5

Libur, Mereka Tak Libur (+3)

M. Rasyid Nur July 5, 2013

HARUS saya acungkan jempol kepada mereka. Di saat guru-guru lain melupakan sekolah dan hal-hal berbau sekolah, mereka tetap datang ke sekolah. Mereka masih saja ada di sekolah pada jam-jam kantor sekolah dibuka. Mereka tidak libur? Itulah hebatnya mereka. Sekali lagi saya salut dan apresiatif sekali kepada mereka karena mereka tetap bekerja di sekolah walaupun pada hari libur.

Mereka adalah beberapa orang guru di antara sekian guru di sekolah tempat saya mengabdi: SMA Negeri 3 Karimun. Saya percaya di sekolah-sekolah lain di Tanah Air ini, juga ada guru-guru yang seperti mereka. Sementara para guru pergi jauh karena memang saatnya pergi berlibur, mereka tetap bekerja di sekolah. Karena dipercaya sekolah, mereka bekerja tambahan di luar pengelolaan kelas dan pembelajaran seperti biasanya.

Hari-hari libur ini mereka seperti tidak ikut libur. Para guru ini meneruskan aktivitas sekolah pasca pembagian rapor semester genap lalu. Mereka mendapat kepercayaan untuk beberapa tugas yang mungkin guru lain tidak mendapatkannya. Di antara mereka ada yang melaksanakan tugas penerimaan peserta didik baru. Mereka adalah Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang oleh Kepala Sekolah dipercaya menerima dan meproses calon-calon peserta didik baru untuk Tahun Pelajaran 2013/ 2014 nanti. Dengan tugas tambahan itu mereka harus mengorbankan hari liburnya.

Para guru yang duduk di PPDB tentu saja para guru yang dinilai oleh Kepala Sekolah sebagai guru yang berdedikasi tinggi untuk keperluan dan kemajuan sekolah. Mereka adalah para guru yang mau melaksanakan tugas meskipun di luar jam tugas. Tidak banyak juga para guru yang mau seperti itu. Tugas-tugas mereka juga tidak mudah. Mereka harus merencanakan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru ini dengan baik dan matang. Dengan beberpa personal (biasanya antara 3-7 orang) saja mereka harus memulai tugas dengan menerima pendaftaran calon peserta didik baru. Selama dua atau tiga hari mereka harus melayani calon siswa atau orang tua calon siswa.

Selesai masa pendaftaran mereka harus menyeleksi dan menentukan sesuai kriteria yang sudah ditetapkan calon-calon peserta didik baru yang akan diterima. Jika pendaftaran melebihi kuota maka akan diseleksi untuk ditentukan siapa-siapa saja yang akan diterima. Sisanya tentu akan ditolak. Tapi jika pendaftarnya sesuai atau kurang dari kafasitas maka tentu saja semuanya akan diterima. Selanjutnya diumumkan kepada orang tua calon peserta didik.

Belum selesai sampai di pengumuman calon peserta didik yang akan diterima, para panitia ini juga mengelompokkan sesuai rencana rombongan belajar (rombel) yang nanti akan ditempatkan di kelas-kelas pembelajaran selanjutnya. Tentu saja ini akan selesai dengan baik jika setiap panitia dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Koordinasi dengan Tata Usaha adalah satu hal yang tidak boleh diabaikan.

Itulah sekelumit kerja-kerja tambahan panitia ini selama libur. Mereka tidak dapat menikmati libur di luar sekolah karena harus melaksanakan tugas ini. Dan selain mereka yang termasuk PPDB ada pula para guru yang juga memanfaatkan hari libur untuk urusan sekalah karena merasa ada tanggung jawab tambahan. Mereka adalah para Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) in mempersiapkan segala sesuatunya selama libur. Sebutlah Wakasek Kurikulum. Dia ini merasa ingin menyelesaikan segala seuatu yang berkaitan dengan proses pembelajaran selama libur ini. Mungkin menyusun jadwal pembelajaran dan lain-lainnya. Karena merasa ingin sukses pada hari belajar nanti, dia menggunakan waktru libur ini untuk tugas-tugas itu.

Sejatinya para guru yang bekerja di luar jam sekolah ini mendapatkan penghargaan yang setimpal dari sekolahnya. Mereka bersedia mengorbankan hari liburnya untuk tugas-tugas sekolahnya. Sungguh, mereka adalah guru-guru berdedikasi tinggi demi kemajuan sekolahnya. Selamat mengabdi, wahai guru yang penuh dedikasi.***

About Author

M. Rasyid Nur

Menjadi guru (honorer) sejak tahun 1980, ketika masih mahasiswa. Selanjutnya menjadi PNS (aktif) sejak 1985 dengan SK TMT 01.03.1984 dan terus menjadi guru hingga sekarang. Insyaallah akan purna bakti pada 11.04.2017. Obsesi, "Berharap kehebatan murid melebihi kehebatan gurunya."

View all posts by M. Rasyid Nur →

Comments (5)

  1. Terimakasih pak M. Rasyid Nur atas sharingnya. Tidak apa-apa pak walau libur, tetapi masuk kerja untuk suatu tugas sekolah. Saya sendiri juga demikian. Jangan merasa beban atau merasa jadi korban. Jalanilah tugas sebagai guru dan tugas tambahan dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab dan didasari oleh ketulusan, keihlasan untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk stakeholder.

  2. Ya, Pak Sukani, tugas tambahan sejatinya diemban dengan penuh tanggung jawab tanpa merasa menjadi beban. Jika terasa menjadi beban maka akan membuat penderitaan. Tapi jika dilaksanakan dengan ikhlas dan senang hati maka itu akan membuat rasa bahagia. Terima kasih atas komentarnya. Salam sukses selalu.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar