0

Menerjang Keterbatasan untuk Menanamkan Pembiasaan Kepada Anak (0)

Janwadi November 1, 2021

Keterbatasan dalam mengajar kian terlihat jelas ketika masa pandemi Covid-19 hadir di Negeri ini. Secara bertahap di semua bidang beradaptasi agar bisa bertahan dan berkembang dalam keterbatasan akibat pandemi. Tak terkecuali di bidang pendidikan di berbagai daerah.


Tiap sekolah pasti memiliki perbedaan dalam fasilitas dan kemampuan guru-guru yang mengajar. Ada yang sudah terbiasa dengan teknologi dan ada pula yang masih gagap teknologi. Sehingga pada masa pandemi C-19, pembelajaran online yang diterapkan tak sebaik yang diharapkan. Itu semua karena keterbatasan, baik itu keterbatasan kemampuan guru, keterbatasan fasilitas, atau pun keterbatasan kemampuan orang tua dalam menyediakan sarana untuk anak didik di rumah.

Tiap sekolah pasti memiliki perbedaan dalam fasilitas dan kemampuan guru-guru yang mengajar. Ada yang sudah terbiasa dengan teknologi dan ada pula yang masih gagap teknologi. Sehingga pada masa pandemi C-19, pembelajaran online yang diterapkan tak sebaik yang diharapkan. Itu semua karena keterbatasan, baik itu keterbatasan kemampuan guru, keterbatasan fasilitas, atau pun keterbatasan kemampuan orang tua dalam menyediakan sarana untuk anak didik di rumah.

Namun, untuk mewujudkan masa depan generasi bangsa ini menjadi lebih baik, generasi bangsa yang memiliki karakter yang mulia, para guru pun dengan keterbatasan yang mereka miliki terus menerus berusaha untuk menerjang keterbatasan tersebut. Tujuannya adalah agar anak didik bisa menjadi generasi bangsa yang berkarakter mulia dan tentunya lebih baik dari generasi sebelumnya.

Salah satu usaha yang dilakukan adalah melalui penanaman karakter yang sudah diprogramkan oleh sekolah dalam pembiasaan siswa di sekolah dan di rumah. Pembiasaan yang ditanamkan sudah teragendakan dalam sebuah buku yang disebut buku penghubung dan pembiasaan yang tentunya guru di sekolah bekerjasama dengan orang tua di rumah untuk mengontrol pembiasaan yang wajib dilaksanakan anak-anak di rumah. seperti berkata dan berbuat baik kepad ayah ibu dan keluarga, membantu mengerjakan pekerjaan rumah, dan pembiasaan-pembiasaan lainnya yang nantinya diharapkan pembiasaan tersebut menjadi karakter yang melekat pada jiwanya.

Salah satu usaha yang dilakukan adalah melalui penanaman karakter yang sudah diprogramkan oleh sekolah dalam pembiasaan siswa di sekolah dan di rumah. Pembiasaan yang ditanamkan sudah teragendakan dalam sebuah buku yang disebut buku penghubung dan pembiasaan yang tentunya guru di sekolah bekerjasama dengan orang tua di rumah untuk mengontrol pembiasaan yang wajib dilaksanakan anak-anak di rumah. seperti berkata dan berbuat baik kepad ayah ibu dan keluarga, membantu mengerjakan pekerjaan rumah, dan pembiasaan-pembiasaan lainnya yang nantinya diharapkan pembiasaan tersebut menjadi karakter yang melekat pada jiwanya.

Salah satu usaha yang dilakukan adalah melalui penanaman karakter yang sudah diprogramkan oleh sekolah dalam pembiasaan siswa di sekolah dan di rumah. Pembiasaan yang ditanamkan sudah teragendakan dalam sebuah buku yang disebut buku penghubung dan pembiasaan yang tentunya guru di sekolah bekerjasama dengan orang tua di rumah untuk mengontrol pembiasaan yang wajib dilaksanakan anak-anak di rumah. seperti berkata dan berbuat baik kepad ayah ibu dan keluarga, membantu mengerjakan pekerjaan rumah, dan pembiasaan-pembiasaan lainnya yang nantinya diharapkan pembiasaan tersebut menjadi karakter yang melekat pada jiwanya.

#KompetisiArtikelGuraru

#HariGuruSedunia

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar