12

Membuat Model “Paru-Paru” dari Plastik (+2)

Sigit Wibisono January 5, 2014

Berawal dari sebuah diskusi dengan seorang sahabat guru, beliau menceritakan pengalaman beliau bermain paru-paru buatan dengan balon dan botol plastik.

Langsung saja saya minta ijin untuk menjadikan pengalaman beliau sebagai bahan tulisan saya kali ini. Alhamdulillah ijin-nya keluar πŸ™‚

Berikut petualangan kita kali ini

Mencari Bahan

Menurut beliau, bahan aslinya adalah botol plastik, balon dan selang kecil

Setelah diubek-ubek di rumah adanya botol plastik besar, dan sedotan, sementara balonnya gak ada.

Sebagaimana prinsip peneliti kentir pemula, β€œTidak ada kata gagal dalam per-kentiran!!”, maka kita pakailah plastik kresek warna merah sebagai pengganti balon.

13876810971643938259

Gunting dari pinggiran plastik bentuk seperti paru-paru, lalu tutup dan rapatkan dengan selotip.

Lalu masukan sedotan dan rapatkan lagi dengan selotip sehingga berbentuk seperti berikut.

1387681180913838014

Lubangi tutup botol, dan masukan sedotan ke dalamnya, lalu segel lubang di tutup botol dengan lilin atau apa pun deh (#pikirin sendiri ajah …wkwkwk)

13876812331720278311

Hisap sedotan hingga plastik mengempis, tekan botol plastik lalu masukan paru-paru ke dalam plastik dan tutup botol plastik dalam keadaan botol plastik tertekan.

13876812861803294687

Pada saat tekanan di lepas, secara mengejutkan anda akan melihat paru-paru mengembang.

13876813181971788645

Cara Bermain

Tekan botol plastik, maka paru-paru mengempis

Lepas tekanan botol plastik, maka paru-paru mengembang

Begitu berulang-ulang sehingga paru-paru seakan bernafas.

Jika perlu letakkan ujung sedotan di luar botol ke pipi anak anda sehingga mereka merasakan jika benar-benar ada hembusan angin yang keluar masuk.

Mengapa Bisa Begitu?

Di dalam tubuh kita, terdapat otot diapraghma.

Pada saat otot berkontraksi, maka akan terjadi tekanan ke paru-paru sehingga paru-paru mengempis dan menghembuskan nafas.

Pada saat otot diafraghma meregang, maka tekanan ke paru-paru menjadi hilang dan paru-paru mengembang kembali dan terjadi peristiwa penarikan nafas.

Selamat mencoba!! dan semoga bermanfaat. πŸ™‚

Tagged with: ,

Comments (12)

    • Pak Sukani, kebetulan saya bukan guru. Tapi model ini sudah kami praktekan bersama-sama dengan anak di rumah saat akhir pekan.

      Terima kasih banyak, Pak Skani πŸ™‚

  1. Medikom yang hebat pak Sigit, sebanyak-banyaknya kita ajak dan arahkan anak didik untuk berkreasi. Insya Allah semua limbah organik maupun anorganik dapat dimanfaatkan, dan barang murah dapat dikemas menjadi medikom yang bermakna. Thx for sharing. Salam sukses.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar