0

Mari Latihan Olah Vokal (0)

AfanZulkarnain February 28, 2021

Latihan vokal bukan hanya diperuntukkan untuk siapapun yang menjalani profesi sebagai seorang penyanyi. Latihan vokal penting dilakukan untuk siapapun. Alasannya adalah karena berkaitan dengan kemampuan public speaking. Berbicara di depan umum membuat seseorang harus memiliki vokal yang baik agar pesan yang ia sampaikan dapat diterima oleh pendengar. Vokal yang baik buka berarti suara yang merdu, melainkan juga suara dengan volume yang cukup, artikulasi yang jelas, intonasi yang pas, dan kecepatan suara yang tepat. Bahkan seseorang yang memiliki warna suara yang cempreng dan jauh dari kata merdu, dapat menjadi public speaker yang baik jika memiliki artikulasi, intonasi, speed, dan volume suara yang baik.

Berikut adalah beberapa cara untuk melatih olah vokal, diantaranya:


Latihan Pengucapan atau Artikulasi

Artikulasi adalah pengucapan kata dengan benar dan jelas sehingga telinga audiens dapat mengerti kata-kata yang kita ucapkan. Dengan artikulasi yang baik, pesan yang hendak kita sampaikan kepada audiens akan tersampaikan dengan baik pula.

Agar memiliki artikulasi yang baik, perlu suatu latihan yang bertujuan untuk memperlancar kemampuan dalam mengucapkan kata-kata. Misalnya mengucapkan huruf vokal a, i, u, e, o. Disamping huruf hidup, ada juga huruf mati yang perlu dilatih pengucapannya seperti d, t, b, p, m, n, c, j, z dan sebagainya.

Untuk melatih artikulasi, coba ucapkan sebanyak 10 kali kalimat-kalimat seperti di bawah ini

  • Kuku-kuku tanganku kaku-kaku di saku, kakak-kakakku terpaku kupas duku .
  • Samar-samar kudengar suara burung camar berkejar-kejaran di bawah hujan
  • Aku bukan ngga mau menolong,tapi aku nggak boleh bohong, kalo aku sedang bengong, karena mendengar serigala melolong,dan aku ngga mau sombong, kalau aku sudah makan permen bolong rasa plong,

Anda juga bisa menggunakan kalimat-kalimat lain. Pilih kalimat kerinting atau kalimat yang panjang dan sulit untuk diucapkan.

Kita juga perlu membiasakan diri mengucapkan kata-kata maupun kalimat dengan berbagai macam kecepatan. Dari kecepatan rendah hingga tinggi, tapi tetap dengan memperhatikan artikulasi. Mengubah kecepatan sangat diperlukan untuk public speaking. Kecepatan bicara yang sama sepanjang presentasi akan membuat audiens merasa bosan. Anda mungkin bicara agak lambat di awal presentasi untuk membiasakan audiens dengan suara anda. Agak cepat pada hal-hal yang biasa saja dan agak pelan ketika memasuki poin penting. Jangan bicara terlalu cepat, karena akan menyulitkan audiens menangkap maksud anda.


Latihan Intonasi atau Nada

Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada pada kalimat yang memberikan penekanan dalam kata-kata tertentu di suatu kalimat. Orang awam menyebut intonasi ini adalah lagu bicara. Intonasi yang berganti-ganti, tidak monoton, akan membuat audiens tidak mudah bosan dan lebih paham dengan apa yang kita sampaikan.

Untuk latihan intonasi, cobalah mengucapkan suatu kalimat sesuai dengan “feel” dari kalimat itu sendiri. Misalnya,

Andi sedang meringis kesakitan, “Aduhhh!!!”

Akan sangat tidak cocok jika kita mengucapkan kata “Aduhhh!!” dengan nada bicara yang bahagia seperti kita mengucapkan kata “Horeee!!!”. Namun, kata “Aduhhh!” dalam kalimat tersebut sangat pas jika diucapkan dengan nada bicara sebagaimana orang meringis kesakitan. Biasakan membaca dialog pada sebuah bacaan, tentu dengan nada yang sesuai dengan “feel” kalimat itu sendiri.

Intonasi dapat membuat kalimat yang kita ucapkan akan terasa nyaman didengar. Menyampaikan sesuatu dengan datar tentu akan sangat membosankan. Maka diperlukan variasi nada suara. Tentu, varias tersebut tidak boleh menyebabkan multi tafsir.

Maksudnya begini. Terkadang , karena fokus pada variasi nada, kita abai terhadap pemenggalan kata dalam kalimat. Pemenggalan yang kurang tepat akan membuat suatu kalimat menjadi multitafsir. Untuk latihan, cobalah mengucapkan suatu kalimat, yang apabila diucapkan dengan intonasi berbeda akan mengubah arti dari kalimat itu sendiri.

  • “Pak Abdul Rahmat dan Andi menulis di Guraru” yang maksudnya Pak Abdul Rahmat dan Andi sedang menulis di Guraru
  • “Pak Abdul Rahmat dan Andi menulis di Guraru” yang maksudnya memberitahu seorang laki-laki yang dihormati dengan sebutan “Pak”, bahwa Abdul , Rahmat dan Andi sedang menulis di Guraru
  • “Pak Abdul Rahmat dan Andi menulis di Guraru” yang maksudnya memberitahu Pak Abdul, bahwa Rahmat dan Andi sedang menulis di guraru.

Menulis artikel ini membuat saya teringat tatkala mengikuti pelatihan brodcaster sewaktu saya masih duduk di bangku SMA. Ilmu yang bermanfaat untuk mengembangkan diri saat menjalani profesi penyiar. Ilmu yang saya dapat dari pelatihan itu juga bermanfaat untuk membantu saya menyampaikan materi pelajaran kepada para siswa.

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar