4

Kolaborasi Aplikasi untuk Pembelajaran dari Rumah (PDR) yang Lebih Baik (0)

Rakhmad October 18, 2020

Kolaborasi Aplikasi untuk Pembelajaran dari Rumah (PDR) yang Lebih Baik

Oleh: Rakhmad, S.Pd

Pertengahan Maret 2020 kita dikejutkan dengan munculnya corona virus untuk pertama kali di Indonesia. Kasus demi kasus terus bertambah hingga sekarang, memaksa semua pihak untuk menjaga jarak dan melakukan semua pekerjaan dari rumah. Termasuk di dalamnya kegiatan pembelajaran di sekolah. Sekolah dimungkinkan hingga akhir tahun 2020 belum bisa tatap muka sehingga harus melakukan pembelajaran dari rumah. Salah satunya dengan cara pembelajaran dalam jaringan (daring).

Pembelajaran daring tidak meninggalkan tugas pokok seorang guru untuk membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi. Pembelajaran daring juga tidak meninggalkan hak siswa untuk mendapatkan pendidikan dan hasil evaluasi. Pada prinsipnya pembelajaran daring tidak meninggalkan tugas pokok guru dan hak siswa.

Pembelajaran daring merupakan proses  baru dalam pembelajaran dari rumah. Proses ini baru pertama kali dirasakan oleh guru, orang tua, siswa dan satuan pendidikan itu sendiri. Perlu adaptasi dan pembiasaan dalam mensikapi keadaan baru ini.

Salah satu cara untuk mensikapi keadaan baru di tengah pandemi ini adalah dengan “kolaborasi aplikasi”. Kolaborasi aplikasi merupakan hasil perpaduan aplikasi yang saling berkaitan dan mendukung dalam proses pembelajaran daring. Pada kesempatan ini penulis akan menceritakan dan berbagi tentang kolaborasi aplikasi yang telah dilakukan dalam kelas daring pada masa pandemi Covid-19.

Kolaborasi aplikasi yang penulis gunakan adalah e-learning madrasah, google form, zoom, blog dan youtube. Setiap aplikasi mempunyai peran masing-masing guna mendukung e-learning madrasah yang menjadi pusat pembelajaran daring.

E-learning Madrasah

E-learning madrasah merupakan sebuah aplikasi gratis produk madrasah dari kementerian agama yang ditujukan untuk menunjang proses pembelajaran dari tingkat Madrasah Ibtidayah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) agar lebih terstruktur, menarik dan interaktif.

E-learning madrasah  bagi penulis merupakan aplikasi yang mudah dipelajari dan mudah dalam mengoperasikan. Aplikasi ini support untuk laptop dan smartphone. Aplikasi ini juga sudah lengkap fiturnya untuk pembelajaran daring.

E-leraning madrasah memiliki fitur yang penting sebagai berikut:

  • Timeline Kelas

Merupakan serangkaian rencana kegiatan dalam pembelajaran  yang akan dilaksanakan.

  • Standar Kompetensi(KI/KD)

Guru mengisi Kompetisi Inti dan Kompetisi Dasar setiap mapel yang di ajar dalam satu tahun pelajaran

  • Kriteria Ketuntasan Minimal

Guru mengisi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) setiap KD dan secara keseluruhan. Siswa bisa melihat Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) di akun masing-masing.

  • Rencana Pembelajaran

Merupakan Rencana Pembelajaran setiap pertemuan. Rencana pembelajaran yang sudah diisi di e-learning bisa di download dalam bentuk pdf.

  • Bahan Ajar

Bahan ajar  yang bisa di upload di e-learning adalah berupa Microsoft Office, pdf dan link internet.

  • Data Siswa Tergabung

Data siswa yang mengikuti kelas yang sudah dibuat.

  • Absensi Kelas

Merupakan bukti kehadiran di e-learning setiap harinya sesuai jadwal yang sudah ditentukan

  • Computer Based Test (CBT)

CBT adalah fitur  untuk membuat soal yang meliputi berbagai macam tipe soal. Dalam CBT ini bisa digunakan untuk penilaian harian, kuis atau penilaian yang lain.

  • Penilaian Pengetahuan (KI 3)

Dalam penilaian KI 3 sudah dijadwalkan sesuai kesesuaian KD yang akan di ujikan. Dalam penilaian KI 3 di dalam e-learning meliputi beberapa bentuk seperti tes tertulis melalui CBT, tes lisan dan penugasan yang bisa di upload.

  • Penilaian Keterampilan (KI 4)

Dalam penilaian KI 4 di e-learning terdiri dari unjuk kerja, proyek, portofolio dan produk. Hasil penilaian KI 4 yang dikirim dan di upload di e-learning bisa berupa gambar atau video. Hasil upload siswa akan masuk di akun masing-masing sehingga guru tinggal menilai dengan melihat hasil upload.

E-learning madrasah sudah dilaksanakan di madrasah penulis mengajar, yaitu di link e-learning MIN 2 Kota Madiun http://103.19.59.142/elearning/. E-learning di madrasah  sudah dilaksanakan sejak awal masuk tahun pelajaran baru. Persiapan dari pelatihan guru dan kelengkapan sarana-prasarana dilaksanakan pada saat liburan kenaikan kelas.

Pelaksanaan awal e-learning madrasah ini bukannya tanpa kendala. Karena sama-sama baru mengenal aplikasi ini, pelaksanaan diawali dengan percobaan per angkatan kelas, masuk sesuai jadwal yang telah ditentukan. Ternyata banyak siswa dan wali murid yang mengeluhkan kesulitannya untuk masuk ke dalam aplikasi. Banyak pertanyaan masuk ke grup whatshapp kelas, yang intinya pesimis dalam pelaksanaannya.  Tentunya sebagai guru, penulis tetap memberi motivasi dan meminta untuk lebih bersabar sambil mencari solusinya.

Setelah berjalan beberapa hari ditemukan permasalahannya adalah server yang perlu ditingkatkan kapasitasnya. Akhirnya madrasah menggandeng pihak ketiga untuk membantu memecahkan permasalahan ini. Setelah menggandeng pihak ketiga uji coba di mulai per kelas, per jadwal selanjutnya seharian bebas menentukan waktunya. Akhirnya e-learning berjalan lancar sampai sekarang.

Setiap hari siswa-siswi masuk melalui akun masing-masing . Setelah masuk akun memilih kelas sesuai jadwal, absensi dan melihat timeline kelas. Setelah siswa siswi bisa melihat bahan ajar, penilaian KI3 dan KI4. Jika semua proses tersebut sudah selesai dilanjutkan untuk menutup e-leraning. Jika ada tugas untuk di upload maka siswa-siswi bisa masuk setelah tugas dikerjakan.

Google Form

Google Form merupakan aplikasi yang familiar bagi guru saat ini. Banyak manfaatnya dalam pembelajaran daring. Penggunaan google form dimanfaatkan penulis dalam daring adalah sebagai berikut:

Jurnal harian merupakan monitoring kegiatan sehari-hari di rumah. Siswa-siswi mengisi setiap hari secara jujur kegiatan selama di rumah dari pembelajaran hingga kebiasaan. Jurnal harian ini bisa digunakan sebagai salah satu acuan untuk penilaian sikap spritual dan sikap sosial.

  • Penilaian

Google form juga digunakan untuk latihan soal dan penilaian harian.  Google form sangat mudah digunakan untuk penilaian dengan berbagai macam tipe soal. Selain itu google form sudah dilengkapi untuk penilaian langsung atau menunggu proses penilaian manual.

Di bawah ini adalah contoh google form untuk penilaian:

Latihan Soal

Penilaian Harian

Zoom

Aplikasi zoom merupakan aplikasi kelas virtual yang dipakai penulis untuk pembahasan materi esensial yang memungkinkan untuk dijelaskan secara interaktif. Materi tersebut seperti pembahasan soal-soal matematika yang perlu penjelasan langsung.

Proses yang dilakukan penulis adalah siswa-siswi setelah melihat bahan ajar berupa video setelah itu mengerjakan soal yang ada di buku ajar. Setelah itu ada jadwal kelas virtual melalui zoom yang linknya sudah terjadwal yang sudah di masukkan di e-learning.

Dalam kelas virtual ini selain aplikasi zoom yang penulis berlangganan setiap bulan. Selain aplikasi zoom yang perlu disiapkan lainnya adalah perangkat lunaknya yaitu laptop, pen tablet dan wifi . Dalam pelaksanaan dalam penjelasan menggunakan pen tablet setelah pembelajan hasil penjelasan bisa dishare dalam bentuk file pdf dan rekaman zoom dibagikan melalui link.

Blog

Blog yang digunakan penulis adalah blog pribadi yaitu di https://rakhmad.id/. Blog yang digunakan untuk mendukung e-learning adalah sebagai bahan ajar, tugas  dan pembahasan dari soal-soal yang digunakan untuk latihan.

Di bawah ini adalah contoh-contoh penggunaan blog dalam pembelajaran daring:

Youtube

Youtube merupakan aplikasi yang cocok bagi  untuk mendukung e-learning adalah sebagai bahan ajar dan pembahasan dari soal-soal yang digunakan untuk latihan. Penggunaan youtube sangat membantu belajar siswa-siswi yang membutuhkan penjelasan secara visual. Siswa-siswi bisa membuka setiap saat untuk melihat penjelasan materi di youtube.

Demikian beberapa petikan pengalaman penulis dalam mengkolaborasikan berbagai aplikasi dalam pembelajaran daring. Walaupun pembelajaran daring  memungkinkan siswa belajar dari rumah, tetapi ruh pembelajaran tetap sama. Dari proses pembelajaran hingga proses evaluasi pembelajaran tetap berjalan dengan semestinya. Kolaborasi berbagai aplikasi bisa dijadikan alternatif untuk mencapai itu semua. Semoga sedikit pengalaman yang penulis sampaikan bisa memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Tidak ada gading yang tidak retak, untuk itu saran dan masukan sangat penulis harapkan.

#WritingCompetition

#NewNormalTeachingExperience

Comments (4)

  1. Selamat Malam 🙂
    terima kasih banyak atas partisipasi pada Guraru Writing Competition 2020.

    Semoga #sharing pengalaman dan ilmu diatas dapat bermanfaat bagi rekan guru lainnya dan semoga beruntung untuk memenangkan salah satu hadiah dari Guraru!

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar