14

LECTORA MEMBAWAKU BANYAK KARYA, JUARA, BANGGA, DAN BAHAGIA (+5)

Muhamad Mas'ud May 19, 2015

Dengan Lectora, saya punya banyak media pembelajaran interaktif karya sendiri, menjadi penulis buku level nasional, jadi juara berbagai lomba bikin media, dan bisa berbagi pada sesama guru. Bangga dengan raihan tersebut. Dan bahagianya tuh di sini.

Itu baru sebagian kecil dari untungnya bisa memanfaatkan IT.

Apa itu Lectora Inspire?

logo Lectora

Lectora adalah authoring tool untuk pengembangan konten e-learning. Di dalamnya sudah termasuk Flypaper untuk mengkreasi animasi, Camtasia untuk mengolah video, dan Snagit untuk mengedit image.

Sederhananya, Lectora bisa dimanfaatkan untuk multimedia pembelajaran interaktif yang memanjakan pemakainya untuk membuat kuis atau evaluasi disertai skoring otomatis. Dengan kata lain, tidak usah diribetkan untuk mengoreksi secara manual.

Evaluasi yang dapat dibuat berupa True-False, Multiple Choice, Fill in the Blank, Matching, Essay, Hot Spot, dan Drag and Drop.

Dengan Lectora, juga dapat membuat game atau kuis flash dengan mudah seperti Hangman, BasketBall, Bowling, CardFlip, Dunkingbooth, Golf, Horsrace, Puzzle, Matching Pair Game,Million Dollar, Slotmachine, Soccer, Tic Tac Toe, Walk the Plank, dan Word Sramble.

Bagaimana Memanfaatkan Lectora Inspire?

Memanfaatkan Lectora untuk membuat multimedia pembelajaran itu sangatlah mudah. Tidak perlu menguasai bahasa pemrograman atau script rumit seperti dalam flash atau macro-nya di powerpoint. Terlebih yang pernah membuat media pembelajaran dengan MS Powerpoint, maka memanfaatkan Lectora tidak kesulitan. Saya saja awalnya belajar secara otodidak. Mengandalkan panduan dalam menu Help. [istri saya lulusan Bahasa Inggris, jadi lumayan terbantu]

Media Lectora yang sudah jadi bisa di-publish dalam bentuk aplikasi (.exe), html, CD, bahkan SCROM. Dengan ekstensi .exe, maka bisa dibuka di PC/laptop yang tidak ada software Lectoranya.

Asyiknya adalah dipublish dalam bentuk SCROM, lalu ditanam di intranet (pake Moodle). Dari sana bisa dimanfaatkan dalam proses pembelajaran sehingga siswa bisa belajar materi secara mandiri, juga mengerjakan evaluasi. Guru tinggal melihat hasilnya. Tidak perlu mengoreksi manual. Medianya pun bisa dicopy untuk belajar mandiri di rumah.

Apa Untungnya Menguasai Lectora Inspire?

(Meksipun latar belakang pendidikan saya bukan Ekonomi, tetapi menggunakan diksi “untung” karena setiap orang itu suka dengan “keberuntungan”)

Dalam tulisan ini, saya ingin berbagi sedikit dari sekian banyak keuntungan – lebih tepatnya kemanfaatan – menguasai Lectora Inspire.

Pertama, Bikin Media Lectora, Mudahkan Mengajar dan Mengasyikkan Siswa

Dengan adanya media ajar, maka pembelajaran bisa lebih bermakna. Dan tentu saja, media pembelajaran dengan Lectora memudahkan saya dalam mengajar dan mengevaluasi. Terlebih jika memanfaatkan intranet sekolah. Bukan hanya saya yang di-bikin mudah, para siswa juga asyik gumrigah.

Satu kali bikinnya bisa dipakai berkali-kali. Bahkan bisa untuk tahun berikutnya dengan sedikit di-update.

Salah satu contoh media Lectora yang saya buat untuk pembelajaran, lihat di sini.

Kedua, Bisa berbagi Lectora dengan Guru dari Aceh sampai Papua

 

menjadi mentor Lectora luar biasa

Menjadi mentor Lectora luar biasa

Awalnya, saya bisa memanfaatkan Lectora untuk pribadi. Lalu berbagi dengan sesama guru di sekolah sendiri. Seiring perjalanan waktu, saya diminta berbagi dengan guru di sekolah lingkungan Yogya.

Sejak 7 Desember 2012, saya mulai keluar DIY untuk berbagi Lectora. Bahasa kerennya saya jadi mentor Lectora di berbagai kota di Pulau Jawa dan luar Jawa. Setidaknya ada 36 kota, baik lewat instansi Dinas Pendidikan Kota/Provinsi, Depag, MGMP, maupun Sekolah/Yayasan.

[Untuk memotivasi para guru Gurarures, saya sampaikan bahwa setiap akhir pekan minggu kedua dan ketiga tiap bulannya saya “jalan-jalan”, menginap di hotel gratis, makan disediakan, bisa naik pesawat tanpa ragat, pulangnya dapat uang dan bisa bawakan oleh-oleh, he he …]

Pernah ke Aceh dan Papua? Belum secara fisik, tetapi tutorial Lectora yang saya susun sudah dipakai guru-guru di sana. Saya tahu itu dari sms atau email yang masuk pada saya menanyakan tentang Lectora. Senang sekali rasanya bisa berbagi ilmu Lectora.

Ketiga, Modul Tutorial Lectora Saya Dipakai FE UNY

Cobalah ketikkan kata “tutorial lectora” di mesin pencarinya mbah Google, maka di bagian awal hasil searching akan ditampilkan link modul tutorial Lectora yang saya susun ada di situs resminya Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.

 

Hasil pencarian "tutorial lectora"

Hasil pencarian “tutorial lectora”

Kok bisa? Saya jawab, “Ya bisalah. Buktinya itu bisa kok”

Apa saya dapat royalti dari itu? Saya jawab, “Jangankan dapat royalti, kulo nuwun saja mboten. Soalnya modul itu sengaja saya share. Lalu FE UNY memakainya” Tapi tidak masalah. Saya malah senang dan bangga buah pikiran saya ada di sana. Itu akan menjadi amal jariyah saya.

Keempat, Menerbitkan buku tentang Lectora

Untuk membantu para guru membuat media ajar dengan Lectora, saya menulis buku tentang Lectora.

Buku pertama berjudul “Membuat Media Pembelajaran dengan Lectora” diterbitkan Scripta Yogyakarta, Februari 2012

Buku ke-1 : Lectora

Buku ke-1 : Lectora

Buku kedua berjudul “Tutorial Lectora 1: Membuat Multimedia Pembelajaran dengan Lectora” diterbitkan Pustaka Shonif Yogyakarta, November 2012. Buku kedua sudah cetakan ke-3.

Buku ke-2 : Lectora

Buku ke-2 : Lectora

Sebelum menulis Lectora, saya sudah menulis berbagai judul buku yang diterbitkan berbagai penerbit. Tema yang saya angkat adalah mengenai pendidikan, matematika, dan agama.

Dengan kedua buku itu, tidak hanya membantu para guru membuat media pembelajaran, tetapi menjadi rujukan sumber utama bagi mahasiswa yang menyusun skripsi atau tesis dengan tema Lectora.

Dengan kata lain, nama saya ada di bagian footnote, bodynote, atau daftar pustaka banyak skripsi di berbagai perguruan tinggi. Siapa tidak bangga?

Kelima, Meraih Juara Lomba

Sejak tahun 2009, saya pernah beberapa kali mengikuti dan meraih juara lomba media pembelajaran. Sejak mengenal Lectora, saya pakai Lectora dalam pembuatan medianya. Alhamdulillah, paling baru Oktober tahun 2014, saya juara 1 Lomba KIHAJAR Membuat Media Pembelajaran yang diselenggarakan BTKP DIY.

Itu menguatkan bahwa Lectora bisa membawaku jadi juara.

Juara 1 Lomba Membuat Media Pembelajaran

Juara 1 Lomba Membuat Media Pembelajaran

Sampai saat ini, saya masih konsen pada pembuatan media dengan Lectora. Bahkan tidak sedikit mahasiswa yang menjadikan saya ahli media untuk uji validasi media Lectora skripsi atau tesis mereka. Mirip dosen pembimbing ya, he he he…

Sungguh, berkecimpung dengan IT itu asyik. Silakan simak paparan cuplikan saya dengan AdiTV terkait Lectora di sini

Sekarang, giliran bapak ibu Gurarures yang beraksi dengan Lectoranya dan bisa lebih hebat dari saya. Lalu berikan testimoni seperti pernah dipaparkan oleh pak Taufik Ibrahim.

“Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10

 

 

Tagged with: ,

Comments (14)

  1. Lectora ? saya sebenarnya sudah lama ingin mempelajarinya. Selama ini saya seringnya pakai PowerPoint. Ketika melihat artikel bapak saya kembali “tergugah” untuk mempelajarinya. Selama pakai PPT memang sudah bagus dan saya banyak manfaat darinya, seperti bisa membuka usaha pembuatan media pembelajaran berbasis IT. Namun jika ada media yang lebih lengkap dan bagus, kenapa tidak dicoba. Terima kasih buat pak Mas’ud atas inspirasinya. Semoga saya bisa mengikuti jejak bapak, mengembangkan pendidikan di Indonesia melalui pembuatan media pembelajaran.

    Saya VOTE pak buat bapak.
    Jika berkenan silahkan mampir di artikel saya berikut ini :
    1. Artikel pertama
    http://guraru.org/…/asyiknya-setengah-hari-menjadi-mahasis…/
    2. Artikel kedua
    http://guraru.org/gur…/dari-blogger-datanglah-guest-teacher/
    3. Artikel ketiga
    http://guraru.org/guru-berbagi/ayo-berkreasi-dengan-sampah/
    4. Artikel keempat
    http://guraru.org/guru-berbagi/who-wants-to-be-a-teacher/
    5. Artikel kelima
    http://guraru.org/…/belajar-sejarah-sambil-bermain-film-ke…/
    6. Artikel keenam
    http://guraru.org/…/pembelajaran-kolaboratif-di-situs-purb…/
    7. Artikel ketujuh
    http://guraru.org/…/belajar-sejarah-lebih-asyik-dengan-ber…/
    8. Artikel kedelapan
    http://guraru.org/…/menulislah-setiap-hari-dan-buktikan-ap…/
    9. Artikel kesembilan
    http://guraru.org/…/ternyata-koran-bekas-pun-bisa-jadi-med…/

  2. Wahhh..ketemu lagi sama artikel Pak Mas’ud nih…saya sdh membeli bukunya. Trims ya sdh saya instal aplikasinya, pelajari dan buat medianya bahkan siswa saya pun senang bisa kenal Lectora.

    Salam Kreasi Inovasi Motivasi! 🙂

    https://taufikibrahim.wordpress.com/2013/04/02/media-pembelajaran-interaktif-dahsyat-ala-lectora/#more-2365

    Media Lector yang dipresentasikan dgn media layar sentuh:
    https://taufikibrahim.wordpress.com/2013/04/16/kala-siswa-melebihi-gurunya/#more-2411

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar