11

Kelebihan dan Kekurangan dalam Penugasan Proyek (+7)

Bu Etna @gurutematik April 10, 2014

Selamat Pagi Guraru. Insya Allah kita selalu sehat wal afiat. Sambil mendengarkan hitung cepat hasil Pemilu 2014, tadi malam saya membaca dan merenungkan artikel-artikel Guraru tentang Project Based Learning. Saya merasa bertanggung jawab untuk membahas kelebihan dan kekurangan PBL yang saya lakukan. Untuk itu kajian pustaka juga saya lakukan.

Sebenarnya berbagai keunggulan PBL sudah tergambar dalam artikel-artikel terdahulu. PBL begitu luar biasa, sebab melalui PBL, guru yang mampu membimbing dan memfasilitasi siswa untuk mempersiapkan diri menuju sukses. Sukses PBL Insya Allah menggambarkan sukses siswa untuk menghadapi dunia kerja yang makin kompleks. Hal yang penting harus diperhatikan, mampukah kita melaksanakan PBL hingga hasil yang diharapkan sesuai? Mudahkah menerapkannya?

Dari hasil PBL yang telah diterapkan dan ditulis di beberapa web, juga dalam jurnal pendidikan, ternyata ada beberapa kendala yang terjadi. Sehingga disimpulkan oleh beberapa artikel sebagai advantages and disadvantages of Project Based Learning. Beberapa kekurangan yang terjadi disebabkan oleh kurang cermatnya guru mendesain PBL dan kurangnya monitoring selama proses PBL. Hal yang paling sering terjadi, alokasi waktu yang tak sesuai dengan estimasi. Ketiga hal tersebut saya alami. Contoh penjelasan dan fotonya saya sertakan di bawah ini. Oleh sebab itu, khususnya mulai bulan April ini, marilah memanfaatkan dan meningkatkan PBL agar kualitas layanan bangsa makin tinggi, amin.

Gambar 1: Guru mengamati jalannya diskusi kelompok dalam merumuskan masalah proyek setelah diskusi kelas dan menyusun rancangan yang akan di cross check dengan kelompok lain. Ada beberapa hal yang saya kurang cermat, sebab tak langsung saya catat.

Diskusi kelompok

Gambar 2: Ketika sekelompok siswa melaksanakan sosialisasi ke masyarakat, ada beberapa penjual jus yang tempatnya kurang bersih dan jualannya kurang mengikuti aturan sehat. Oleh sebab itu ada beberapa kendala yang ditemui dan hal ini berakibat pada kesuksesan siswa serta bertambahnya waktu untuk meningkatkan sosialisasi ini. Monitoring PBL tidak saya lakukan dengan lengkap.

sosialisasi proyek

Sebelum PBL diimplementasikan, diperlukan persiapan yang matang dan guru perlu melakukan riset. Kehati-hatian dalam mengelola dan menerapkan PBL ini benar-benar amat penting bagi kesuksesan siswa. Kegiatan siswa harus dirancang dengan baik agar dapat memfasilitasi keberhasilan mereka. Pembelajaran melalui PBL harus bermakna (meaningful learning). Bagaimanapun, proses PBL harus dievaluasi secara konstan berdasarkan kemajuan belajar melalui tahapan peningkatan PBL. “… and must be examined on a  constant basis as they progress through the project stages.” (Thomas, 2000).

PBL sering menimbulkan stress pada sebagian guru. PBL memerlukan waktu cukup banyak untuk mempersiapkan kegiatan kelas dan melaksanakan penilaian proses (Krajcik, Blumenfled, Marx &  Soloway, 1994). Selain itu, penggunaan teknologi perlu mendapat perhatian khusus. PBL sering memerlukan waktu lebih banyak dari perkiraan yang tercantum dalam silabus.

Marx  et al (1997) melaporkan adanya beberapa kejadian bahwa guru terlalu banyak menggunakan waktu untuk menjelaskan sesuatu yang semestinya dilakukan oleh siswa. Guru harus percaya bahwa siswa mampu merumuskan masalah, merancang proyek, dan melaksanakan serta melaporkannya melalui tulisan dan presentasi. Guru harus murni sebagai fasilitator, membimbing melalui open ended tasks/questions ( pemberian tugas dan pertanyaan yang bersifat mendorong siswa untuk berpendapat). Keseimbangan sehat harus diciptakan agar siswa mampu dan terampil melaksanakan PBL dengan lengkap.

Guru harus selalu memonitor proses PBL dan merespon apapun yang terjadi. Motivasi yang meningkatkan sugesti siswa harus terus dilakukan oleh guru, baik dalam kelompok maupun individu siswa. Tantangan lain dalam PBL, seringkali tugas proyek tak sesuai dengan kompetensi yang harus dikuasai siswa. Walau tampaknya sudah sesuai, namun penyimpangan tujuan proyek sering tak termonitor oleh guru (Blumenfeld et al., 1991 dalam Thomas, 2000).

Proyek dengan mudah dapat keluar dari topik yang seharusnya dibahas dan disimpulkan. Guru bertanggung jawab membimbing siswa untuk mengembangkan nalarnya melalui  pertanyaan kunci (key questions) yang dapat membuat siswa bertanya balik hingga mereka mampu memecahkan masalah proyek tanpa intervensi guru. Mungkin kebiasaan pembelajaran konvensional masih terus membayangi kita. Kita harus percaya bahwa mereka cerdas. Tugas kita membantu menyingkirkan blok otak melalui layanan membawa siswa mampu dan terampil menggunakan tingkat bertikir tinggi HOTS (Higher Order Thinking Skills).

Berikut saya sematkan 2 buah video pilihan. Insya Allah dapat menginspirasi.

Video 1: Video animasi sederhana ini menjelaskan tentang komponen-komponen esensial dalam mengaplikasikan PBL. Insya Allah video ini dapat menggambarkan PBL secara nyata. Penjelasannya dapat memberikan kemudahan dalam pencapaian keterampilan penting PBL sesuai kompetensi yang harus dikuasai siswa, khususnya dalam kurikulum 2013. Keterampilan ini dikenal sebagai “The 21st Century (skill abad ke 21) yang meliputi kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis. Insya Allah ketiga keterampilan ini dapat mempersiapkan siswa untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi dan kelak mampu menjadi manusia efektif dalam komunitasnya. Amin YRA.

 
Video 2: Cuplikan beberapa Project Based Learning dari Negara lain. Insya Allah gambaran tentang PBL makin jelas dan variasi PBLnya dapat membantu kita untuk mencari ide-ide cemerlang. Ayo Guraru, Insya Allah kita bisa. Saya akan tetap mendampingi Guraru dalam perjuangan layanan bangsa, khususnya untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke 21 ini.

 

About Author

Bu Etna @gurutematik

Saya guru kimia di SMAN 16 Surabaya sejak tahun 1973 hingga Desember 2011. Saya sudah purna tugas sebagai PNS, namun Insya Allah saya tetap mengajar untuk melayani bangsa hingga akhir hayat. Pembelajaran yang saya lakukan dapat melalui blog, sms, email, atau yang lain. Saya selalu berupaya untuk mengajar kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Sebagian dari pengalaman ini sudah saya tulis di blog saya. Insya Allah saya dapat menulis secara rutin, termasuk permintaan pengguna blog.

View all posts by Bu Etna @gurutematik →

Comments (11)

  1. iya bu,kbr baik…
    sy lg sibuk ngurusin UN,siswa laporan prakerin,tp alhamdullilah msh ada wkt diguraru.
    sy sedang memulai project film bu…
    sy mulai dengan perbendan kata n sentences ke siswa,ini agar mereka lacar berdialog nantinya di film tsbt…
    hehehe…

  2. Iya Pak Namin benar. PBL ada 2, proyek dan problem. Proyek selalu menggunakan problem. Nah evaluasinya seharusnya PBL yaitu problem atau problem solving atau pemecahan masalah bukan pilihan ganda, hehehe. Pendidikan kita masih timpang. Thx responnya. Salam.

  3. Dengan mengetahui dan memahami kelebihan dan kekurangan PBL ini maka guru insyaallah akan mampu melaksanakan PBL dengan baik. Kekurangan PBL ditransfer menjadi motivasi positif dalam rangka mencerdaskan anak bangsa sedangkan kelebihan PBL akan menjadi penyemangat guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. PBL itu menghasilkan karya dan karya sangat dibutuhkan sebagai bentuk kreativitas sebuah sekolah dan pengembangannya.

    Terimakasih atas sharingnya bun. Saya berikan “VOTE”,

  4. Benar pak Sukani. Ya Insya Allah di abad ke 21 ini kita benar-benar dapat menerapkan PBL secara bertahap namun pasti. Motivasi internal maupun eksternal amat diperlukan, sebab tak mudah untuk memunculkan niat kuat melaksanakan PBL. Insya Allah melalui PBL, guru tak terhindar dari salah konsep (salah bicara yang berulang dll), bahkan hebatnya lagi PBL akan memberi peluang guru untuk bekerja penuh amal. Thx respon dan votenya pak, salam PBL.

  5. Ayo Guraru, postingkan PBL nya agar kita bisa sharing proyek. Makin banyak variasi makin banyak alternatif yg dpt kita sumbangkan shg layanan bangsa bisa optimal. Thx pada pembaca yg banyak ini. Insya Allah artikel di web Guraru ini bermanfaat. Amin.

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar