2

Mendampingi Belajar Daring (0)

Supadilah S.Si February 10, 2021

Daring..dariing…daring. di masa pandemi akibat Covid-19 ini istilah daring jadi populer. Biasanya merujuk ke istilah pembelajaran daring. Ya, akibat covid-19 itu sekolah tidak ada pembelajaran tatap muka, tapi diganti dengan pembelajaran jarak jauh. Salah satu bentuknya adalah pembelajaran daring…

Siapa yang merasa kewalahan saat pembelajaran daring? Hayo… ngaku! Kalau nggak ngaku, biar saya yang ngaku aja lah. Hehe…

Ya, saya cukup kewalahan dengan pembelajaran daring. Apalagi saya mengajar matematika. Lha wong saat pembelajaran tatap muka saja saya susah mengajari anak. Apalagi pembelajaran daring yang susah juga memahamkan tentang materi.

 Nah, harus ada strategi dan pemahaman yang pas agar pembelajaran daring bisa lebih efektif. Bukan hanya untuk guru agar nyaman mengajar tapi juga agar siswa menjalani pembelajaran dengan senang hati dan gembira. Bisakah?

Ternyata bisa. Saya merasa yakin setelah mengikuti webinar yang diadakan sore ini, Sabtu (19/12/2020). Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini diprakarsai oleh AISEI. AISEI (The Association for International minded School Education for Indonesia) adalah sebuah Komunitas Pendidik di Indonesia yang memiliki misi yaitu memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia mulai dari akar permasalahannya, memperkenalkan sistem pendidikan asing, meningkatkan profesionalisme serta mengembangkan kompetensi pendidik.

Hm, dilihat dari judul materinya, sudah memberikan kesan mendalam. Learning Support During Pandemic. Aha….ini yang saya cari-cari sejak dulu nih.

Sharing session keren ini diadakan oleh ASEI yang menghadirkan speaker Kurnia Mega, M.Psi. seorang psikolog yang telah melalang buana memberikan pendampingan di ranah pendidikan.

Menurut Bu Kurnia Mega, seorang guru harus memahami kondisi anak. Ada anak yang mengalami kesulitan belajar atau gangguan belajar. Kesulitan belajar dan gangguan belajar merupakan dua hal yang berbeda.

Kondisi saat ini:

(√) Pembelajaran dilakukan sebagai pembelajaran Jarak Jauh/PJJ online

(√) Orang tua menjadi guru di rumah

(√) Anak mulai bosan dan stress berada di rumah

(√) Orang tua bingung dan stress mendampingi belajar anak

(√) Guru berusaha mengubah pembelajaran dari tatap muka menjadi daring

(√) Mulai terlihat kesulitan kesulitan belajar yang ditunjukkan anak.

Ada banyak kasus kesulitan yang disebabkan oleh:

1. Kurangnya motivasi dan minat belajar

2. Sikap negatif terhadap guru atau pelajaran

3. Situasi belajar

4. Kebiasaan belajar yang salah

5. Atensi

Selama belajar daring ini ‘banyak’ atau ‘sangat banyak’ kesulitan? Hehe… Nah, kesulitan ini ternyata bisa disebabkan oleh beberapa hal ini.

 Kata Bu Kurnia Mega, penyebab munculnya kesulitan pelajar saat pandemi adalah:

(√) Durasi ketahanan anak di depan layar atau scan selama belajar

(√) Gaya belajar anak yang sebagian besar kinestetik dan visual auditori kinestetik taktil

(√) Situasi atau setting belajar di rumah yang berbeda dengan situasi belajar di sekolah

(√) Relationship dengan anak

Seorang guru perlu memilih dan memiliki teknik pembelajaran yang sesuai dengan modalitas dan gaya belajar anak. Hal ini akan membantu anak untuk lebih mudah dalam belajar dan meminimalkan kesulitan yang dihadapi saat belajar.

Karena materinya sangat pas dengan saya sebagai guru, pemaparan materinya sangat menarik dan membuat waktu tidak terasa cepat habis. Untungnya ada sesi tanya jawab. Jadi Bu Kurnia Mega bisa menambahkan hal-hal yang memang menjadi pertanyaan bahkan keluhan guru atau orang tua.

Membangun koneksi dan empati dengan anak. Guru harus rajin menyapa siswa, menanyakan kabarnya, dan sering mendengar siswa. “Anak seneng sekali lho didengarkan. Dengarkan perasaan mereka. Dampingi anak merasa diperhatikan.”

Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Jangan salah, dengan situasi yang fun dan playful membuat anak-anak belajar lebih mudah. Kasih game di sela-sela pembelajaran. Ada banyak hal yang bisa dilakukan. Bahkan hal ini bisa dilakukan bukan hanya saat pandemi saja.”

About Author

Supadilah S.Si

Seorang guru di SMA Terpadu Al Qudwah, Lebak, Banten. Selalu berusaha menjadi guru yang baik untuk murid-muridnya. Suka belajar apapun. Hobi menulis di blog atau media sosial. Pengen dapat banyak ilmu dan pengalaman di www.guraru.org. Ayo saling berbagi

View all posts by Supadilah S.Si →

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar