5

Macam Pengembangan Strategi Pembelajaran Berbasis Inkuiri (0)

Wahid Priyono, S.Pd. December 4, 2020

Strategi pembelajaran berbasis inkuirimemiliki berbagai macam jenis, diantaranya:

  • Inkuiri terpimpin

Pelaksanaanya dilakukan atas petunjuk dari guru. Dimulai dari pertanyaan inti, guru mengajukan berbagai pertanyaan inti, guru mengajukan berbagai pertanyaan yang melacak, dengan tujuan untuk mengarahkan peserta didik ke titik kesimpulan yang diharapkan. Selanjutnya siswa melakukan percobaan untuk membuktikan pendapat yang dikemukakannya.

  • Inkuiri bebas

Peserta didik melakukan penyelidikan bebas sebagaimana seorang ilmuwan, antara lain masalah dirumuskan sendiri, penyelidikan dilakukan sendiri, dan kesimpulan diperoleh sendiri.

  • Inkuiri bebas yang dimodifikasi

Yaitu masalah diajukan guru didasarkan teori yang sudah dipahami peserta didik. Tujuannya untuk melakukan penyelidikan dalam rangka membuktikan kebenarannya. (Hanafiah dan Suhana, 2010: 77).

Hanafiah dan Suhana (2010) juga menyatakan bahwa strategi pembelajaran berbasis inkuirimemiliki berbagai fungsi, diantaranya:

  1. Membangun komitmen dikalangan peserta didik untuk belajar, yang diwujudkan dengan keterlibatan, kesungguhan dan loyalitas terhadap mencari dan menemukan sesuatu dalam proses pembelajaran.
  2. Membangun sikap aktif, kreatif, dan inovatif dalam proses pembelajaran dalam rangka mencapai tujuan pengajaran.
  3. Membangun sikap percaya diri dan terbuka terhadap hasil temuannya.

Menurut Roestiyah, (1998: 77-79), dalam proses belajar, siswa memerlukan waktu untuk menggunakan daya otaknya untuk berfikir dan memperoleh pengertian tentang konsep, prinsip, dan teknik menyelidiki masalah. Untuk meningkatkan teknik inkuiri, dapat diciptakan dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  1. Membimbing Kegiatan Laboratorium

Guru menyediakan petunjuk yang cukup luas kepada siswa dan sebagian besar perencanaan dibuat oleh guru, dimana siswa melakukan kegiatan percobaan penyelidikan untuk menemukan konsep-konsep atau prinsip yang telah ditetapkan guru.

Pembelajaran Berbasis Inkuiri
  • Modifikasi Inkuiri

Dalam hal ini guru hanya menyediakan masalah, dan alat / bahan yang diperlukan untuk memecahkan masalah secara perorangan maupun kelompok. Bantuan yang diberikan kepada siswa berupa pertanyaan -pertanyaan yang memungkinkan siswa berfikir dan menemukan cara penelitian yang tepat.

  • Kebebasan Inkuiri

Setelah siswa mempelajari dan mengerti tentang proses pemecahan masalah serta telah memperoleh pengetahuan dari “modifikasi inkuiri”, maka siswa telah siap untuk melakukan kegiatan kebebasan inkuiri. Guru mengundang siswa untuk melibatkan diri dalam kegiatan tertentu sehingga siswa dapat mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang akan dipelajari.

  • Inkuiri Pendekatan Peranan

Siswa dilibatkan dalam proses pemecahan masalah dengan cara ilmiawan dengan menggunakan pertanyaan yang telah direncanakan dengan teliti untuk melakukan beberapa kegiatan seperti melakukan.

  • Mengundang ke dalam Inkuiri

Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan siswa dalam tim yang masing-masing terdiri dari empat orang. Setiap anggota tim memiliki tugas berbeda seperti coordinator tim, perekam data, penasihat teknis, serta proses peilaian. Keempat anggota saling bekerjasama untk memecahkan masalah yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari.

  • Teka-teki Bergambar

Teknik ini merupakan teknik untuk mengembangkan motivasi dan perhatian siswa dalam diskusi kelompok dengan menggunakan gambar atau peragaan yang sesungguhnya dapat meningkatkan cara berfikir kritis dan kreatif siswa.

  • Synectics Lesson

Pendekatan ini untuk menstimulisasi bakat-bakat kreatif siswa dengan memusatkan pada keterlibatan siswa untuk membuat berbagai bentuk kiasan agar dapat membuka intelegensi dan mengembangkan daya kreativitasnya.

  • Kejelasan Nilai-nilai

Perlu diadakan evaluasi lebih lanjut  tentang keuntungan-keuntungan pendekatan ini, terutama yang menyangkut sikap, nilai-nilai pembentukan self concept siswa. Ternyata dengan menggunakan teknik inkuiri, siswa melakukan tugas-tugas kognitifnya dengan lebih baik.

Agar teknik ini dapat dilaksanakan dengan baik, memerlukan kondisi -kondisi sebagai berikut:

  • Kondisi yang fleksibel, bebas untuk berinteraksi,
  • Kondisi lingkungan yang responsif,
  • Kondisi yang memudahkan untuk memusatkan perhatian,
  • Kondisi yang bebas dari tekanan.

Silakan baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Berbasis Inquiri.

DAFTAR PUSTAKA

Hanafiah, Nanang, dan Cucu Suhana. 2010. Konsep Strategi Pembelajaran. Refika Aditama: Bandung.

Roestiyah, Dra. 1998. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta: Jakarta.

Comments (5)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar