1

Memahami Definisi, Prinsip, dan Tujuan Belajar (0)

Yusmini April 9, 2021

Hai sahabat Guraru-ers. Semoga tetap semangat menambah ilmu pengetahuan dan selalu dalam keadaan sehat walafiat. Kali ini pembahasan artikel kita mengenai memahami prinsip dan tujuan belajar.

  1. Definsi Belajar

Istilah belajar merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang prinsip dan tujuan belajar, kita kembali pada apa sesungguhnya definisi belajar.

Berikut ini definsi kata “belajar” menurut beberapa pakar pendidikan:

  • Gagne

Belajar adalah perubahan disposisi atau kemampuan yang dicapai seseorang melalui aktivitas. Perubahan disposisi tersebut bukan diperoleh langsung dari proses pertumbuhan seseorang secara alamiah.

  • Travers

Belajar adalah proses menghasilkan penyesuaian tingkah laku.

  • Cronbach

Learning is shown by a change in behaviour as a result of experience. (Belajar adalah perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman).

  • Harold Spears

Learning is to observe, to read, to imitiate, to try something themselves, to listen, to follow direction. (Dengan kata lain, bahwa belajar adalah mengamati, membaca, meniru, mencoba sesuatu, mendengar, dan mengikuti arah tertentu).

  • Geoch

Learning is change in performance as a result of practice. (Belajar adalah perubahan performance sebagai hasil latihan.

  • Morgan

Learning is any relatively permanent change in behaviour that is a result of past experience. (Belajar adalah perubahan perilaku yang bersifat permanen sebagai hasil dari pengalaman).

(Suprijono, 2012: 2-3)

2. Prinsip Belajar

Setelah kita memahami definsi “belajar” mari kita membahas lebih lanjut mengenai prinsip belajar. Berikut ini adalah prinsip-prinsip belajar:

Pertama, belajar adalah perubahan perilaku. Adapun yang menjadi ciri-ciri perubahan perilaku sebagai hasil belajar adalah sebagai berikut:

  • Sebagai hasil tindakan rasional instrumental yaitu perubahan yang disadari.
  • Kontinu atau berkesinambungan dengan perilaku lainnya
  • Fungsional atau bermanfaat sebagai bekal hidup
  • Positif atau berakumulasi
  • Aktif atau sebagai usaha yang direncakan dan dilakukan
  • Permanen atau tetap, sebagaimana dikatakan oleh Wittig, belajar sebagai any relatively permanent change in an organism’s behavioral reperoire that occurs as a result of experience.
  • Bertujuan dan terarah
  • Mencakup keseluruhan potensi kemanusiaan

Kedua, belajar merupakan proses. Kegiatan belajar terjadi disebabkan karena didorong oleh kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai.

Ketiga, belajar merupakan bentuk pengalaman. Pada dasarnya pengalaman adalah hasil dari interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya.

3. Tujuan Belajar

Ketika Anda belajar sesuatu, apa sesungguhnya tujuan Anda belajar? Sebenarnya tujuan belajar sangat banyak dan bervariasi.

Tujuan belajar yang eksplisit diusahakan untuk dicapai dengan tindakan instruksional, lazim disebut dengan istilah instructional effects, yang biasa berbentuk pengetahuan dan keterampilan.

Sementara, tujuan belajar sebagai hasil yang menyertai tujuan belajar instruksional lazim disebut nurturant effects. Bentuknya dapat berupa kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sikap terbuka, dan demokratis, menerima orang lain, dan sebagainya. Tujuan ini merupakan konsekuensi logis dari peserta didik “menghidupi” (live in) suatu sistem lingkungan belajar tertentu.

*Semoga bermanfaat*  

Sumber:

Suprijono, Agus. 2012. Cooperative Learning, Teori & Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Comments (1)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar