1

Ketika Tuntutan Teknologi Menggerogoti Jaman (+1)

N1C May 29, 2017

Pendidikan saat ini semakin maju berkat perkembangan teknologi yang semakin pesat. Tentu dampak daripada perkembangan teknologi seperti halnya dua sisi koin yang saling bertolak belakang.

Positif ada dan negatif tentu juga ada. Sisi positif daripada perkembangan teknologi ini memberikan kita, baik kalangan pengajar, pelajar ataupun orang tua mampu mengakses materi ataupun perihal pelajaran yang diperlukan. Serta lebih efisien dan efektif, tidak seperti jaman dulu, sebelum teknologi internet dan komputer dapat diakses oleh hamper seluruh kalangan masyarakat.

Lalu sisi negatifnya? Tentu penyalahgunaan teknologi dalam mendukung perkembangan pendidikan menjadi momok yang sangat kental. Yang seharusnya teknologi dipergunakan untuk mengakses bahan pelajaran oleh siswa atau bahan ajar oleh tenaga pendidik, konten sosial lah yang menjadi primadona oleh semua kalangan sehingga menyebabkan tiap individu berubah menjadi individu yang tidak peka dengan kondisi sosial disekitarnya. Hal tersebut masih dapat dikatakan penyimpangan ringan, tidak sedikit pelajar ataupun tenaga pendidik yang memanfaatkan teknologi ini mengakses dan menyebarkan konten negatif, yang mana konten semacam ini dapat merusak perkembangan pola pikir generasi muda ataupu individu tersebut.

Dalam bidang pendidikan saat ini, tidak dipungkiri generasi milenial tengah mendominasi posisi bangku pelajar, yang mana kita ketahui generasi milenial ini sangat akrab dengan kehadiran teknologi ataupun gadget baru, dan tidak luput dari mata kita, cukup banyak tenaga pendidik yang tidak dapat mengimbangi perkembangan teknologi tersebut. Seperti kanker yang menggerogoti tubuh apabila tubuh tidak mampu melawan, begitu juga dengan individu akan terus kalah dengan teknologi yang tiap hari selalu berkembang apabila tidak memulai untuk mempelajari teknologi tersebut.

Seorang figur pendidik yang atraktif dalam kelas (Sumber: YouTube)

Konten diatas menggambarkan bahwa walau bukan berasal dari generasi milenial, terbukti cukup handal dalam menguasai teknologi. Yang mana jika hal semacam ini diterapkan di Indonesia, dapat menjadi pencair suasana yang sangat menarik dan akan berdampak pada keinginan para pelajar untuk mencari tahu dan belajar, bagaimana ya caranya? kok bisa ya? hmm…

Tentunya, hal seperti ini akan sangat menggugah jiwa para pelajar untuk berbuat lebih agar menjadi lebih dan mampu. Mari kita lihat kondisi di lapangan, di Indonesia, di sekolah dasar, sekolah menengah, dan universitas. Mungkin tidak akan dapat kita jumpai teknik penguasaan teknologi yang mampu menggugah jiwa para pelajar, walaupun ada mungkin hanya 5-10% populasi yang mampu.

Lalu apakah yang telah kita perbuat selama ini dalam menjalani hidup? Apa yang membuat kita berbeda dan tidak mampu?

Mungkin bukan tidak mampu, tapi BELUM mampu.

Tidak pernah ada keinginan dari dalam diri ini untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensi-potensi diri. Kebanyakan manusia saat ini lebih cenderung bersikap sebagai seorang individu yang sangat nyaman berada dalam sangkar yang sangat aman dan nyaman, sehingga tidak ada keinginan untuk meninggalkan wilayah tersebut.

Lalu apa dampaknya? tentu, diri ini tidak akan dapat berkembang menjadi lebih, dan hanya akan tetap pada kondisi seperti saat ini, baik itu 5, 10, 20, bahkan 30 tahun mendatang. Tetap sama.

Bukan menggurui, tapi marilah kita berpikir terbuka dan mau menerima masukkan dari tiap individu disekitar kita. Berubah menjadi lebih baik tentu diinginkan oleh setiap individu. Dan tidak ada kata terlambat dalam memulai suatu hal.

Mari bergerak untuk perubahan yang membanggakan! Begitu halnya dalam dunia pendidikan berani untuk memanfaatkan dan mempelajari teknologi baru serta disisipkan dalam proses belajar mengajar merupaka suatu kemajuan besar, karena tidak hanya anda, sebagai tenaga pendidik yang belajar, namun para pelajar juga turut belajar.

Belajar bersama dengan pelajar bukanlah suatu hal yang salah, era sudah berubah Bung!

Mari belajar dalam menggunakan teknologi! Demi memajukan dunia pendidikan Indonesia.

Comments (1)

  1. Mari bergerak untuk perubahan yang membanggakan! Begitu halnya dalam dunia pendidikan berani untuk memanfaatkan dan mempelajari teknologi baru serta disisipkan dalam proses belajar mengajar merupaka suatu kemajuan besar, karena tidak hanya anda, sebagai tenaga pendidik yang belajar, namun para pelajar juga turut belajar.

    siap bergerak pak dengan hati-hati 🙂

    ngomong2 NC1 ni siapa ya

    artikelnya sudah sy VOTE UP dan like fiacebook
    semoga sukses
    bisa lihat juga inovasi pembelajaran berikut ini
    http://guraru.org/guru-berbagi/peningkatan-motivasi-belajar-siswa-saat-liburan-dengan-game-bom-whatsapp/?replytocom=43267#respond

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar