0

MEMILIH BUKU TEKS PELAJARAN KIMIA YANG BAIK (0)

Agus Wahidi, M.Pd April 7, 2021

Salah satu kecakapan hidup ( life skill ) yang perlu dikembangkan melalui proses pendidikan adalah ketrampilan berpikir (Depdiknas, 2003). Kemampuan seseorang untuk dapat berhasil dalam kehidupannya antara lain ditentukan oleh ketrampilan berpikirnya, terutama dalam upaya memecahkan masalah-masalah kehidupan yang dihadapinya. Di samping pengembangan fitrah bertuhan, pembentukan fitrah moral dan budipekerti, inkuiri dan berpikir kritis disarankan sebagai tujuan utama pendidikan sains dan merupakan dua hal yang bersifat sangat berkaitan satu sama lain (Ennis, 1985; Garrison & Archer, 2004).
Buku teks yang beredar untuk menunjang pembelajaran kimia di SMA sangat banyak ragamnya dari berbagai penyusun dan penerbit. Keragaman ini disebabkan oelh keragaman orientasi penerbit dan penulis buku teks. Buku teks yang disusun dengan orientasi komersial mungkin lebih condong kearah untung rugi suatu buku teks dalam hal jual beli. Melihat kondisi tersebut pemerintah menetapkan melalui Menteri pendidikan nasional bahwa untuk tahun 2008, guru tidak lagi diperkenankan menjual buku disekolah, karena pemerintah sudah meluncurkan buku sekolah elektronik (BSE) yang dapat diunduh dari situs resmi depdiknas. Buku-buku tersebut dijual dengan harga sudah standar. Hal ini membuat guru harus lebih kritis memilih dan menilai tentang kualitas buku ajar yang nanti direkomendasikan kepada siswa didiknya untuk dipakai.
Bahan ajar atau dalam hal ini buku teks sebagai komponen dari unsur dalam pendidikan di sekolah akan saling mempengaruhi dengan komponen lain yaitu subyek didik (guru, siswa, dan tenaga kependidikan non guru ), tujuan , pendekatan-metode-strategi teknik, peralatan penilaian administrasi, dan pengaruh lingkungan. ( Sumadi Suryabrata, 1983, 6-7). Buku teks memegang peranan penting dalam pengajaran sains, hal ini dengan jelas disampaikan dalam beberapa laporan mengenai kondisi pendidikan sains di Amerika serikat , hasil dari proyek penelitian bersama ( Hans dan Yager, 1981) lebih dari 90 % dari seluruh guru menggunakan buku teks sains lebih dari 90 % waktunya. Hal ini diperkuat oleh Brandwein (1981) melaporkan bahwa tuntasnya materi sains yang disajikan dalam buku teks merupakan focus dari kebanyakan pengajaran sains.
Buku merupakan sarana melatih peserta didik untuk memiliki ketrampilan berpikir. Ketrampilan berpikir adalah bagaiman merangkai teori-teori atau fenomena yang ada untuk dihasilkan teori atau pernytaan yang baru dari siswa. Buku selayaknya tidak hanya sebagai suatu kompilasi materi yang tidak tersusun dengan baik untuk kepentingan proses belajar mengajar.
Dari uraian diatas , maka buku teks dalam penyajiannya terutama penyajian konsep harus urut dan memudahkan siswa dapat terlatih berpikir secara sistematis . Sehingga siswa dapat belajar mandiri. Markle (dalam Rosser, 1984) mendiskusikan ketidak tepatan buku-buku teks untuk mengajarkan konsep-konsep, mengatakan bahwa kerapkali buku teks menyampaikan konsep tidak lengkap atau menggunakan konsep lain (bahasa / istilah ) yang siswa tidak kenal, untuk menjelaskan atau mendefinisikan konsep baru. (Ratna wilis dahar, 1989:90). Penelitian yang dilakukan oleh Ambruster dan Kolegannya mengungkapkan 3 unsur yang harus ada dalam buku teks yang baik, yaitu struktur, koherensi,dan kesesuaian dengan audien. (Ciborowsky, 1998: 11).
Buku teks mata pelajaran kimia sebagai salah satu buku pelajaran sains di SMA yang beredar harus memenuhi standar atau kelayakan isi, kelayakan teknik penyajian, dan kelayakan kebahasaan yang dijelaskan oleh BSNP berikut ini :
A. Dari sisi komponen isi,
cakupan materi yang terjabarkan dalam keluasan materi.
Butir 1
Keluasan materi, Deskripsi Materi yang disajikan minimal mencerminkan jabaran substansi materi yang terkandung dalam Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD).
Butir 2
Kedalaman materi. Deskripsi Materi mencakup mulai dari pengenalan konsep dan prinsip sampai dengan interaksi. antarkonsep serta terapan prinsip dengan memperhatikan sesuai dengan yang diamanatkan oleh SK dan KD.

B. Akurasi (kebenaran dan ketepatan) materi
butir 1
Akurasi fakta, Deskripsi Fakta dan kejadian (gejala) yang disajikan sesuai dengan kenyataan (untuk IPA),
butir 2
Akurasi konsep, Deskripsi Konsep yang disajikan tidak menimbulkan banyak tafsir dan sesuai dengan definisi yang berlaku dalam bidang ilmunya.
Butir 3
Akurasi prinsip/hokum, Deskripsi Prinsip/hukum yang disajikan sesuai dengan yang berlaku dalam bidang ilmunya, secara benar (akurat).
Butir 4
Akurasi prosedur/metode, Deskripsi Prosedur/metode yang disajikan dapat diterapkan dengan runtut dan benar.
Butir 5
Akurasi teori, Deskripsi Teori yang disajikan sesuai dengan yang berlaku dalam bidang ilmunya,
Butir 6
Akurasi hitungan kimia dan stoikiometri, Deskripsi Penggunaan matematika dalam hitungan kimia dan stoikiometri dilakukan secara akurat (benar dan tepat), cermat, ringkas, dan mudah dipahami oleh peserta didik
Butir 7
Akurasi penulisan lambang atom, lambang molekul, dan struktur molekul Deskripsi Lambang atom, lambang molekul, dan struktur molekul harus ditulis secara akurat (benar dan tepat) mengikuti kaidah-kaidah serta konvensi yang relevan.
Butir 8
Akurasi tata nama unsur dan senyawa kimia Deskripsi Tata nama unsur dan senyawa kimia menggunakan tata nama International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC), tata nama trivial hanya dipakai dalam hubungannya dengan kehidupan sehari-hari.
Butir 9
Keterkaitan antara konsep kimia dan prinsip dengan sifat materi yang teramati Deskripsi Eksperimen yang diberikan sebagai contoh dalam teks harus dapat menghasilkan fakta yang dapat diamati dan dapat digeneralisasikan menjadi konsep kimia atau prinsip kimia yang mudah dipahami oleh siswa/pemakai buku.
C. Kemutakhiran:
Butir 1
Kesesuaian dengan perkembangan ilmu, Deskripsi Materi yang disajikan up to date, sesuai dengan perkembangan ilmu Kimia terkini.
Butir 2
Keterkinian/ketermasaan fitur (contoh-contoh), Deskripsi Uraian, contoh atau latihan yang disajikan relevan dan menarik, serta mencerminkan peristiwa, kejadian atau kondisi termasa (up to date).
Butir 3
Kutipan termasa (up to date) Deskripsi Kutipan dalam teks harus relevan, valid, dan mencerminkan ketermasaan (up to date), dan bersumber pada daftar pustaka yang digunakan.
Butir 4
Satuan yang digunakan adalah satuan Sistem Internasional (SI) Deskripsi Satuan yang digunakan, baik satuan dasar maupun satuan turunan menggunakan satuan SI, kecuali dalam beberapa hal yang berdasarkan standar atau konvensi kimia, masih menggunakan satuan yang bukan SI.
D. Mengandung wawasan produktivitas
Butir 1
Menumbuhkan semangat kewirausahaan Deskripsi Memotivasi peserta didik untuk bekerja keras dan maju, melalui contoh-contoh industri (kecil, menengah, dan besar) kimia yang penting untuk kehidupan dan perekonomian.
Butir 2
Menumbuhkan etos kerja Deskripsi Memotivasi peserta didik untuk disiplin dalam belajar dan bekerja, melalui contohcontoh cara kerja kimiawan dalam menghasilkan temuan di bidang kimia dan/atau terapan kimia.
Butir 3
Menumbuhkan semangat inovasi, kreativitas, dan berpikir kritis Deskripsi Memotivasi peserta didik menghasilkan karya-karya baru, gagasan baru, dan mencari jawaban wacana dalam buku melalui metode inkuiri, eksperimen, atau teori.
Butir 4
Menumbuhkan daya saing Deskripsi Uraian, contoh atau latihan yang disajikan memotivasi peserta didik untuk menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai lebih/nilai tambah.
E. Merangsang keingintahuan (curiosity)
Butir 1
Menumbuhkan rasa ingin tahu Deskripsi Uraian, contoh dan latihan (soal, kasus, atau fenomena alam) merangsang peserta didik berpikir lebih dalam.
Butir 2
Memberi tantangan belajar lebih jauh Deskripsi Memotivasi melakukan penyelidikan atau mencari informasi lebih lanjut atau lebih lengkap dari yang sudah tercantum dalam buku.
F. Mengembangkan kecakapan hidup (life skills)
Butir 1
Mengembangkan kecakapan personal Deskripsi Uraian, contoh, atau latihan yang disajikan memotivasi peserta didik mengenal kelebihan dan kekurangan, serta mengembangkan diri sendiri sebagai pribadi mandiri, makhluk sosial, dan makhluk ciptaan Tuhan.
Butir 2
Mengembangkan kecakapan social Deskripsi Uraian, contoh, atau latihan yang diberikan memotivasi peserta didik berkomunikasi, berinteraksi, dan bekerja sama dengan orang lain.
Butir 3
Mengembangkan kecakapan akademik Deskripsi Uraian, contoh, atau latihan yang disajikan memotivasi peserta didik untuk menggali dan memanfaatkan informasi, menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan dalam kerja ilmiah.
Butir 4
Mengembangkan kecakapan vokasional Deskripsi Uraian, contoh, atau latihan yang disajikan mengembangkan kemampuan psikomotorik yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan/ profesi tertentu.
G. Mengembangkan wawasan ke-Indonesiaan dan kontekstual
Butir 1
Apresiasi potensi kekayaan Indonesia Deskripsi uraian, contoh, atau latihan yang disajikan dapat membuka wawasan peserta didik mengenal dan memelihara kelestarian sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.
Butir 2
Menyajikan contoh-contoh konkret dari lingkungan lokal, nasional, regional, dan internasional Deskripsi uraian, contoh, atau latihan yang disajikan menggambarkan peran kimia dalam perkembangan sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat.

II. KOMPONEN KEBAHASAAN

A. Sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
Butir 1
Kesesuaian dengan tingkat perkembangan berpikir peserta didik. Deskripsi Bahasa yang digunakan, baik untuk menjelaskan konsep maupun ilustrasi aplikasi .konsep, menggambarkan contoh konkret (yang dapat dijumpai oleh peserta didik) sampai dengan contoh abstrak (yang secara imajinatif dapat dibayangkan peserta didik).
Butir 2
Kesesuaian dengan tingkat perkembangan sosial-emosional peserta didik Deskripsi Bahasa yang digunakan sesuai dengan kematangan emosi peserta didik dengan ilustrasi yang menggambarkan konsep-konsep dari lingkungan terdekat sampai dengan lingkungan global.

B. Komunikatif
Butir 1
Keterpahaman peserta didik terhadap pesan. Deskripsi Pesan (dapat berbentuk materi ajar) disajikan dengan bahasa yang menarik dan lazim dalam komunikasi tulis bahasa Indonesia.
Butir 2
Kesesuaian ilustrasi dengan substansi pesan Deskripsi Ilustrasi yang digunakan untuk menjelaskan materi dalam setiap bab atau subbab relevan dengan pesan yang disampaikan dalam wacana.
C. Dialogis dan interaktif
Butir 1
Kemampuan memotivasi peserta didik untuk merespons pesan Deskripsi Bahasa yang digunakan menumbuhkan rasa senang ketika peserta didik membacanya dan mendorong mereka untuk mempelajari buku tersebut secara tuntas.
Butir 2
Dorongan berpikir kritis pada peserta didik. Deskripsi Bahasa yang digunakan mampu merangsang peserta didik untuk mempertanyakan dan mencari jawaban wacana dalam buku teks
D. Lugas
Butir 1
Ketepatan struktur kalimat.Deskripsi Kalimat yang dipakai mewakili isi pesan yang disampaikan dan mengikuti tata kalimat yang benar dalam Bahasa Indonesia.
Butir 2
Kebakuan istilah
Deskripsi Istilah yang digunakan sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia dan/atau istilah teknis ilmu pengetahuan yang disepakati.
E. Koherensi dan Keruntutan alur pikir
Butir 1
Ketertautan antarbab, antara bab dan subbab, antar subbab dalam bab, antar Alinea dalam subbab . Deskripsi Penyampaian pesan antara satu bab dengan bab lain yang berdekatan, antara bab dengan subbab dalam bab, antar-subbab dengan subbab lain, dan antar alinea dalam subbab yang berdekatan mencerminkan keruntutan dan keterkaitan isi.
Butir 2
Ketertautan antar kalimat dalam satu Alinea. Deskripsi Penyampaian pesan antarkalimat dalam satu alinea mencerminkan keruntutan dan keterkaitan isi.
Butir 3
Keutuhan makna dalam bab, dalam subbab, dan makna dalam satu Alinea. Deskripsi Pesan atau materi yang disajikan dalam satu bab harus mencerminkan kesatuan tema, dalam satu subbab mencerminkan kesatuan subtema, dan dalam satu alinea memuat satu pokok pikiran.
F. Kesesuaian dengan kaidah Bahasa Indonesia yang benar
Butir 1
Ketepatan tatabahasa. Deskripsi Tata kalimat yang digunakan untuk menyampaikan pesan, mengacu pada kaidah tata bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Butir 2
Ketepatan ejaan. Deskripsi Ejaan yang digunakan mengacu pada pedoman Ejaan Yang Disempurnakan.
G. Penggunaan istilah dan simbol/lambang
Butir 1
Konsistensi penggunaan istilah/simbol/lambing. Deskripsi Penggunaan istilah yang menggambarkan suatu konsep, prinsip, asas, makna tertentu, atau sejenisnya harus ajek antarbagian dalam buku.
Butir 2
Konsistensi penggunaan simbol/lambing. Deskripsi Penggunaan simbol/lambang yang menggambarkan suatu konsep, prinsip, asas, makna tertentu, atau sejenisnya harus ajek antarbagian dalam buku.

III. KOMPONEN PENYAJIAN
A. Teknik Penyajian
Butir 1
Konsistensi sistematika sajian dalam bab. Deskripsi Sistematika penyajian dalam setiap bab ajek atau taat asas (memiliki pendahuluan, isi, dan penutup).
Butir 2
Kelogisan penyajian. deskripsi Penyajian sesuai dengan alur berpikir deduktif (umum ke khusus) atau induktif (khusus ke umum).
Butir 3
Keruntutan konsep. Deskripsi Penyajian konsep dari yang mudah ke sukar, dari yang konkret ke abstrak, dari yang sederhana ke kompleks, dan dari yang dikenal sampai yang belum dikenal.
Butir 4
Hubungan antarfakta, antarkonsep dan antarprinsip, serta antarteori Deskripsi Terdapat hubungan yang logis antarfakta, antarkonsep, dan antarteori.
Butir 5
Keseimbangan substansi antarbab dan substansi antarsubbab dalam bab. Deskripsi Uraian substansi antarbab dan antarsubbab dalam bab (tercermin dalam jumlah halaman) proporsional dengan mempertimbangkan SK dan KD.
Butir 6
Kesesuaian /ketepatan ilustrasi dengan materi dalam bab Deskripsi Kesesuaian/ketepatan penggunaan ilustrasi dengan materi dalam bab.
Butir 7
Penyajian tabel, gambar, dan lampiran harus disertai dengan rujukan termasa Deskripsi Tabel, gambar, dan lampiran yang diambil dari suatu sumber harus disertai dengan rujukan termasa yang dicantumkan dalam daftar pustaka.
Butir 8
Identitas tabel, gambar, dan lampiran. Deskripsi Setiap tabel, gambar, dan lampiran diberi nomor, dan nama atau judul sesuai dengan yang disebut dalam teks.
B. Pendukung Penyajian Materi
Butir 1
Pengantar. Deskripsi Pengantar pada awal buku berisi tujuan penulisan buku teks pelajaran kimia, sistematika buku, cara belajar yang harus diikuti, serta hal-hal lain yang dianggap penting bagi peserta didik/pemakai.
Butir 2
Lampiran: Glosarium. Deskripsi Glosarium berisi istilah-istilah penting dalam teks dengan penjelasan arti istilah tersebut, ditulis alfabetis, dan disertai nomor-nomor halaman tempat istilah terdapat dalam teks.
Butir 3
Lampiran: Daftar Pustaka Deskripsi Daftar buku dan sumber acuan lainnya yang digunakan sebagai bahan rujukan penulisan buku teks pelajaran kimia, ditulis secara alfabetis, dan mengikuti konvensi penulisan daftar pustaka yang lazim.
Butir 4
Lampiran: Indeks, Deskripsi Indeks berupa istilah-istilah penting dan nama-nama ahli kimia dalam teks, ditulis alfabetis, dan disertai nomor-nomor halaman tempat istilah dan nama terdapat dalam teks.
Butir 5
Lampiran: Tabel periodik unsur, tabel unsur, tabel beberapa sifat fisika dan kimia, serta data tetapan kimia dan fisika Deskripsi Tabel periodik unsur dalam berbagai bentuk. Tabel nama unsur disertai lambang unsur, nomor atom, massa atom relatif, dan jenis isotop. Tabel sifat-sifat fisika seperti bentuk fisik, warna, dsb. Tabel sifat-sifat kimia seperti sifat asam, basa, dsb. Tetapan kimia, seperti Kasam, Kbasa, dsb. Tetapan fisika, seperti. volum molar, jari-jari atom, dsb.
Butir 6
Kunci jawaban soal setiap akhir bab di lampiran. Deskripsi Lampiran: Kunci jawaban soal setiap akhir bab, tidak disertai cara penyelesaian soal, dan disusun urut dari bab pertama sampai dengan bab terakhir.
Butir 7
Ringkasan di setiap akhir bab. Deskripsi Ringkasan atau rangkuman di setiap akhir bab merupakan konsep kunci bab yang bersangkutan yang dinyatakan dengan kalimat ringkas dan jelas, memudahkan peserta didik memahami keseluruhan isi bab.
C. Penyajian Pembelajaran
Butir 1
Berpusat pada peserta didik. Deskripsi Penyajian materi menempatkan peserta didik sebagai subjek pembelajaran.
Butir 2
Keterlibatan peserta didik. Deskripsi Penyajian materi bersifat interaktif dan partisipatif yang memotivasi peserta didik terlibat secara mental dan emosional dalam pencapaian SK dan KD.
Butir 3
Keterjalinan komunikasi interaktif. Deskripsi Penyajian materi bersifat dialogis yang memungkinkan peserta didik seolah-olah berkomunikasi dengan penulis buku.
Butir 4
Kesesuaian dengan karakteristik mata pelajaran. Deskripsi Pendekatan dan metode penyajian sesuai dengan karakteristik mata pelajaran.
Butir 5
Kemampuan merangsang kedalaman berpikir peserta didik . Deskripsi Penyajian materi dapat merangsang kedalaman berpikir peserta didik (analisis, sintesis, dan evaluasi) termasuk melalui ilustrasi, analisis kasus, dan contoh soal.
Butir 6
Kemampuan memunculkan umpan balik untuk evaluasi diri Deskripsi Setiap bab menyajikan contoh soal dan soal latihan di akhir bab untuk mengukur keberhasilan pencapaian belajar peserta didik.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar