0

Mencegah Penyakit Melalui Aktivitas Fisik (0)

oloan February 22, 2021

Selama manusia hidup, tentu tidak akan dapat untuk tetap tinggal diam di tempat. Mereka selalu ingin bergerak, melakukan kegiatan atau pekerjaan untuk melangsungkan hidup dan kehidupannya. Kecuali bagi orang yang sakit, dimana mereka tidak harus tetap berada di tempat tidur.

Untuk setiap kegiatan yang dilakukan oleh tubuh kita (jasmani), dibutuhkan tenaga atau energy. Tenaga yang dikeluarkan untuk melakukan kegiatan itu, berasal dari hasil pembakaran bahan-bahan makanan yang kita makan sehari-hari. Guna melaksanakan pembakaran bahan-bahan makanan tersebut, diperlukan oksigen ( O2 ).

Oksigen tidak dapat disimpan didalam badan, kekurangan oksigen harus diambil dari luar badan (udara). Oleh karena itu, bila kita melakukan kegiatan / pekerjaan yang lebih berat, maka akan terlihat pula mengenai pekerjaan jantung dan pernafasan serta bahan makanan yang kita makan.

Makanan

Dalam melakukan pekerjaan yang berat tentu akan banyak mengeluarkan tenaga (energy). Untuk mengganti tenaga yang banyak dikeluarkan tadi, dibutuhkan makanan yang lebih banyak. Keperluan energy bagi orang-orang yang bekerja berat, seperti olahragawan dan pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan dengan mempergunakan fisik (jasmani); lebih besar daripada orang-orang yang bekerja di kantor.

Jantung dan Pernafasan

Jantung merupakan satu-satunya alat, untuk memompakan darah ke seluruh tubuh. Dengan melalui aliran darah, makanan yang kita makan sehari-hari akan disalurkan ke seluruh tubuh. Jadi bila kita melakukan kegiatan atau pekerjaan yang berat, lebih banyak oksigen yang dibutuhkan. Dengan demikian, jantung akan berdenyut lebih cepat. Begitu pula jalannya pernafasan pun akan lebih cepat dan dalam, agar dapat mengambil, menghirup oksigen sebanyak-banyaknya dari luar, ke dalam darah melalui paru-paru.

Melakukan kegiatan / pekerjaan, baru dapat terwujud, bila otot-otot dapat bekerja. Otot-otot dapat bekerja, bila mempunyai kekuatan atau tenaga. Tenaga (energy) diperoleh dari hasil pembakaran bahan-bahan makanan yang kita makan sehari-hari. Dengan adanya pembakaran, maka akan timbul panas dari dan dari panas inilah timbul tenaga (hasil oksidasi atau pembakaran).

Bila kita bekerja atau melakukan kegiatan yang lama dan berat, hasil dari pembakaran itu akan menimbulkan asam susu atau asam laktuk. Hal ini disebabkan jumlah oksigen di dalam darah kurang. Itulah sebabnya bila kita melakukan kegiatan, sering menimbulkan rasa pegal, linu, letih, bahkan merasa sakit pada otot-otot karena adanya asam laktat itu. Makin banyak asam laktat dalam otot kita, makin cepat terjadi rasa letih, rasa pegal, dan sebagainya, mungkin pula sudah tidak sanggup untuk melakukannya lagi.

Untuk memulihkan kembali tenaga, diperlukan istirahat yang cukup dan harus dimasage atau dipijit agar asam laktat yang tertimbun itu dapat dimobilisir atau dibebaskan oleh tubuh. Selain daripada itu dengan melakukan pekerjaan yang berat terus menerus, sedang waktu untuk istirahat tidak cukup, maka akan dapat menimbulkan penyakit syaraf. Oleh karena itu bila kita melakukan pekerjaan yang berat, harus diimbangi dengan waktu untuk istirahat yang cukup.

Dengan uraian singkat tersebut di atas, jelaslah disini bahwa untuk membina dan meningkatkan kesehatan harus ada keseimbangan antara kegiatan / kerja, makanan dan istirahat.

Salam Sehat untuk kita semua..

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar