14

Menariknya PAI SD (+4)

Botaksakti November 27, 2013

Syarat wajib sholat seperti di bawah ini, kecuali…..

a. dewasa

b. baligh

c. berakal

d. telah

 

Kutipan di atas, adalah salah satu soal yang terdapat dalam LKS Pendidikan Agama Islam untuk SD kelas IV yang dibawa anak belajar saya tadi malam. Sejenak saya agak ‘gimana gitu’ membaca soal tersebut.

Perhatian saya tertuju kepada pilihan jawaban terakhir. ‘telah’ itu maksudnya apa, ya? Apakah ini juga setara atau dalam kelompok ‘dewasa, baligh, dan berakal’? Berulang kali saya mencoba merekontruksi pemahaman saya terhadap soal ini. Akan tetapi, tidak ketemu juga, sampai akhirnya saya menyerah pada pengertian bahwa ‘telah’ itu lawan kata dari ‘belum’.

Mungkin penyusun soal ini ingin memberikan ‘pengecoh’ yang mudah karena diperuntukkan bagi anak kelas IV SD. Akan tetapi, nyatanya anak belajar saya yang kelas IV SD itu juga malah kebingungan karena ternyata berpikir seperti pola pemahaman saya tadi. Ia kebingungan mendudukkan pilihan jawaban ‘telah’ itu dalam keseluruhan kontruksi soal.

Penasaran, saya mencoba mencari tahu siapa penyusun LKS yang memuat soal tersebut. Hampir seluruh permukaan LKS saya telisik, tak secuil nama pun ada di sana. Satu-satunya yang bisa saya duga sebagai pihak yang bertanggung jawab menyusun/menerbitkan LKS ini hanyalah sebuah logo Pemerintah Daerah Kota Tangerang.

Hemm……saya tercenung. Kok ya masih beredar dan dipakai ya produk seperti ini? Apakah guru atau sekolah yang memakainya tidak menyadari ini? Bagaimanapun soal seperti itu kurang tepat sebagai soal yang baik. Pengecoh tidak berfungsi sebagaimana mestinya bahkan bisa jadi malah membuat salah kontruksi berpikir siswa. Hemat saya, penyusun soal ini kurang memahami kaidah penyusunan soal yang baik.

Apakah ini hanya sebuah kekeliruan? Saya khawatir, ini sebuah potret kecil yang menjadi puncak gunung es permasalahn dunia PAI kita. Semoga kekhawatiran saya itu tidak benar. Bagaimana rekan guraruers?

 

 

 

Comments (14)

  1. heeee ….. heeeee ….. kapan Islam akan berkembang jika PAI tak tersentuh dengan baik? Bahkan banyak di sekolah dasar negeri yang PAInya sekedar hafalan, sedang penerapan dan penghayatan minim sekali ……..
    berbagi cerita Pak, dulu saat UAS saya baca soalnya, mencoba mengedit, dan hasilnya dari seluruh nomor ada coretan merah yang harus dibenahi karena tidak sesuai dengan kaidah penulisan bahasa

  2. heeee ….. heeeee ….. kapan Islam akan berkembang jika PAI tak tersentuh dengan baik? Bahkan banyak di sekolah dasar negeri yang PAInya sekedar hafalan, sedang penerapan dan penghayatan minim sekali ……..
    berbagi cerita Pak, dulu saat UAS saya baca soalnya, mencoba mengedit, dan hasilnya dari seluruh nomor ada coretan merah yang harus dibenahi karena tidak sesuai dengan kaidah penulisan soal

  3. Sangat memprihatinkan. Sebenarnya penggunaan bahasa Indonesia masih banyak yang harus ditingkatkan. Tiap hari kita menemuinya di banyak buku, termasuk LKS yang lebih parah kesalahannya. Parahnya lagi, banyak siswa mengatakan soal-soal itu untuk PR, tugas kelompok, dan hehehe banyak guru yang tak sempat meralat kesalahan soal, bahkan ada yang ikutan salah ketika membahasnya. Ini masih untung, ada yang tak sempat membahas, LKS ditanda-tangani tanpa nilai apalagi komentar. Kasihan anak didik kita, lama-lama mereka terbiasa diajari bahasa yang salah, bahkan konsep salah. Waduh runyam deh. Yuk Guraru, kita selalu berikan contoh yang benar, kemudian kita sosialisasikan.

    Terima kasih pak Isna. Selamat berjuang, salam sukses.

  4. hehe…sepertinya kesalahan soal-soal seperti itu tidak hanya untuk LKS PAI, Pak. Persoalan perbukuan kita memang begitu, lemah.
    @Pak Isna, soal hafalan untuk mapel PAI kadang dilematis juga, Pak. Beberapa materi memang mewajibkan siswa untuk hafal, seperti doa2 shalat. Tapi kadang di SD materi itu tidak dituntaskan. Banyak lulusan SD masih belum hafal doa shalat sehingga guru-guru di SLTP kena tanggung jawab agar bagaimana mereka bisa hafal.
    Selain itu, materi PAI juga banyak perulangan. Misal, di SD ada materi shalat, thaharah, di SLTP juga ada. Tapi kan semestinya itu tingkat pengetahuan dan kesulitannya berbeda. Tapi yang terjadi, sering sama alias sami mawon. hehe kok malah jadi ngelantur sampai sini..
    salam
    🙂

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar