4

URGENSI MAHIR IT: Kepiawaian Guru dalam mencerdaskan Anak Bangsa (0)

Ar-Rofi' an-Nabhany September 27, 2020

Dia hadir menggertak di semua lini kehidupan, sosok unik yang menjadi momok menakutkan bagi semua kalangan; dari rakyat jelata hingga penguasa, dari yang miskin sampai yang kaya, dari yg kecil hingga yg dewasa, baik pria maupun wanita. Memang, tak satupun ada jaminan akan terhindar dan kebal dari serangan makhluk asing ini; maka, jadilah ia sebagai MUSUH UNIK YG MENAKUTKAN di awal abad 21 ini. dialah; COVID-19.

Sejak awal kemunculannya, Covid-19 sempat menggerus semua sendi kehidupan menjadi tersendat bahkan lumpuh tak berdaya; baik sektor perekonomian, sosial, budaya, pariwisata, bahkan sektor pendidikan yang terkena dampak paling “parah”. Bagaimana tidak, di saat yang lain sudah mendapat akses untuk beraktifitas dan beroperasi walau dengan serba keterbatasan, namun dunia pendidikan justru stagnan belum boleh dilakukan secara face to face atau tatap muka. Oleh sebab itu, peran aktif seorang guru sangat diperlukan untuk berkreasi, mengajar via dunia maya.

Modifikasi pembelajaran via screen video Recorder

Mulailah Platform2 pembelajaran online menjadi target sasaran guru2 untuk mengaksesnya. Diantara aplikasi belajar online yaitu: Guraru, Ilmupedia, Quipper, Ruangguru, Zenius, Rumah Belajar, Ayo Belajar, Sekolahmu, Google Classroom, Elearningmadrasah, Google form, Kipin School, Quizizz, Cakap, dan masih banyak lagi. Adapun yang berbentuk aplikasi belajar bahasa diantaranya : Cakap dan duolingo. Dan aplikasi conference (Tatap muka virtual): CloudX, Microsoft Teams, Cisco, Zoom, Webex, Google Meet, Elearningvideoconference, Youtube recorded/Streaming, dll.

Mengajar lintas jaringan, sebenarnya bukan suatu hal yang tabu. sebagian kecil lembaga pendidikan di Indonesia telah mengaksesnya sejak lama. Sayangnya, mayoritas jenjang pendidikan dasar dan menengah termasuk bagi dunia kampus, justru merasa bingung bagaimana harus memulai langkah dalam pembelajaran online. Dari sisi ini, tenyata covid-19 dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, sehingga banyak para pendidik berbondong bondong menyerbu platform belajar online baik yg berbasis sharing materi, belajar bahasa, maupun teleconference.

Sarana Penunjang KBM Online via WhatsApp Grup

Namun, dari sekian banyak aplikasi yang bertebaran, ternyata hanya sebagian kecil saja yang dimanfaatkan oleh dewan guru, siswa dan bahkan lembaga pengawas pendidikan, hal ini disebabkan oleh keterbatasan wawasan IT dasar maupun kurang familiar nya aplikasi2 tersebut bagi mereka, sehingga pengajaran menjadi kurang maksimal. Endingnya, WhatsApp-lah yang jadi idola dan paling signifikan dalam pembelajaran online, karena fitur WA pula yang sangat familiar bagi mereka, padahal aplikasi tersebut hakikatnya bukan platform pembelajaran online melainkan medsos berbasis chatting yang berfungsi hanya sebagai penunjang pembelajaran online, sehingga proses dan target pembelajaran masih terkesan manual atau semidigital.

Namun bagi mereka yang melek teknologi, tentu akan memadukan beberapa aplikasi menjadi sebuah media pembelajaran yang interest; inilah guru kreatif dan inovatif yang mampu memantik semangat belajar siswa dalam dunia maya, Seperti : membuat video pembelajaran melalui screen video recorder yang diupload ke youtube atau web/blog pribadi untuk diakses oleh para siswa, sedangkan presensi serta evaluasi materi dimodifikasi melalui google form (GF), serta proses penilaian dituangkan dengan aplikasi berbasis spreedsheet/accounting.

Modifikasi Belajar Online via Zoom, Youtube, dan WEB

Fenomena inilah, yang harus menjadi perhatian serta pertimbangan bagi pemangku kebijakan pendidikan, dalam hal ini pemerintah daerah maupun pusat untuk menyoroti regulasi pendidikan agar lebih bermutu di negeri tercinta ini.

Pada akhirnya, muncullah webinar2, kajian dan diskusi2 publik seputar tekhnis pengajaran selama pandemi. Inilah PR besar buat negeri tercinta, betapa urgennya melahirkan generasi2 mendatang yang melek teknologi sekurang kurangnya mampu memanfaatkan platform2 pembelajaran yang ada, bahkan justru akan lebih baik jika mampu menciptakan platform pembelajaran baru demi efektifitas proses pendidikan di Indonesia yang berteknologi ‘Educational technology (edutech) of Indonesia’.

Rekapitulasi Hasil Belajar Online via Google Formulir (GF)

Ayo semangat para guru Indonesia, tentu pandemi ini bukan menjadi halangan maupun hambatan dalam berkreasi untuk menciptakan pembelajaran yang efektif, inovatif, dan kreatif. Kemampuan IT dasar akan membantu dalam menciptakan karya-karya inovatif dengan mengkolaborasi platform2 yang ada menjadi media pembelajaran yang dapat mencerdaskan anak bangsa dengan tetap mempertahankan 3 aspek ranah pendidikan nasional; kognitif, afektif, psikomotorik atau dalam kata lain cerdas spiritual, cerdas emosional, dan cerdas intelektual. Sebagaimana pilar UNESCO : Learning to Know (belajar untuk mengetahui), Learning to Do (belajar untuk melakukan sesuatu), Learning to be (belajar untuk menjadi seseorang), dan Learning to live together (belajar untuk menjalani kehidupan bersama).

MAJULAH PENDIDIKAN INDONESIA menuju pendidikan abad 21 : “Partnership 21st Century Learning” yaitu framework pembelajaran yang menuntut peserta didik memiliki keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan dibidang teknologi, media dan informasi.

A.Rofi an-Nabhany
MTs N 27 Jakarta Kembangan

#WritingCompetition#NewNormalTeachingExperience #guraruwritingcompetition2020

Comments (4)

  1. Selamat siang Bapak Rofi’iy 😉
    Terima kasih banyak atas partisipasi Bapak di Guraru Writing Competition 2020.

    Sharing bapak kali ini sangat penuh dengan informasi bermanfaat bagi rekan guraru-ers lainnya nih! Pengelola Guraru sangat setuju dengan kalimat Bapak Rofi’iy yang kami kutip berikut “pandemi ini bukan menjadi halangan maupun hambatan dalam berkreasi untuk menciptakan pembelajaran yang efektif, inovatif, dan kreatif”. Semangat Bapak Rofi’iy dan rekan guru lainnya untuk saling sharing ide-ide dan belajar untuk menggunakan berbagai model juga tipe pembelajaran baru untuk meningkatkan semangat belajar anak murid.

    Ayo rekan guru yang lainnya, sharing juga kepiawaian Anda dalam mengajar dan tekhnologi yang Anda gunakan di Guraru 😉

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar