0

Manajemen Waktu untuk Optimalisasi Pembelajaran Hybrid (0)

Pengelola Guraru July 1, 2022

Di era digital ini, banyak proses pembelajaran dilaksanakan secara hybrid. Proses pembelajaran tersebut memerlukan adaptasi baru dalam manajemen waktu sehingga siswa dapat tetap produktif.  Setiap siswa pasti memiliki kegiatan masing-masing di luar jadwal belajar di sekolah. Di tengah padatnya jadwal belajar, beberapa siswa masih ada yang mengikuti kursus lain di luar mata pelajaran. Beberapa siswa juga harus menyisihkan waktu untuk membantu pekerjaan rumah, berorganisasi, mencari uang tambahan, dan aktivitas lainnya.

Padatnya aktivitas kadang membuat siswa merasa kesulitan untuk manajemen waktu dan berakhir tidak bisa menentukan prioritas kegiatan mereka. Seringkali siswa menjadi tidak produktif dan lalai akan tugas-tugas penting.

Dalam hal ini, guru berperan penting untuk mengajarkan manajemen waktu yang baik agar siswa lebih produktif. Lalu, bagaimana cara mengajarkan manajemen waktu pada murid? Berikut informasinya.

Apa itu Manajemen Waktu?

Sebelum rekan guru mengetahui cara mengajarkan manajemen waktu kepada siswa, ada baiknya guru mengetahui terlebih dahulu mengenai pengertian manajemen waktu. 

Manajemen waktu adalah cara memanfaatkan dan mengatur waktu untuk menyelesaikan aktivitas yang sudah direncanakan sebelumnya. Manajemen waktu bisa dibilang sukses jika aktivitas selesai sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetap.

Manajemen waktu disusun berdasarkan kebutuhan dan prioritas. Hal ini sebagai upaya agar kegiatan harian dapat dikelola secara rapi dan baik. Manajemen waktu yang baik diperlukan konsistensi dan disiplin agar berjalan dengan optimal. 

Memiliki kemampuan manajemen waktu yang efektif dan efisien harus dilatih secara perlahan dan rutin sampai sukses. Oleh karena itu, diperlukan juga kesabaran dan pengawasan agar siswa dapat mensukseskan manajemen waktu.

Sebagai seorang siswa, sangat penting untuk bisa mengatur manajemen waktu. Karena hal ini merupakan salah satu kunci kesuksesan. Namun, perlu diketahui manajemen waktu tiap orang pasti berbeda-beda sesuai dengan skala prioritas dan tujuan hidup masing-masing individu.

Orang yang sukses akan memanfaatkan waktu tersebut sebaik mungkin demi masa depan yang cerah. Berikut pentingnya manajemen waktu yang harus Anda ketahui:

  • Mengurangi kecenderungan untuk menunda pekerjaan yang harus diselesaikan
  • Membantu menentukan prioritas pekerjaan
  • Mencegah benturan pada dua pekerjaan atau lebih
  • Mengurangi stress akibat melakukan pekerjaan yang menumpuk
  • Mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukan 

Cara Manajemen Waktu agar Siswa Produktif

Keterampilan manajemen waktu bukan hal yang bisa dikuasai dalam waktu singkat. Diperlukan latihan rutin dan sikap disiplin agar manajemen waktu berjalan dengan baik. Oleh karena itu pentingnya bagi guru mengajarkan manajemen waktu kepada siswa sedini mungkin. 

Berikut cara manajemen waktu belajar saat daring dan luring:

1. Membuat To do List

Membuat To do List atau jadwal kegiatan sehari-hari sangat penting untuk dilakukan. Jadwal ini merupakan panduan mengenai kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa secara secara tersusun. Siswa tidak boleh hanya mengandalkan memori otak saja. 

Jadwal ini bisa ditulis di selembar kertas lalu ditempel pada dinding rumah agar siswa tidak lupa untuk melakukan kegiatannya. Membuat jadwal ini akan membuat siswa lebih fokus dan termotivasi untuk menyelesaikan kegiatan harian.

2. Membuat prioritas kegiatan

Saat menyusun jadwal kegiatan, siswa harus tahu kegiatan yang menjadi fokus utama atau kegiatan yang harus diselesaikan segera. Siswa tidak boleh sesuka hati menentukan mana pekerjaan yang harus dilakukan terlebih dahulu. Membuat prioritas kegiatan bisa memacu siswa lebih produktif dan tidak membuang waktu sia-sia.

3. Membuat sistem imbalan dan sanksi

Dengan membuat sistem imbalan dan sanksi, siswa tidak akan menyepelekan daftar kegiatan yang telah dibuat. Sistem ini tidak harus dilakukan selamanya. Jika siswa sudah bisa disiplin terhadap jadwal yang dibuat, sistem ini bisa dihapus. 

Imbalan dan sanksi bisa menyesuaikan dari tiap kondisi siswa karena tujuan sistem ini agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

4. Fokus dan disiplin

Salah satu godaan terberat saat siswa menerapkan manajemen waktu adalah adanya gangguan di sekitar siswa. Contohnya seperti saat siswa sudah menjadwalkan waktu untuk belajar tetapi tiba-tiba ada ajakan dari teman untuk bermain. 

Siswa yang belum pandai dalam manajemen waktu pasti dengan mudah memilih bermain daripada belajar. Oleh karena itu, siswa harus tetap fokus dan disiplin untuk dapat menyelesaikan jadwal kegiatan yang sudah dibuat.

5. Jangan berharap kesempurnaan

Perlu diketahui bahwa jadwal kegiatan bisa diubah berdasarkan skala prioritas pada hari itu. Jika tiba-tiba ada kegiatan penting dan mendadak, siswa bisa segera menyesuaikan dengan jadwal kegiatannya. 

Siswa tidak perlu merasa tertekan dengan jadwal yang ada karena jadwal tersebut dirancang untuk perubahan manajemen waktu yang lebih baik.

Setelah siswa mempelajari tips manajemen waktu, rekan guru bisa memberi contoh untuk membuat manajemen waktu belajar. Jadwal ini sebaiknya disesuaikan dengan masing-masing individu mengingat pembelajaran dilakukan secara hybrid, maka siswa perlu belajar cara membagi waktu di rumah dan di sekolah. Siswa bisa membagi kegiatan dalam beberapa kategori seperti kegiatan belajar, berorganisasi, bersenang-senang, beristirahat, dan kegiatan lainnya. 

Dengan menerapkan manajemen waktu yang baik siswa dapat mencapai produktivitas yang lebih besar, memiliki keseimbangan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, dan memiliki peluang karir yang lebih bagus karena dapat mengetahui tujuan dan prioritas hidup. Rekan guru, tetap semangat dalam membimbing anak bangsa untuk mendapat masa depan yang lebih cerah, ya!

No comments yet

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar