2

laporan aksi nyata guru penggerak modul 1.1 (0)

AQILA INDANA ZULFA February 22, 2021

laporan ini berisikan aksi nyata yang dilakukan untuk memenuhi modul 1.1 guru penggerak

Implementasi Nilai

Profil Pelajar Pancasila

pada Ketrampilan Bernalar KritisVidio Aktif Peserta Didik

Latar Belakang

Berdasar pada amanat Undang-undang Dasar 1945, maka pengertian pendidikan di sekolah dasar merupakan upaya untuk mencerdaskan dan mencetak kehidupan bangsa yang bertaqwa, cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara, terampil, kreatif, berbudi pekerti yang santun serta mampu menyelesaikan permasalahan di lingkungannya.

Tujuan pendidikan nasional adalah mengarahkan berkembangnya potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta memiliki tanggung jawab. Sedangkan tujuan pendidikan sekolah dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. dengan demikian siswa dapat memiliki dan menanamkan sikap budi pekerti terhadap sesama.

Profil Pelajar Pancasila sesuai Visi dan Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana tertuang dalam dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024: Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif, seperti ditunjukkan oleh gambar berikut Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, Berkebinekaan global, Bergotong royong, Mandiri, Bernalar kritis, dan Kreatif.

Deskripsi Aksi Nyata

Profil pelajar Pancasila yang yang saya gunakan dalam aksi nyata ini adalah kreatif. Pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak. Elemen kunci dari kreatif terdiri dari menghasilkan gagasan yang orisinal serta menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal. Dalam masa pandemic seperti ini peserta didik tentunya mengalami kesulitan dalam pemebalajaran, bukan hanya murid saja guru serta orang tua juga mengalami kesulitan dalam pembelajaran. Pembelajaran virtual yang peserta didik lakukan masih cenderung baru sehingga berakibatkan peserta didik cenderung pasif dalam pembelajaran virtual. Karena tidak aktif tersebut peserta didik mengalami penurunan dalam hal penialian, bukan nilai saja dalam hal pemahaman peserta didik dalam materi juga peserta didik mengalami penurunan. Oleh karena itu guru berupaya mencari solusi agar peserta didik aktif yaitu dengan peserta didik menerangkan materi sendiri yang sudah diberikan oleh guru, dan pesertadidik dividio dan dikirimkan oleh guru, guru mengunggahnya pada laman you tube dan linknya di share ke murid agar peserta didik lebih aktif dan senang sehingga peserta didik keaktifannya mengalami kenaikan sehingga nilai peserta didik juga naik.

Tujuan Aksi Nyata

Tujuan dari aksi nyata yang saya  lakukan adalah yang pertama        Peningkatan keaktifan peserta didik SD NU Hasyim Asy’ari yang kedua Agar pemahaman tentang materi peserta didik lebih matang dan yang terakhir    Peserta didik lebih percaya diri. Tolak ukur yang saya gunakan peserta didik aktif dalam mengirimkan video tentang materi dan Video materi pembelajaran yang diberikan peserta didik sesuai dengan materi. Langkah-langkah yang saya lakukan adalah Konsultasi dan koordinasi dengan kepala sekolah mengenai program aksi nyata yang akan dilakukan, Penyampaian program aksi nyata kepada teman sejawat dan saling sharing tentang refleksi-kolaborasi yang dilakukan guru denga orang tua siswa mengenai pengontrolan tugas belajar dan pembiasaan baik yang dilakukan oleh siswa di rumah, Menyusun bahan ajar untuk dikerjakan  di rumah  bersama orang tua untuk pembuatan buku pintar yang dibagikan oleh guru. Guru melakukan tindakan aksi nyata dengan melakukan kegiatan belajar mengajar di WAG dan membrikan link video youtube cara membuat buku pintar literasi, dan Melakukan refleksi, evaluasi dan pelaporan kegiatan aksi nyata yang sudah dilakukan kepada kepala sekolah dan orang tua

Hasil Aksi Nyata

Hasil yang didapat dari aksi nyata yang saya lakukan peserta didik sangat antusias dalam pembelajaran. Respon positif dari orang tua beberapa kelebihan pembelajaran yang dilakukan adalah Peserta secara tidak langsung belajar tentang materi pembelajaran, Peserta didik lebih aktif dalam pembuatan video dan lebih merdeka dalam penggunaan media pembelajaran. Terdapat tutor sebaya sehingga peserta didik lebih senang, Orang tua dan peserta didik berkolaborasi aktif dalam membuat video pembelajaran yang menarik. Bila ada kelebihan adapun kekurangan yang saya lakukan adalah Paket data yang digunakan banyak dan Peserta didik yang tidak mempunyai HP tidak bisa mengirimkan materi pembelajaran dan partisipasi orang tua yang kurang

Comments (2)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar