9

Ketika Murid Salah Menjawab (+2)

Mister Nuel January 12, 2014

Siapa yang tahu tiga ditambah dua?

Semua anak mengangkat tangan dengan antusias, “Saya mister, saya mister!”

Ya Rian. Berapa jumlah tiga ditambah dua?

“Empat mister!” Jawab Rian dengan percaya diri.

“Salah itu, yang benar lima.” Celetuk seorang anak sambil tertawa.

 

Sambil menarik nafas saya memandang Rian dan tersenyum,”itu jawaban yang menarik Rian.” Itu menunjukkan bahwa Rian suka berhitung.

Nah,yuk kita hitung bersama.

Sembari saya mengangkat dua jari kanan dan tiga jari kiri.

Rian pun mulain menghitung, “satu dua tiga empat lima. Lima Mister.”

“Tepat Rian’”

Dan mata Rian yang semula sendu kembali menunjukkan antusiasnya.

 

Klaaaaaas! Teriak saya’

Yaaaaaaa! Jawab seluruh kelas.

Hari ini kita akan belajar hal yang baru.

Setiap ada teman kita yang menjawab belum benar, kita akan mengatakan “Itu keren.!”

Ulangi!

Itu Keren! Teriak seisi kelas.

Apa?

Itu keren! Jawab seluruh kelas dengan lebih keras lagi.

Ya jawaban itu keren? Karena jawaban yang belum benar membuat kita jadi tahu dan pandai.

Siapa yang mau jadi lebih tahu dan lebih pandai?

Saya mister.

Bagus, yuk sekarang kita latihan.

“Mister Nuel akan bertanya, dan nanti Era akan menjawab salah” Sambil saya menepuk punggung Era. “Tugas anak-anak yang lain berkata apa?”

“Itu keren.’ Respon kelas.

Mari kita mulai.

 

“La la la la la la” Saya mulai mengajak anak-anak untuk bersenandung.

“La la la la la la lla” Anak-anak mulai mengikuti senandung.

 

Klaaaaas!

Yaaa!

Siapa yang tahu nama presiden Indonesia?

Era. Siapa nama presiden Indonesia?

Era tampak ragu dan berpikir,” e. E tidak tahu Mister.”

Seisi kelas terdiam dan memandang saya, ..

Satu detik, dua detik…..

Lalu terdengar suara Abdi memecah kebuntuan,”Itu keren!”

Yes! Kata saya sambil berjalan menuju kursi Abdi dan memberi tos.

Sekali lagi,

Siapa nama presiden Indonesia Era?

‘Saya tidak tahu mister.”

Kali ini seisi kelas kompak berkata, “Itu keren!”

Comments (9)

  1. Guru adalah pencetak generasi masa depan, bukan hakim pengadilan. Jadi apapun bentuk jawaban anak harus kita berikan penghargaan. Salah satunya dengan cara Mr. Nuel diatas. Dengan begitu semangat belajar anak tidak akan menurun hanya karena mood-nya “dimatikan”.
    ================================================
    Guru hanya tamu, muridlah Tuan Rumahnya
    ================================================
    Bravo Guru Indonesia.

  2. sy fikir tadi yang salah mau DIHAJAR HABIS-HABISAN heeeee ….
    ******************************************88
    materi sub temanya apa ya …. mtk dan ips ya?

    maaf, bertanya seperti tadi (mtk) di kurikulum TK ada (boleh) Pak?
    jangan2 anak-anak akan njawab salah terus biar dikatain KEREEEEEEEEEEEEEEEEN, hayoooo gmn?

    Kelas siap nama gurumu yang berdiri di depan kelas sekarang? kereeeeeeeeeeeeen !!!!

  3. @muhammad subakri : ahahah Bapak cermat juga ya.
    Itu tadi waktu belajar berhitung Pak, setiap hari senin anak-anak belajar berhitung. Tentang nama presiden hanya improvisasi.

    Sampai saat ini belum ada anak yang sengaja menjawab salah untuk mendapatkan “keren”, wkwkwk.

    SAlam

    Mr Nuel

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar