6

Kekayaan Kita Bernama Silahturahim (+4)

Sri Sugiastuti February 12, 2014

“….Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya, kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silahturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (An Nisaa:1)

Salam, Guraruers yang dimuliakan Allah. Kita semua sudah paham bahwa silahturahim adalah suatu kegiatan yang cukup dahsyat bila kita bisa istiqomah melakukannya. Karena kita tahu banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari silahturahim.

Di ayat ini hamba Allah diminta untuk bertaqwa kepada-Nya. Mentaati perintahNya dan menjauhi larangannya, selalu berpegang teguh pada petunjukNya, Al Qur’an dan As Sunnah. Meminta satu dengan yang lain sebagai bentuk silahturahim, yang kita lihat dari kaca mata agama, maka silahturahmi adalah ajang mempererat ukhwah, persatuan dan kesatuan umat. Silahturahmi bisa dianggap sebagai Kekayaan Islam.

Sedang dalam hadist; “ Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirmaka hendaklah ia menyambung hubungan silahturahim” (Muttafaqun’alaih, Bukhairi 10/336 dan Muslim no.85)

Ketika kita sudah mengetahui keutamaan dari silahturahmi. Maka kita harus mampu mewujudkannya walau sekecil apapun. Silahturahim akan mampu membuat hidup seseorang lebih tentram, tanpa rasa was was yang berlebihan. Silahturahim bukan hanya pada sanak family dan kerabat saja tetapi harus lebih meluas lagi ke tetangga dan ke sesama muslim.

Untuk menjaga kekayaan itu, kita harus berakhlakul karimah. Menyambung silahturahim adalah menegur lebih dulu pada orang yang membenci kita, pada orang yang sudah menghina kita, member senyuman pada orang yang mencemarkan kita, dan ,meaafkan kepada orang orang yang pernah menyakiti kita
Dengan terus menyambung silahturahim, kita telah melestarikan kekayaan Islam yang tak ternilai itu. Sedang yang termasuk silahturahmi adalah, menutupi aib orang lain, memaafkan orang yang berbuat salah pada kita,, memberi kepada orang yang tidak pernah memberi kepadamu, Memaafkan orang yang menzalimi dirimu, dan bersikap santun kepada orang yang bodoh terhadapmu, dan berprasangka baik (husnuz zhan) kepada orang lain.

Kekayaan inilah yang harus selalu kita jaga sebagai modal awal pemersatu umat. Jika dalam komunitas Islam sudah ada keinginan yang kuat untuk bersatu dan menjaga silahturahim. Maka mimpi kita untuk menjadi Negara yang penuh dengan kedamaian dapat terwujud atas ijin-NYa.

Bagaimana menuru guraruers?

Comments (6)

You must be logged in to post a comment.

Login to your account

Can't remember your Password ?

Register for this site!

Skip to toolbar