13

Salam Untuk Engkau, Ya Cinta Kami! (+1)

M. Yusuf Amin Nugroho January 13, 2014

Ya Nabi salam ‘alaika
Ya Rasul salam ‘alaika
Ya Habib salam ‘alaika
Shalawatullah ‘alaika

Sebuah cerita yang sudah jama’ diketahui: Ketika Tuhan berencana menciptakan khalifah di bumi. Khalifah yang bukan dari golongan jin, iblis atau malaikat. Tapi dari golongan manusia. Maka seketika malaikat “protes”. Malaikat seakan-akan tidak setuju, meski tidak sampai membantah. Hanya bertanya: Untuk apa menciptakan manusia yang hanya akan membuat kerusakan dan saling menumpahkan darah?  Tapi Tuhan adalah Tuhan, tempat segala rahasia bermuara: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (lihat, al-Qur’an Surat al-Baqarah: 30)

Ya, manusia hanya dapat menebak-nebak. Sebagaimana praduga beberapa kalangan sufi yang menyatakan bahwa Nur Muhammad Saw sudah diciptakan sebelum alam raya diciptakan. Jika Nur Muhammad tidak ada, maka dunia seisinya tidak akan pernah diciptakan, demikian pendapat mereka. Tebakan itu banyak mendapat pertentangan. Beberapa ulama,  di antaranya Syaikh Ibnu Bâz menyatakan bahwa pendapat sebagaimana di atas adalah bathil, khurafat’, dan tidak punya dalil yang kuat kecuali hadist-hadist dhaif (palsu).

Begitulah indahnya Islam; perbedaan pendapat menjadi keniscayaan, termasuk juga dalam hal perayaan peringatan Maulid Nabi. Selama tidak saling mencela dan mengkafirkan, itu baik-baik saja. Dan untuk menentukan siapa yang PALING benar adalah suatu kemustahilan. Sebab kebenaran bergantung pada persepsinya masing-masing kepala. Allah Ta’ala yang menggenggam kebenaran.

Yang jelas, kelahiran Rasulullah Saw ke muka bumi pada hari Senin, 12 Rabi’ul Awal, disambut gembira oleh keluarganya, termasuk Abu Jahal, sang Paman yang kelak memusuhi beliau. Muhammad Saw tumbuh sebagaimana manusia; yang lapar, haus, dan kadang-kadang mengeluarkan humor juga; meski tanda-tana kenabian beliau sudah ada sebelum diwahyukan al-Qur’an pertama kali di gua hira’, meski beliau ora kaya lumrahe menungsa (tidak seperti manusia kebanyakan).

Allahumma Shalli wasallim wabarik a’alaihi wa ‘alih

Tumbuh dan menjadi besar di Mekkah dan Madinah, di tanah Suci yang tandus, Nabi mengabdikan hidupnya untuk Tuhan, dengan jalan perjuangan. Riwayat dan pengaruh Muhammad Saw tersebar ke seluruh penjuru dunia. Muhammad Saw adalah raja, yang kadang-kadang berpuasa ketika tidak ditemui makanan di rumahnya. Sampai-sampai Michael Hart dalam bukunya The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History menempatkan Nabi Muhammad Saw sebagai tokoh nomor 1 yang paling berpengaruh sepanjang sejarah umat manusia.

Ya Rabbi bil Musthafa, baligh maqasidana
Waghfirlana mamadha, Ya Wasi’al Karami

salamun ‘alaik
sa’amun ‘alaikum

www.tintaguru.com

Tagged with: ,

Comments (13)

  1. Subhanallah, sungguh luar biasa. Insya Allah kita mampu mengikuti jejak beliau. Anakku membeli buku-buku tentang Nabi Muhhammad SAW. Kalau kita tak sempat menjamahnya, maka anakku yang rajin mengaplikasikan cara-cara hidup Nabi itu dengan rajin dan sabar selalu membacakan untuk kami dan mencontohkannya dalam hidup dan melatih kami. Thx sharingnya pak, vote deh.

  2. yap … tadi pagi mau komen di sini tidak bisa ….. heee … sekarang udah di tes tes testing kayakny ada nyaring nih ….
    **************************
    bismillah ….
    beberapa hal yang harus kita pelajarai adalah :
    1. bacaan dalam rangka memperingati hari maulid perlu dikaji ulang, artinya banyak yang melampaui kedudukan baginda rosul hampai menyamai Allah
    2. peringatan maulid berasal dari budaya ulang tahun, budaya ini bukan ajaran islam. jika suatau kaum menyerupai kaum tertentu, maka dia sama dengan kaum tersebut ….

    semoga Allah memuliakan nabi muhammad dari perbuatan yang rosul sendiri sangat membenciya
    afwan … 3x

    • Pak bakri.. iya td pagi ga bisa di buka, alhamlillah sekrang sdh bisa.
      Yup, mari terus mengkaji. Juga, ttp saling menghargai. Perayaan maulid, pembacaan albarzanji, memang menuai kontroversi. Ttp bersatu pak.
      Ohya, ngomong2,
      Budaya ngeblog ini budaya islam bukan ya pak? Hehe.. apakah islam adalah sebuah budaya atau apa? Budaya islam itu yg bgmana sih, jadi bingung nih.
      Afwan jg abanyak bertanya. Maklum, orang awam nih.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar