya aurora yang perlu kita ketahui. Dan berikut ini beberapa penyebab yang memicu terjadinya aurora:

  1. Adanya sun spot atau bintik hitam pada permukaan matahari karena tidak sempurnanya interaksi medan magnet matahari.
  2. Adanya proton dan elektron sebagai satu-satunya unsur yang membentuk atom.
  3. Adanya partikel yang terjebak ke dalam sabuk Van Allen dan kemudian terhisap kutub medan magnet planet bumi.

Jenis Aurora di Bumi

Sebenarnya aurora itu semuanya sama, aurora dibedakan hanya karena perbedaan lokasi saja. Aurora hanya terjadi di kutub bumi, karena kutub bumi hanya ada 2 yaitu kutub utara dan selatan maka jenis aurora hanya ada 2.

1. Aurora Borealis

Borealis berasal dari istilah Roma dan Yunani yang mempunyai arti sebagai “dewi fajar” dan “angin utara”. Aurora jenis ini akan terlihat di ufuk utara menjelang terbit fajar.

Cahaya dengan warna kemerah-merahan ini bisa dilihat di Eropa seperti Rusia, Alaska, Kanada dan Skandinavia.

Aurora yang muncul di belahan bumi bagian kutub utara ini umumnya muncul setiap tahun. Kemunculannya muncul di antara bulan September hingga Oktober.

Namun tidak menutup kemungkinan jenis Aurora Borealis ini juga bisa terjadi di antara Maret dan April.

2. Aurora Australis

Seperti namanya, aurora australis adalah fenomena cahaya warna-warni yang nampak di wilayah Australia. Istilah Australis ini sendiri juga diambil dari nama sebuah benua di Australia yang letaknya ada di wilayah selatan.

Intinya aurora akan terlihat dimana wilayah tersebut hanya menerima lebih sedikit paparan sinar matahari. Kondisi ini biasanya terjadi saat musim gugur ataupun menjelang musim dingin di Eropa.

Aurora di kutub selatan disebut aurora Australis atau cahaya selatan. Aurora ini dapat dilihat di negara yang terletak dekat kutub selatan yakni Antartika, Selandia Baru, Amerika Selatan dan Australia.

Demikian sedikit ulasan tentang auroro, sebuah fenomena langit yang memesona. Semoga keajaiban ini menambah semangat kita untuk terus menggali ilmu.

About Author

Supadilah S.Si

Seorang guru di SMA Terpadu Al Qudwah, Lebak, Banten. Selalu berusaha menjadi guru yang baik untuk murid-muridnya. Suka belajar apapun. Hobi menulis di blog atau media sosial. Pengen dapat banyak ilmu dan pengalaman di www.guraru.org. Ayo saling berbagi

View all posts by Supadilah S.Si →

Comments (10)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar