4

Mencari Ide Menulis (0)

Thurneysen Simanjuntak March 26, 2021

Suatu waktu ketika sedang duduk di teras rumah, ada seseorang yang mengirimkan pesan dan bertanya tentang ide menulis Bahkan, bukan hanya bertanya, kami pun akhirnya berdikusi panjang lebar. Pertanyaan awalnya kira-kira begini.

” Pak, bagaimana sih caranya menemukan ide menulis itu? Soalnya saya sering menunda menulis karena tidak ketemu dengan ide. “

Kalau ditanya seperti ini, menurut saya lumayan berat untuk menjawabnya. Pasalnya saya pun termasuk orang yang terkadang kesulitan mencari dalam ide saat mau menulis. Tapi berdasarkan pengalaman, ada kalanya ide itu datang sendiri (tanpa diundang) dan ada juga yang harus di kejar sampai ke mana – mana.

” Maksudnya apa Pak? ” lanjutnya.

Maksud saya, ide itu kadang – kadang bisa saja melintas dalam benak secara tiba – tiba. Seperti yang saya sampaikan di atas, terkadang ide itu datang tanpa diundang. Bisa saja saat duduk di teras rumah, ketika mau rebahan di tempat tidur, atau ( maaf ) bisa juga lagi di kamar mandi atau di toilet.

Tapi ketika ide itu sudah datang, jangan pernah disia – siakan. Ibarat seorang tamu yang sedang berkunjung, jangan dibiarkan duduk di pekarangan rumah. Ajak masuk ke dalam rumah, ngopi – ngopi sambil ngobrol. Kasihankan kalau tamunya dianggurin. Soalnya, sring sekali tamu tersebut membawa kebahagiaan bagi keluarga.

Begitu juga dengan ide, ketika datang, jangan pernah biarkan hanya melintas begitu saja. Ajak mampir dalam benak, bahkan ajak berdialog panjang lebar. Sekecil apa pun ide itu, jangan pernah disepelekan. Bukankah karya besar sering lahirnya diawali dari ide yang kecil?

Bermanfaat atau tidaknya ide nantinya, tentu akan kelihatan ketika kita menanggapinya dengan serius. Jadi ketika ada ide yang datang, langsung saja dicatat, pikirkan dan kembangkan dalam bentuk tulisan. Begitu kira – kira.

” Terus, bagaimana ide yang harus di kejar? ” Sepertinya dia semakin penasaran dengan pernyataanku yang di awal.

Kalau yang ini memang kita harus lebihproaktif, kata orang – orang bahkan kita harus melakukan jemput bola. Misalnya saja, kalau mau menulis tentang keindahan alam, pergilah keluar rumah dan cari tempat yang memenuhi harapanmu itu. Kalau mau menulis tentang pasar, ada baiknya langsung terjun ke pasar dan cari seribu satu inspirasi di sana.

Begitulah ide memang, susah ditebak.

Tapi sesungguhnya ide itu sebenarnya ada di mana – mana. Tergantung bagaimana saja kita menemukannya. Ide untuk menulis bisa saja muncul kita sedang menonton televisi, ketika membuka media sosial, ngobrol dengan tetangga atau orang di sekitar, melihat orang berjalan di depan rumah, baca buku yang sudah lama tertumpuk di rak buku, bahkan ketika kita berselancar di dunia maya dan mengunjungi blog teman – teman.

Atau ketika berkunjung di blog saya. Hahaha…..

Comments (4)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar