3

Kesabaran Guru TIK (1) (+2)

wijaya kusumah October 16, 2014

Kurikulum 2013 membuahkan hasil. Hasilnya banyak guru TIK menjadi korban. Mulai dari di rumahkan sampai tidak diberi jam pelajaran. Hal itu dikarenakan tidak ada mata pelajaran TIK dalam kurikulum 2013. Guru TIK dialihkan menjadi guru prakarya. Mereka harus menerimanya dalam keadaan terpaksa.

Guru TIK meradang. Begitupun guru KKPI di SMK. Guru TIK dan KKPI mulai membangun kekuatan. Kekuatan itu terbentuk dalam sebuah wadah organisasi profesi. Rembuk nasional guru TIK dan KKPI akhirnya dilaksanakan pada 23 Januari 2014 di UPI Bandung. Terbentuklah organisasi baru yang bernama Asosiasi Guru TIK dan KKPI Nasional yang kemudian disingkat AGTIKKNAS.

Setelah terbentuk AGTIKKNAS, kekuatan guru TIK mulai terlihat. AGTIKKNAS mengadakan kegiatan seminar nasional di Gedung Kemendikbud Senayan Jakarta. Namun, sayang mendikbud Mohammad Nuh tidak bisa hadir, dan hanya diwakili kepala pusat kurikulum, Ramon Mahondas. beliau mengatakan bahwa TIK ada dimana-mana dan terintegrasi dalam semua mata pelajaran. Dialog panAs pun terjadi, jawaban pemerintah sangat tidak memuaskan hati.

Guru TIK adalah guru yang mengajar mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMP dan SMA atau sederajat dengannya. Sedangkan Guru KKPI adalah guru Keterampilan Komputer dan Pengolahan Informasi yang ada di SMK.

Memang harus diakui, materi TIK sudah banyak yang ketinggalan zaman. Banyak materi yang tidak update diajarkan ke peserta didik. Namun itu semua bukan kesalahan guru TIK/KKPI. Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai serta perawatan Hardware dan software komputer seringkali mengenaskan. Terbatasnya dana menjadi hambatan terbesar dalam kurang terupdatenya peralatan komputer yang ada di sekolah. Dengan dana terbatas itu pula guru TIK menjalankan tugas dan kewajibannya dengan penuh kesabaran.

Selain itu, guru-guru TIK/KKPI di sekolah negeri banyak yang kurang dilatih oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitasnya. Sehingga kemampuan atau kompetensi yang mereka miliki tidak bertambah.

Berbeda halnya dengan guru yang mau terus belajar dan menggunakan uang tunjangan sertifikasinya untuk kuliah lagi atau kursus-kursus yang dapat meningkatkan kualitasnya sebagai seorang guru TIK. Guru seperti ini memang yang diharapkan, Namun dalam kenyataannya, kebutuhan hidup seringkali memaksa guru TIK bekerja lebih keras dari guru lainnya. Guru TIK di daerah harus sabar menerima nasibnya.

Usai kegiatan seminar Nasional Asosiasi Guru TIK dan KKPI Nasional, di kantor kemendikbud Jakarta (26 April 2014), guru TIK dan KKPI mulai menyamakan persepsi. Terjadilah rapat kerja nasional (Rakernas) pada 26 dan 27 Mei 2014 di Wisma Handayani Jakarta. Kegiatan rakernas Asosiasi Guru TIK dan KKPI Nasional difasilitasi Direktorat pembinaan SMA. Semua akomodasi dan konsumsi ditanggung oleh mereka.

Bahkan direktorat Pembinaan SMA mengundang perwakilan pengurus untuk hadir selama 5 hari di hotel Preanger Bandung. Perwakilan agtikknas diminta membantu pemerintah membuat Draft Permen dan Juknis peran Guru TIK/KKPI. Ada secercah harapan muncul di hati kami, terutama guru-guru TIK dan KKPI yang sudah memiliki sertifikat sebagai guru TIK dan KKPI, namun ijazahnya bukan sarjana teknologi informasi.

(Bersambung)

Tagged with: , ,

About Author

wijaya kusumah

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Dosen STMIK Muhammdiyah Jakarta, dan Guru TIK SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". Hp. 08159155515 email : [email protected]

View all posts by wijaya kusumah →

Comments (3)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar