0

Mengajak Guru Lain Berkolaborasi (0)

Thurneysen Simanjuntak March 31, 2021

Semester ini, masa pandemi Covid-19 ini, saya mengajak beberapa guru berkolaborasi dalam pembelajaran. Salah satu pembelajaran yang saya lakukan adalah kolaborasi antara pelajaran Sejarah Indonesia dan Seni Musik.

Awalnya memang saya kurang tertarik dengan kolaborasi, terutama karena pandemi Covid-19. Alasannya saya harus intens berdikusi dengan guru yang bersangkutan. Sementara untuk bertemu kecil kemungkinan, mengingat masa sekarang masih perlu menjaga jarak.

Tetapi ketika kami mendiskusikan melalui daring dengan guru yang bersangkutan, ide kami ternyata nyambung. Kata orang gayung bersambut. Kami mendiskusikan apa-apa saja yang bisa dipadukan anatara Pelajaran Sejarah Indonesia dengan Seni Musik.

Singkat cerita, kami memutuskan membuat podcast juga. Seperti tulisan terdahulu. Bedanya pada topik ini dikolaborasi dengan musik.

Nah, dari pelajaran Sejarah Indonesia sendiri menawarkan cerita perjuangan, tepatnya proses merebut kemerdekaan, memaknai kemerdekaan tersebut, serta bagaimana siswa zaman sekarang memaknai kemerdekaan itu.

Sementara bagian awal, siswa tersebut harus memainkan alat musik yang dikuasainya dan menjadi nada pengiring podcast mereka. Awalnya bagi saya yang kurang memahami tentang dunia seni musik, tidak bisa membayangkan bagaimana konsep kolaborasi ini. Tetapi berkat dukungan dan dorongan guru musik semua berjalan dengan baik.

Kalu bicara hasil karya anak, ternyata luar biasa. Di luar ekspektasi saya pribadi. Anak-anak sekarang ternyata memiliki potensi dan bakat yang luar biasa. Yang penting, bagaimana kita menggalinya, mengarahkannya.

Bisa saya bayangkan kalau tadinya cerita tersebut hanya melulu dengan menceritakan dan presentasi semata. Rasanya akan hambar. Berbeda sekali ketika sudah berkolaborasi dengan musik. Tentu ada nuansa yang berbeda.

Nah, kolaborasi antar bidang studi memang adalah salah satu yang harus diajarkan kepada anak. Menurut hemat saya, tidak ada pelajaran yang berdiri sendiri. Semua pelajaran tersebut berhubungan satu dengan yang lainnya.

Pembiasaan berkolaborasi antar dua atau lebih pelajaran tentu akan mengajarkan sesuatu nilai lebih bagi anak didik. Mereka akan dapat memahami dan memaknai satu pelajaran dan posisinya dengan pelajaran lainnya.

Memang berkolaborasi dengan bidang studi lain, atau pelajaran lain tentu tidak mudah. Ada banyak persepsi yang disamakan, mencari jalan tengah atau titik temu. Bahkan terkadang butuh waktu yang lama dan mendalam untuk membahasnya secara bersama. Belum lagi melakukan proses evaluasinya, tentu butuh tenaga ekstra.

Tetapi hal itu akan sebanding dengan hasil yang diperoleh. Akan ada kepuasan tersendiri yang membuat kita bahagia dan senang. Mengobati rasa lelah.

Bukankah hal itu yang menjadi kesuksesan kita? Kalau tidak ada tantangan dalam pembelajaran, barang kali kita pun akan santai – santai saja . Tidak berkembang dan cenderung memilih berada pada zona nyaman (comfort zone).

Semoga saja ke depannya tercipta lagi kolaborasi dengan bidang studi lain. Siap belajar!

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar