10

Literasi Digital: Cara Praktis untuk Pendidikan yang Efektif (0)

Pengelola Guraru January 24, 2021

Perubahan yang sangat cepat terjadi di masa pandemi sontak telah mengubah kebiasaan belajar-mengajar, dari sistem tatap muka menjadi sekolah online. Dalam adaptasi rutinitas baru di dunia pendidikan ini, literasi digital memegang peranan penting.

Melalui literasi digital, baik guru maupun murid, mampu memperoleh hasil aktivitas belajar-mengajar yang optimal melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau distance learning karena sistem PJJ ini dirancang dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Pengertian Literasi Digital

Menyusul dimulainya kegiatan belajar online dari rumah untuk menggantikan sekolah tatap muka sejak tahun lalu, istilah ini semakin ramai diperbincangkan. Peneliti literasi digital, Douglas A.J. Belshaw dalam tesisnya berjudul What Is ‘Digital Literacy?โ€™ tahun 2011 mengungkapkan, literasi digital merupakan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan peralatan komunikasi, media digital, hingga jaringan Internet, sesuai dengan ketentuan hukum.

Mengutip pernyataan Douglas A.J. Belshaw dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menyebut adanya 8 elemen penting dalam mengembangkan literasi digital, yaitu aspek:

  1. Kultural: pemahaman berbagai konteks pengguna teknologi digital
  2. Kognitif: daya pikir dalam menilai konten
  3. Konstruktif: reka cipta sesuai secara actual
  4. Komunikatif: pemahaman kinerja jejaring serta komunikasi di dunia digital
  5. Kepercayaan diri disertai tanggung jawab
  6. Kreativitas untuk melakukan hal baru dengan cara baru
  7. Kritis dalam merespons suatu konten
  8. Tanggung jawab secara sosial

Baca juga: 10 Tips Mengajar Kelas Online Lebih Interaktif dan Asyik

Manfaatnya untuk Pendidikan

Penguasaan digital bukanlah hal baru di era Revolusi Industri 4.0 saat ini, termasuk dalam ranah pendidikan. Bahkan, literasi yang berbentuk online ini bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan. Masa Revolusi Industri 4.0 ini menurut Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA, yang pernah menjabat Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), antara lain ditandai dengan kehadiran:

  • Internet of Things (IoT)


Teknologi ini menghubungkan berbagai objek sehari-hari, misalnya lampu rumah, dengan Internet. Melalui kehadirannya, Anda dapat menyalakan lampu dengan bantuan akses Internet.

  • Artificial Intelligence (AI)


Artificial Intelligence alias kecerdasan buatan memungkinkan teknologi komputer โ€œberpikirโ€ layaknya manusia. Contohnya adalah rekomendasi barang-barang pilihan yang bisa Anda lihat ketika mengakses website maupun aplikasi  e-commerce.

  • Cloud Computing


Teknologi ini memungkinkan pengolahan daya komputasi menggunakan Internet, untuk menjalankan program melalui berbagai perangkat termasuk komputer, yang saling terhubung. Salah satu contohnya adalah Google Drive. Anda bisa memanfaatkan Google Drive sebagai sarana pengumpulan tugas para murid satu kelas, bahkan satu angkatan.

Melihat kemajuan teknologi tersebut, literasi digital bagi guru maupun murid dapat bermanfaat untuk:

  • Memperoleh dan menyebarkan informasi secara cepat
  • Mengembangkan budaya membaca
  • Membantu pengambilan keputusan lebih cepat
  • Mempelajari segala hal dari berbagai sumber terpercaya
  • Mengasah cara berpikir secara kritis, termasuk membangun kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial
  • Menghemat tenaga, waktu, dan biaya
  • Mempermudah proses komunikasi

Literasi digital akan menumbuhkan pola pikir serta pandangan yang kritis dan kreatif. Dalam dunia pendidikan, hal ini berperan besar agar baik guru maupun murid, tidak mudah termakan isu, menghindari informasi hoaks, maupun penipuan berbasis digital.

Contoh Pengaplikasiannya untuk Pendidikan

Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, literasi digital di dunia pendidikan dapat diterapkan melalui aktivitas di kelas, sekolah, bahkan lingkungan masyarakat. Berikut ini sasaran gerakan literasi digital pada tiap basis.

  1. Basis Kelas
  • Peningkatkan jumlah pelatihan literasi digital bag kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lain
  • Peningkatan intensitas penerapan serta pemanfaatan literasi digital dalam aktivitas pembelajaran
  • Peningkatan pemahaman kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan lain, serta siswa dalam mamanfaatkan Internet dan media digital
  1. Basis Budaya Sekolah
  • Peningkatan jumlah dan variasi bahan bacaan maupun alat peraga berbasis digital
  • Peningkatan frekuensi peminjaman buku bertema digital
  • Peningkatan aktivitas di sekolah dengan memanfaatkan teknologi informasi
  • Penyajian informasi sekolah melalui media digital maupun website
  • Penerbitan kebijakan sekolah tentang penggunaan teknologi informasi serta komunikasi di lingkungan sekolah
  • Peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi termasuk dalam pembagian rapor, pengelolaan uang sekolah, data siswa, maupun profil sekolah
  1. Basis Masyarakat
  • Peningkatan sarana dan prasarana untuk mendukung literasi digital di sekolah
  • Peningkatan keterlibatan orang tua, komunitas, dan lembaga dalam pengembangan literasi digital

Baca juga: Ini 3 Kunci Agar Menjadi Guru Sukses di Era Digital Citizenship

Secara nyata, literasi digital untuk dunia pendidikan dapat diaplikasikan melalui

  1. Penyediaan Komputer dan Akses Internet di Sekolah

Keberadaan komputer dan Internet di sekolah penting untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dalam era digital saat ini. Guru dapat memperoleh sumber mengajar melalui internet secara cepat dan efisien. Komputer dan Internet di sekolah juga akan membantu para murid mempelajari ilmu teknologi informasi dan komunikasi.

  1. Penyediaan Informasi Melalui Media Digital

Sekolah dapat menyediakan layar maupun papan informasi digital di sejumlah lokasi strategis, untuk menyampaikan berbagai informasi. Konten yang dapat ditampilkan di sana antara lain ilmu pengetahuan dunia, fakta sains sederhana, berita terkini, maupun permainan edukatif.

Idealnya, literasi digital dalam dunia pendidikan, dikembangkan sebagai mekanisme pembelajaran terintegrasi. Oleh karena itu, meningkatkan keterampilan di dunia digital sebagai guru, akan sangat membantu para murid dalam menjalani aktivitas belajar mereka. Website Guraru terbuka untuk Anda untuk berdiskusi bersama para rekan guru lain untuk mengasah literasi digital sebagai pendidik. Mari bergabung dengan Komunitas Guraru, demi masa depan pendidikan lebih baik!  

Tagged with:

Comments (10)

  1. Setuju sekali dan benar memang akan manfaat yang akan didapat nantinya..
    Namun sepertinya minat literasi siswa masih kurang, padahal kita sudah menggalakkan kebiasaan ini di sekolah. Ditambah dengan adanya PJJ ini, seperti lebih sulit lagi memantau minat literasi mereka.

    Trimakasih tas informasinya ๐Ÿ˜Š

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar